Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

BRI Buka Suara Soal Nasabahnya yang Kehilangan Saldo Rp595 Juta Akibat Klik File APK

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2023 12:04 pm
in Hukum & Kriminal
Ilustrasi.

Ilustrasi. (Foto/Pixabay)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kasus kejahatan online atau pishing kembali menimpa nasabah BRI di wilayah Malang, Jawa Timur. Irwan Gema (67), nasabah BRI asal Klojen, Kota Malang, tiba-tiba kehilangan saldo sebesar Rp549 juta usai meng-klik file berbentuk APK di pesan WhatsApp dari orang tak dikenal pada 11 Juli 2023 lalu.

Menanggapi hal itu, Pemimpin Kantor Cabang BRI Malang Sukarno Hatta, Kota Malang, Ronaldo Nasution, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi atas aduan korban. Dikatakan, nasabah yang bersangkutan telah menjadi korban tindak kejahatan penipuan online atau social engineering.

READ ALSO

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

“Kejadian tersebut akibat yang bersangkutan membocorkan data transaksi perbankan atau kode OTP yang bersifat pribadi dan rahasia pada pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Nasution melalui pernyataan resminya.

Baca Juga: Lagi, Nasabah BRI di Malang Kehilangan Saldo Setengah Miliar Usai Klik File APK di Ponsel

Nasution juga menyampaikan bahwa penipuan tersebut dilakukan melalui aplikasi yang tidak resmi alias bodong. Aplikasi yang terinstal secara tak sengaja tersebut membuat data-data penting korban bocor atau dapat terakses oleh pelaku.

“Modus penipuan tersebut dilakukan melalui aplikasi yang tidak resmi atau bodong yang diinstall korban dan membuat korban dengan sadar memberikan persetujuan untuk mengizinkan aplikasi bodong tersebut mengakses aplikasi SMS,” ungkapnya.

“Kejahatan perbankan pun dapat terjadi karena data transaksi perbankan atau kode OTP yang bersifat pribadi dan rahasia dikirimkan melalui SMS. Alhasil, transaksi perbankan dapat berjalan sukses,” lanjutnya.

Baca Juga: Uang Rp1,4 Miliar Milik Nasabah BRI Amblas Usai Klik Undangan APK

Pihaknya mengaku berempati atas apa yang dialami korban. Namun pihaknya menegaskan bahwa bank BRI hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan.

Di sisi lain, dia juga mengimbau agar para nasabah BRI lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi perbankan seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password hingga kode OTP kepada orang lain. Salah satunya dengan tidak menginstal atau mengakses aplikasi yang tidak resmi.

“Dengan semakin beragamnya modus penipuan secara digital, BRI juga mengimbau agar nasabah tidak sembarang menginstall aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggung jawabkan,” tuturnya.

“Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstall aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Nasution mengklaim bahwa modus penipuan social engineering juga dapat terjadi di bank lain. Dia juga menyebut bahwa BRI tak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP.

“BRI hanya menggunakan saluran resmi baik website maupun media sosial sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, korban, Irwan Gema (67), nasabah BRI asal Klojen, Kota Malang mengungkapkan bahwa kejahatan tersebut bermula saat dirinya menerima pesan whatsapp dari orang tak dikenal di ponselnya pada 11 Juli 2023 malam.

Dia mulanya tak mengetahui bahwa pesan yang diterima itu merupakan file APK. File itu bertuliskan dot PDF. Irwan meng-klik file tersebut dan selanjutnya muncul pesan pesan notifikasi melalui SMS.

“Tiba tiba muncul beberapa pesan SMS untuk mencoba masuk ke akun mobile banking BRI saya,” ungkap Irwan.

Irwan kemudian mendapati ada 2 transaksi transfer dari rekeningnya sebesar Rp 549,9 juta ke orang lain melalui mobil banking BRI. Pertama, transaksi transfer sebesar Rp 500 juta ke rekening BRI atas nama Iwan. Kemudian ada lagi transfer sebesar Rp 49,9 juta menuju rekening BNI atas nama Rachmah Fauziah.

“Padahal, saya tidak melakukan transaksi sama sekali,” ujarnya.

Dia menyebutkan memiliki rekening di beberapa bank. Namun hanya rekening di bank BRI saja yang terbobol. Irwan telah melaporkan kejadian ini ke pihak BRI. Irwan juga mengaku kecewa dengan pernyataan pihak BRI yang menyebutkan bahwa kasus ini terjadi duduga atas kelalaian Irwan sendiri.

“Saya kecewa, karena pihak bank tidak bisa membantu. Kesannya seperti melimpahkan kepada nasabah yang sedang mengalami musibah,” ucapnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Bank BRIberita malangKejahatan OnlineNasabahNasabah BRI

Related Posts

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang
Hukum & Kriminal

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Senin, 12 Okt 2026
Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta
Hukum & Kriminal

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

Rabu, 7 Okt 2026
Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia
Hukum & Kriminal

Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia

Senin, 5 Okt 2026
Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong
Hukum & Kriminal

Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong

Senin, 5 Okt 2026
Maling Motor di Buring Kota Malang Ditangkap Saat Hendak Gadaikan Hasil Curian
Hukum & Kriminal

Maling Motor di Buring Kota Malang Ditangkap Saat Hendak Gadaikan Hasil Curian

Sabtu, 3 Okt 2026
Polisi Ungkap 10 Kasus Penipuan Motor, Pelaku Ditangkap Usai Sasar Kakek Penjual Es Krim
Hukum & Kriminal

Polisi Ungkap 10 Kasus Penipuan Motor, Pelaku Ditangkap Usai Sasar Kakek Penjual Es Krim

Jumat, 2 Okt 2026
Next Post
Rekomendasi cara menghasilkan uang dari Instagram.

7 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram, Bukan Sekedar Isi Waktu Luang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.