Malang, Tugumalang.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mencatat sebanyak 53 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi sepanjang tahun 2025. Mayoritas kasus dipicu oleh permasalahan ekonomi keluarga.
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan bahwa seluruh laporan telah ditindaklanjuti dengan melibatkan aparat kepolisian. Dari sejumlah kasus KDRT di Malang tersebut, sebagian besar dapat diselesaikan melalui jalur mediasi.
Baca juga: Dinsos Kota Malang Terima Laporan 40 Kasus Kekerasan Anak di Awal 2025
“Sampai dengan bulan ini ada 53 kasus. Hampir semuanya sudah bisa kami selesaikan. Terkait KDRT, kami pasti koordinasi dengan kepolisian untuk melihat apakah ada unsur pidana atau tidak. Kalau bisa restorative justice, kami upayakan melalui mediasi,” jelas Donny, Jumat (12/9/2025).
Menurut Donny, mediasi menjadi salah satu langkah penting agar permasalahan KDRT tidak langsung masuk ke ranah hukum. Dengan adanya mediasi, pasangan suami istri masih memiliki kesempatan memperbaiki hubungan rumah tangga sehingga dampaknya tidak meluas, terutama terhadap anak-anak.
“Insyaallah dari 53 kasus itu tidak sampai ada yang ke kepolisian. Semua bisa kami arahkan untuk penyelesaian secara damai dengan pendekatan keluarga,” urainya.
Donny menjelaskan bahwa persoalan KDRT di Kota Malang disebabkan oleh beberapa faktor. Ia menyebut, mayoritas didasari faktor ekonomi.
“Penyebabnya macam macam, yang banyak karena masalah ekonomi. Entah ekonominya menurun, atau naik tapi kemudian terjadi perselingkuhan,” ungkapnya.
“Ada juga karena suami tidak bisa menafkahi keluarga, akhirnya muncul KDRT,” sambungnya.
Baca juga: Dugaan KDRT di Balik Tewasnya Pasutri di Lawang, Polisi Selidiki Motif dan Barang Bukti
Di sisi lain, Donny menyampaikan bahwa kasus KDRT tahun 2025 cenderung turun jika dibandingkan tahun 2024. Tahun lalu, kasus KDRT di Kota Malang mencapai 70 kasus.
“Yang jelas tahun ini turun dibandingkan tahun lalu. Dinsos selama ini juga gencar melakukan penyuluhan dan sosialisasi untuk menghindari kasus kasus seperti ini,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























