Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Ada Potensi Terorisme di Malang Raya, UM Gandeng NU dan Muhammadiyah Kuatkan Peran Kader

Redaksi by Redaksi
Juli 30, 2025 10:29 am
in News
Focus Group Discussion (FGD). Foto/dok

Focus Group Discussion (FGD). Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Universitas Negeri Malang (UM) menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan pemahaman keagamaan yang berdasarkan nilai-nilai pancasila dengan menggandeng Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Bekerjasama dengan Lakpesdam NU Kota Malang, UM menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Kader Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Membendung Radikalisasi Pemahaman Keagamaan di Malang Raya”, diskusi seputar pengalaman, pemikiran, serta program-program yang akan dilakukan oleh kedua organisasi kemasyarakatan (Ormas) tersebut dilaksanakan secara mendalam dan reflektif.

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Baca Juga: Lakpesdam NU Kota Malang Luncurkan Komik Fiqih Kebangsaan

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025, pukul 08.00-12.00 WIB di Hotel Montana Dua, Kota Malang. Kegiatan ini menandai langkah strategis dalam membangun harmoni keagamaan di wilayah Malang Raya.

FGD ini dihadiri oleh kader muda dari IPNU-IPPNU, PMII, Fatayat NU, IMM, Pemuda Muhammadiyah, dan organisasi terkait se Malang Raya.

FGD dibuka oleh Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, M.Ag, selaku Wakil Rektor bidang Riset, Pengabdian dan Inovasi.

Dalam sambutannya Prof Munjin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali perspektif kader muda NU dan Muhammadiyah tentang tantangan serta peluang dalam menghadirkan narasi Islam yang damai, toleran, dan sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan.

Prof. Munjin menilai bahwa kolaborasi antara NU dan Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan radikalisasi yang semakin marak di masyarakat mempunyai posisi yang sangat penting.

Baca Juga: Lakpesdam Edukasi Santri Putri tentang Sex Education dalam Perspektif Islam

Diskusi kemudian diwarnai dengan paparan awal temuan oleh tim peneliti yang menjelaskan beberapa faktor penyebab munculnya radikalisasi, yang didasarkan pada observasi langsung di Malang Raya.

Salah satu temuan utama adalah rendahnya pemahaman agama yang mendorong perilaku radikal, dengan faktor-faktor lain seperti fanatisme, kemiskinan, dan pengaruh politik yang turut memperburuk situasi.

“Harapan kami dapat mendorong terjadinya kolaborasi antar-kader muda lintas ormas Islam, khususnya NU dan Muhammadiyah, dalam membangun gerakan kontra-radikalisme yang partisipatif dan berbasis komunitas,” tandas sosok yang juga Ketua Dewan Pakar Lakpesdam NU Kota Malang tersebut.

Salah satu yang menarik adalah penjelasan dari M Lukman Hakim dari Lakpesdam NU Kota Malang bahwa pihaknya tahun 2024 menerbitkan Komik Fiqih Kebangsaan sebagai bacaan bagi generasi muda di Malang.

“Komik ini didasarkan pada hasil riset indeks religiusitas remaja di Malang yang dilakukan tahun 2023. Semoga nanti komik ini bisa kami kembangkan menjadi komik moderasi beragama”, imbuh Lukman.

Dalam sesi FGD, perwakilan dari Muhammadiyah, Husni Tamrin, mengungkapkan pentingnya pendidikan dan wawasan yang lebih terbuka sebagai kunci untuk menangkal radikalisasi.

Ia menegaskan bahwa radikalisasi dapat muncul karena adanya pemahaman agama yang sempit dan terbatas pada satu pandangan saja.

Sementara itu, perwakilan dari NU, yang diwakili oleh Ayu Naziyah, menekankan perlunya penguatan internal di kedua organisasi, serta pentingnya mengajarkan norma-norma agama yang moderat sejak usia dini.

Ia juga menyarankan agar program tahfidz Quran diterapkan secara lebih luas di sekolah-sekolah untuk meminimalisir penyebaran paham radikal.

Salah satu hasil penting dalam diskusi ini adalah perlunya sinergi antara pendidikan formal dan informal dalam mendidik generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang lebih inklusif dan moderat.

Selain itu, kedua organisasi sepakat untuk mengedepankan pendekatan berbasis komunitas dalam menyampaikan pesan moderasi beragama melalui platform media sosial yang lebih santai dan mudah diterima oleh anak muda.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan humor dan konten moderat untuk menanggulangi narasi ekstrem yang tersebar di dunia maya.

Kesimpulan dari diskusi ini menunjukkan bahwa meskipun perbedaan pendapat dalam hal metodologi dan pendekatan, baik NU maupun Muhammadiyah sepakat bahwa kolaborasi antara kedua organisasi dan pemberdayaan kader di level grassroots adalah langkah strategis yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah radikalisasi di Malang Raya.

Untuk itu, pembinaan kader yang lebih intensif serta penggunaan teknologi sebagai sarana penyebaran pemahaman agama yang moderat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ini.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Lakpesdam NU

Editor: Herlianto. A

Tags: Lakpesdam NUMalang RayaRadikalismeterorismeUM

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Mobil Toyota Land Cruiser terjun ke jurang di Gubugklakah Poncokusumo. Foto: Polres Malang

Land Cruiser Masuk Jurang di Poncokusumo, 2 Orang Alami Luka-Luka

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.