Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Ada Potensi Terorisme di Malang Raya, UM Gandeng NU dan Muhammadiyah Kuatkan Peran Kader

Redaksi by Redaksi
Juli 30, 2025 10:29 am
in News
Focus Group Discussion (FGD). Foto/dok

Focus Group Discussion (FGD). Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Universitas Negeri Malang (UM) menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan pemahaman keagamaan yang berdasarkan nilai-nilai pancasila dengan menggandeng Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Bekerjasama dengan Lakpesdam NU Kota Malang, UM menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Kader Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Membendung Radikalisasi Pemahaman Keagamaan di Malang Raya”, diskusi seputar pengalaman, pemikiran, serta program-program yang akan dilakukan oleh kedua organisasi kemasyarakatan (Ormas) tersebut dilaksanakan secara mendalam dan reflektif.

READ ALSO

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Baca Juga: Lakpesdam NU Kota Malang Luncurkan Komik Fiqih Kebangsaan

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025, pukul 08.00-12.00 WIB di Hotel Montana Dua, Kota Malang. Kegiatan ini menandai langkah strategis dalam membangun harmoni keagamaan di wilayah Malang Raya.

FGD ini dihadiri oleh kader muda dari IPNU-IPPNU, PMII, Fatayat NU, IMM, Pemuda Muhammadiyah, dan organisasi terkait se Malang Raya.

FGD dibuka oleh Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, M.Ag, selaku Wakil Rektor bidang Riset, Pengabdian dan Inovasi.

Dalam sambutannya Prof Munjin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali perspektif kader muda NU dan Muhammadiyah tentang tantangan serta peluang dalam menghadirkan narasi Islam yang damai, toleran, dan sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan.

Prof. Munjin menilai bahwa kolaborasi antara NU dan Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan radikalisasi yang semakin marak di masyarakat mempunyai posisi yang sangat penting.

Baca Juga: Lakpesdam Edukasi Santri Putri tentang Sex Education dalam Perspektif Islam

Diskusi kemudian diwarnai dengan paparan awal temuan oleh tim peneliti yang menjelaskan beberapa faktor penyebab munculnya radikalisasi, yang didasarkan pada observasi langsung di Malang Raya.

Salah satu temuan utama adalah rendahnya pemahaman agama yang mendorong perilaku radikal, dengan faktor-faktor lain seperti fanatisme, kemiskinan, dan pengaruh politik yang turut memperburuk situasi.

“Harapan kami dapat mendorong terjadinya kolaborasi antar-kader muda lintas ormas Islam, khususnya NU dan Muhammadiyah, dalam membangun gerakan kontra-radikalisme yang partisipatif dan berbasis komunitas,” tandas sosok yang juga Ketua Dewan Pakar Lakpesdam NU Kota Malang tersebut.

Salah satu yang menarik adalah penjelasan dari M Lukman Hakim dari Lakpesdam NU Kota Malang bahwa pihaknya tahun 2024 menerbitkan Komik Fiqih Kebangsaan sebagai bacaan bagi generasi muda di Malang.

“Komik ini didasarkan pada hasil riset indeks religiusitas remaja di Malang yang dilakukan tahun 2023. Semoga nanti komik ini bisa kami kembangkan menjadi komik moderasi beragama”, imbuh Lukman.

Dalam sesi FGD, perwakilan dari Muhammadiyah, Husni Tamrin, mengungkapkan pentingnya pendidikan dan wawasan yang lebih terbuka sebagai kunci untuk menangkal radikalisasi.

Ia menegaskan bahwa radikalisasi dapat muncul karena adanya pemahaman agama yang sempit dan terbatas pada satu pandangan saja.

Sementara itu, perwakilan dari NU, yang diwakili oleh Ayu Naziyah, menekankan perlunya penguatan internal di kedua organisasi, serta pentingnya mengajarkan norma-norma agama yang moderat sejak usia dini.

Ia juga menyarankan agar program tahfidz Quran diterapkan secara lebih luas di sekolah-sekolah untuk meminimalisir penyebaran paham radikal.

Salah satu hasil penting dalam diskusi ini adalah perlunya sinergi antara pendidikan formal dan informal dalam mendidik generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang lebih inklusif dan moderat.

Selain itu, kedua organisasi sepakat untuk mengedepankan pendekatan berbasis komunitas dalam menyampaikan pesan moderasi beragama melalui platform media sosial yang lebih santai dan mudah diterima oleh anak muda.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan humor dan konten moderat untuk menanggulangi narasi ekstrem yang tersebar di dunia maya.

Kesimpulan dari diskusi ini menunjukkan bahwa meskipun perbedaan pendapat dalam hal metodologi dan pendekatan, baik NU maupun Muhammadiyah sepakat bahwa kolaborasi antara kedua organisasi dan pemberdayaan kader di level grassroots adalah langkah strategis yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah radikalisasi di Malang Raya.

Untuk itu, pembinaan kader yang lebih intensif serta penggunaan teknologi sebagai sarana penyebaran pemahaman agama yang moderat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ini.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Lakpesdam NU

Editor: Herlianto. A

Tags: Lakpesdam NUMalang RayaRadikalismeterorismeUM

Related Posts

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq (baju coklat) berfoto bersama usai panen tebu bersama di Gondanglegi. Foto: Pemkab Malang
News

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

Kamis, 16 Jul 2026
Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif
News

Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif

Kamis, 16 Jul 2026
Stadion
News

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Kamis, 16 Jul 2026
Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Mobil Toyota Land Cruiser terjun ke jurang di Gubugklakah Poncokusumo. Foto: Polres Malang

Land Cruiser Masuk Jurang di Poncokusumo, 2 Orang Alami Luka-Luka

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.