MALANG, Tugumalang.id-Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, terendam banjir setinggi 20–50 sentimeter setelah diguyur hujan deras pada Sabtu (2/11/2025) sore hingga malam.
Air sungai mulai meluap dan menggenangi rumah warga di empat RT di Dusun Krajan II sekitar pukul 19.00 WIB. Sebanyak 36 kepala keluarga dengan total 100 jiwa terdampak akibat banjir tersebut.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga deras di wilayah Kabupaten Malang menjadi pemicu meluapnya air sungai hingga menggenangi rumah warga,” terang Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Sabtu (2/11/2025).

Baca juga: Banjir Rendam 200 Sumur Warga Sitiarjo, BPBD Kabupaten Malang Lakukan Pengurasan
Selain rumah warga, dua unit usaha juga terdampak banjir. Air berangsur surut setelah hujan reda pada malam hari. Pada Minggu (3/11/2025) pagi, banjir sudah benar-benar surut.
“Saat ini air sudah surut,” kata Sadono.
Petugas BPBD Kabupaten Malang, Muspika Ampelgading, dan perangkat desa telah turun ke lokasi membantu warga terdampak. Mereka membersihkan rumah dari sisa lumpur serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman.
“Anggota di lapangan bersama perangkat desa langsung membantu warga membersihkan rumah dan memastikan tidak ada yang terjebak di area banjir,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Pakisaji: Banjir Rendam 10 Rumah, Angin Kencang Rusak 4 Rumah
Bambang menjelaskan, wilayah Desa Lebakharjo memang rawan banjir karena posisi sungai sejajar dengan permukiman penduduk. Setiap kali hujan deras mengguyur, aliran air dari hulu kerap meluap ke jalan dan rumah warga.
“Topografi wilayah yang rendah membuat air cepat meluap ke permukiman. Namun, masyarakat sudah terbiasa. Setiap kali hujan deras, mereka sigap melakukan penanganan awal sambil menunggu air surut,” jelas Bambang.
Baca juga:
Polres Malang terus memantau perkembangan cuaca di wilayah selatan Kabupaten Malang. Bambang mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat memicu bencana serupa dan segera melapor ke layanan darurat 110 bila terjadi keadaan darurat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat hujan deras, terutama di wilayah rawan banjir dan tanah longsor,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























