Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Featured

Bagus Muljadi, Asisten Profesor di University of Nottingham yang Pernah Dapat Nilai Raport Merah

Redaksi by Redaksi
Februari 13, 2023 9:29 am
in Featured
Gambar: Tangkapan layar youtube Gita Wirjawan.

Gambar: Tangkapan layar youtube Gita Wirjawan. Foto/Tangkap Layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Nilai jelek sewaktu sekolah bukanlah ukuran segalanya untuk menjustifikasi seseorang gagal dalam belajar. Bisa jadi, pengalaman itu yang justru melejitkan seseorang untuk semakin semangat belajar hingga sukses. Ini seperti yang dialami oleh Bagus Muljadi.

Sewaktu sekolah, dia pernah memperoleh nilai raport warna merah yang berarti dia gagal di suatu mata pelajaran itu, tetapi kini menjadi Asisten Profesor di University of Nottingham di Inggris. Tentu saja, membalikkan keadaan seperti yang dialami oleh pemilik nama lengkap Bagus Putra Muljadi itu bukanlah hal mudah. Butuh perjuangan, tekat dan keyakinan yang kuat.

READ ALSO

Dari Gersang Menjadi Hijau, Transformasi CMC Tiga Warna Lewat Konservasi dan Ekowisata

Cak Sindu dari Pentas Rakyat ke Aktor Film, Founder Studi Akting Malang

Dalam sebuah podcast #Endgame milik Gita Wirjawan, dia mencerikan pengalaman panjang hidupnya menjadi seperti sekarang.

Raport Merah dan Mimpi Menjadi Pelukis

Bagus lahir dan besar di Ibu Kota Jakarta dari pengusaha kecil. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), dia bukanlah siswa dengan riwayat akademik yang mumpuni.

Sama seperti siswa pada umumnya, Bagus kerap melakukan kesalahan seperti melanggar peraturan hingga mendapat raport merah dari sekolah. Dampak itu, orang tua Bagus sering dipanggil oleh pihak sekolahnya.

“Mungkin tidak patuh, jadi ada tendensi untuk selalu melanggar peraturan,” ujar Bagus saat ditanya alasan atas perbuatannya waktu itu.

Bahkan, saat Bagus duduk di Program Studi Teknik Mesin ITB juga tidak jauh berubah dengan masa lalunya. Ia merasa bukanlah mahasiswa yang menonjol, IPK yang diperoleh hanya 2,69. Ia pun menyelesaikan studi sarjananya dalam kurun waktu lima tahun dan sangat pesimis untuk mendapatkan pekerjaan kala itu.

Malah, di balik dunia teknik yang ia tekuni Bagus bermimpi untuk menjadi seorang pelukis. Satu bidang yang sebetulnya tidak linear dengan teknik.

“Sebenarnya saya bermimpi untuk jadi pelukis atau pemain band atau penulis,” ungkapnya.

Minat itu, muncul sejak dia masih SMA. Saat itu, dia kerap mengikuti kegiatan band sebagai vokalis. Kadang membaca puisi dan menggambar. Untuk melanjutkan kesenangannya di dunia seni lukis, Bagus sempat mau mengambil Jurusan Arsitektur di Universitas Parahyangan, Bandung.

Namun takdir berkata lain, dia memutuskan untuk mendalami dunia teknik hingga saat ini.

Tantangan di Setiap Perjalanan

Meski tanpa beasiswa, Bagus tetap meneruskan perjalanan akademiknya hingga ke Taiwan. Dengan mengambil jurusan Mekanika Terapan di National Taiwan University. Dia membagi waktu kuliahnya untuk menjadi seorang sales pompa air.

Kesulitan bahasa hingga belajar ilmu baru menjadi tantangan untuk seorang Bagus Muljadi. Namun prinsip yang tertanam pada dirinya mampu menjawab segala rintangan yang menghalangi.

Masa-masa sulit yang ia hadapi di Taiwan ternyata menjadi sebuah keberhasilan. Dia berhasil menyelesaikan studinya. Hal ini membuat  kepercayaan dirinya semakin meningkat.

Siapa sangka ternyata hal tersebut yang kemudian mengantarkannya untuk melanjutkan Post Doctoral di Tolouse Perancis di bidang Matematika dan Ilmu Bumi.

Walaupun tidak fasih berbahasa Perancis, namun ia tetap yakin bisa menyesuaikan dengan baik seperti pengalaman saat ia berada di Taiwan.

“Akhirnya saya ambil kesempatan untuk pergi ke Perancis, walaupun ke departemen yang berbeda,” tutur Bagus.

Sejak itu, dia merasa bahwa karir akademiknya mengalami peningkatan hingga Imperial Collage London tertarik untuk memberikan pekerjaan kepadanya. Bekerja sebagai post-doc selama tiga tahun di Departemen Ilmu Bumi.

Dia akhirnya menemukan zona nyaman dari sekian rute perjalanan yang ia tempuh di Luar Negeri. Hal tersebut lantaran penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari yang ia gunakan untuk berkomunikasi dengan orang sekitar.

Kenyamanan itu berhasil dimanfaatkan Bagus untuk semakin mengembangkan karir akademiknya, hingga mendapatkan tenure position di University Nottingham. Saat itu, dia menjadi orang Indonesia pertama yang mendapatkan tenure di Departemen Teknik Kimia dan Lingkungan kampus tersebut.

Impiannya untuk Indonesia Emas

Sebagai peneliti muda yang saat ini tengah hidup di negeri orang, Bagus Muljadi tetap menaruh harapan besar untuk perubahan Indonesia. Menuju usia Indonesia yang akan menyentuh angka 100 tahun, Bagus menekankan kesetaraan gender. Menurutnya, tidak ada yang membedakan intelektualitas antara laki-laki dengan perempuan.

Ia menilai bahwa yang menjadi penyebab rendahnya angka partisipasi perempuan adalah karena minat. “Minat itu sendiri menjadi hal yang bisa dimodifikasi. Padahal, ada kebutuhan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering and Math) yang memanggil bakat-bakat perempuan,” kata dia.

Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, Bagus menilai perlu adanya demistifikasi STEM di komunitas perempuan. Agar perempuan tidak menganggap bidang STEM adalah momok serius, karena selama ini cenderung di dominasi oleh laki-laki.

Penulis: M-9

Editor: Herlianto. A

Tags: Bagus MuljadiEndGameinggrisPutra IndonesiaUniversity of Nottingham

Related Posts

Wisatawan melintasi hutan mangrove di CMC Tiga Warna. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Featured

Dari Gersang Menjadi Hijau, Transformasi CMC Tiga Warna Lewat Konservasi dan Ekowisata

Kamis, 10 Jul 2025
Cak Sindu, pendiri Studi Akting Malang (SAM), yang percaya bahwa akting bukan hanya sekeda seni peran. (Foto: Dohir Herliato/Sindu)
Featured

Cak Sindu dari Pentas Rakyat ke Aktor Film, Founder Studi Akting Malang

Rabu, 7 Mei 2025
Bantu Lansia dan Anak Stunting, Pokmas di Sumberpucung Bagikan Nila dan Lele Gratis
Featured

Bantu Lansia dan Anak Stunting, Pokmas di Sumberpucung Bagikan Nila dan Lele Gratis

Selasa, 21 Jan 2025
Polresta Malang Kota membongkar sindikat curanmor di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Selasa, 24 Des 2024
Batik karya Utik Mardiati motif kupu-kupu yang sudah dijahit menjadi rok. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Featured

Batik Utik Mardiati, Narasi Cerita dalam Selembar Kain

Sabtu, 30 Nov 2024
Soetarjo, gerilyawan pejuang yang masih hidup saat berkisah tentang masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Foto: Azmy
Featured

Kisah Pejuang Gerilyawan Agresi Militer yang Kini Hidup di Malang, Bolak-Balik Ditangkap Belanda

Jumat, 23 Agu 2024
Next Post
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji.

Anggaran Bantuan Operasional Sekolah Kabupaten Malang Capai Rp63 Miliar

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.