Minggu, November 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Kyai Fuad Mun’im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati yang Menghadirkan

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2026 12:51 pm
in Ruang Cendekia
Kyai Fuad Mun'im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati Yang Menghadirkan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Muhammad Alaudin Alexumein*

Catatan ini penulis tulis untuk mengenang KH Fuad Mun’im Djazuli, yang besok (8/8/2026) tepat peringatan haul beliau yang ke-6. Salah satu kata-kata beliau yang penulis ingat: mulia itu dengan adab, bukan karena nasab.

READ ALSO

Ilusi Kreativitas

Setelah Reuni, Lalu Apa?

Dahulu kala kamar Kyai Fuad bersebelahan dengan penulis. Sangking dekatnya kamar penulis dengan Kyai, seringkali ketika Timnas Indonesia berlaga pada AFF dan mencetak gol ke gawang timnas lain, sayup-sayup terdengar suara TV “GOOOLLL”.Kyai Fuad Mun'im Ploso - Kyai Fuad Mun'im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati yang Menghadirkan

Kedekatan lokasi ini bukan hanya terdeteksi dengan volume pengeras suara TV beliau. Hal lain yang menggambarkan seberapa dekatnya lokasi kami adalah bau rokok beliau yang sesekali tercium di saat ada tamu tokoh-tokoh dari berbagai elemen. Bau rokok ini sangat khas, kalau tidak salah Sampoerna. Merek rokok mild yang sekarang sedang diracik dan hendak dibuat kemiripan rasanya oleh para juragan duro di Malang.

Joinan Rokok Dengan Yai

Rokok yang beliau hisap tidak pernah sampai habis. Anggap saja rokok merek Sampoerna ini panjangnya 9 cm sampai pada pangkal, 6 cm adalah panjang tembakau, sedangkan 3 cm sisanya adalah panjang filter. Lah, bahan asap rokok yang 6 cm tadi oleh Yai hanya dihabiskan sekitar 2-3 cm saja. Kemudian dibuang di tempat sampah depan kamar kami.

Biasanya pas sore di saat glongsoroan rokok panjang – panjang itu turun, penulis dan beberapa konco – konco menunggu glongsoran rokok ini. Ini adalah salah satu rutinitas yang saya lakukan beberapa waktu, sekalipun tidak bisa konsisten. Melalui abdi ndalem beliau yang bernama Kang Ghozali yang sepertinya selalu rutin membuang rokok dengan sisa panjang 6-7 cm ini pada tempat sampah depan kamar kami. Bagaikan ketiban rezeki, penulis dan beberapa konco yang perokok kadang rebutan.

Baca juga: Sosok Mas Imam Aziz:  Pemikir yang Ngaktivis, Kyai yang Merakyat

Jujur, setelah dipikir kembali -belasan tahun kemudian- ini merupakan satu nikmat yang mantap. Karena penulis dulu sempet “joinan” rokok sama seorang ulama besar. Tapi sayang, rutinitas ini harus berhenti di periode abdi ndalem yang selanjutnya. Seingat penulis, rokok “glongsoran untuk joinan” itu tidak logis sesering dulu di masa Kang Ghozali. Periode “joinan” rokok dengan Kyai mungkin hanya bertahan sekitar kurang lebih 2 tahun.

Pernah dulu ketika saya tanya pada senior dan guru saya di pondok, Gus Ali Mas’ud (PPRU 4 Putri) Khadim Majelis Hubbun Nabi ihwal mengapa Kyai Fuad tidak pernah menghabiskan rokok. Senior saya itu cuman bilang begini “Setau saya, kyai kita merokok tidak sampai habis karena beliau sedikit banyak tidak ingin terlepas dari dunia”. Jujur saya bingung dan agak tidak sepakat dengan jawaban itu. Mungkin lebih rasional bila ini dilihat dari teori kedekatan misalnya.

Dalam teori kedekatan disebutkan bahwa “jika engkau ingin harum, maka cobalah mendekat pada penjual parfum”. Saya melihat, Mbah Kyai Fuad sangat konsisten ihwal kedekatan dengan murid ini. Bahkan sampai beliau wafat pun tidak pernah pindah kamar sebelahan dengan santri.

Pernah di satu waktu, santri – santri senior ditanya beliau ihwal jumlah santri mukim di asrama DYF (Nurul Falah). Para senior saya ini malah berbohong dengan menyedikitkan jumlah santri. Bisa dianggap wajar karena ada desas desus bahwa Kyai akan pindah kalau santri di asrama pondok sudah banyak.

Baca juga: Disertasi Doktor UIN Malang Ungkap Alasan Kyai Pilih Platform Digital untuk Zakat

Menarik ini ketika penelitian Psikologi kontemporer menemukan bila model pengajaran via perilaku guru langsung punya kecenderungan lebih berhasil daripada pakai pengajaran verbal.

Bukan Rasulullah Yang Hadir Tapi Kita Yang Harusnya Menghadirkan Beliau

Kuantitas kedekatan fisik tidak bisa menjadi faktor tunggal penentu hubungan antar guru dan murid. Karena bakal repot kalau prinsipnya cuman begini. Kita yang tidak pernah bertemu Rasul tidak bisa menjadi murid Rasul. Pun orang – orang yang tidak pernah menjadi abdi ndalem seperti saya ini, kemungkinan akan kalah dengan Gus Ali Mas’ud yang sudah lama jadi abdi ndalem.

Ini sebenarnya konsisten dengan lelakon para ulama melalui kegiatan acara semacam haul dan maulid. Di mana, kita orang ini tidak pernah bertemu dengan para beliau – beliau yang luar biasa. Tapi kita disarankan untuk nyambung dengan beliau – beliau.

Pada akhir tulisan ini saya hanya ingin menutup dengan tutupan quote begini: “Bukan beliau – beliau yang harus hadir dalam acara haul atau bahkan srakalan maulid kita. Tapi kita sendirilah yang seyogyanya menghadirkan beliau – beliau di dalam hati dan pikiran kita”.

Salam.

*Penulis adalah Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 dan Wakil Ketua Badan Siber Ansor PC GP Ansor Kabupaten Malang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Guru dan MuridHaul Kyai FuadKH Fuad Mun’imOpini KeislamanPondok Ploso

Related Posts

Ilusi Kreativitas
Ruang Cendekia

Ilusi Kreativitas

Jumat, 6 Nov 2026
Setelah Reuni, Lalu Apa?
Ruang Cendekia

Setelah Reuni, Lalu Apa?

Selasa, 3 Nov 2026
Pendidikan untuk Menjadi Khalifah: Mengembangkan Tujuh Dimensi Manusia
Ruang Cendekia

Pendidikan untuk Menjadi Khalifah: Mengembangkan Tujuh Dimensi Manusia

Senin, 2 Nov 2026
Mendidik Mahasiswa untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Lulusan
Ruang Cendekia

Mendidik Mahasiswa untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Lulusan

Sabtu, 31 Okt 2026
Hujan Kita Rindukan, Banjir Tak Kita Harapkan
Ruang Cendekia

Hujan Kita Rindukan, Banjir Tak Kita Harapkan

Rabu, 28 Okt 2026
Dari Kampus Sederhana ke Panggung Dunia: Ujian Sesungguhnya UIN Maliki Malang di Usia 65 Tahun
Ruang Cendekia

Dari Kampus Sederhana ke Panggung Dunia: Ujian Sesungguhnya UIN Maliki Malang di Usia 65 Tahun

Selasa, 27 Okt 2026
Next Post
Bupati Malang Luncurkan Program Ketahanan Pangan, Bagikan 6 Ribu Bibit ke Warga Gondanglegi

Bupati Malang Luncurkan Program Ketahanan Pangan, Bagikan 6 Ribu Bibit ke Warga Gondanglegi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.