Sabtu, Agustus 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Kyai Fuad Mun’im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati yang Menghadirkan

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2026 12:51 pm
in Catatan
Kyai Fuad Mun'im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati Yang Menghadirkan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Muhammad Alaudin Alexumein*

Catatan ini penulis tulis untuk mengenang KH Fuad Mun’im Djazuli, yang besok (8/8/2026) tepat peringatan haul beliau yang ke-6. Salah satu kata-kata beliau yang penulis ingat: mulia itu dengan adab, bukan karena nasab.

READ ALSO

Ketika Biaya Hidup Membuka Pintu Eksploitasi Seksual

Guru yang Menggenggam Tangan Muridnya: Mengenang 24 Tahun Kepergian Ustadz Abdullah Bin Awad Abdun

Dahulu kala kamar Kyai Fuad bersebelahan dengan penulis. Sangking dekatnya kamar penulis dengan Kyai, seringkali ketika Timnas Indonesia berlaga pada AFF dan mencetak gol ke gawang timnas lain, sayup-sayup terdengar suara TV “GOOOLLL”.Kyai Fuad Mun'im Ploso - Kyai Fuad Mun'im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati yang Menghadirkan

Kedekatan lokasi ini bukan hanya terdeteksi dengan volume pengeras suara TV beliau. Hal lain yang menggambarkan seberapa dekatnya lokasi kami adalah bau rokok beliau yang sesekali tercium di saat ada tamu tokoh-tokoh dari berbagai elemen. Bau rokok ini sangat khas, kalau tidak salah Sampoerna. Merek rokok mild yang sekarang sedang diracik dan hendak dibuat kemiripan rasanya oleh para juragan duro di Malang.

Joinan Rokok Dengan Yai

Rokok yang beliau hisap tidak pernah sampai habis. Anggap saja rokok merek Sampoerna ini panjangnya 9 cm sampai pada pangkal, 6 cm adalah panjang tembakau, sedangkan 3 cm sisanya adalah panjang filter. Lah, bahan asap rokok yang 6 cm tadi oleh Yai hanya dihabiskan sekitar 2-3 cm saja. Kemudian dibuang di tempat sampah depan kamar kami.

Biasanya pas sore di saat glongsoroan rokok panjang – panjang itu turun, penulis dan beberapa konco – konco menunggu glongsoran rokok ini. Ini adalah salah satu rutinitas yang saya lakukan beberapa waktu, sekalipun tidak bisa konsisten. Melalui abdi ndalem beliau yang bernama Kang Ghozali yang sepertinya selalu rutin membuang rokok dengan sisa panjang 6-7 cm ini pada tempat sampah depan kamar kami. Bagaikan ketiban rezeki, penulis dan beberapa konco yang perokok kadang rebutan.

Baca juga: Sosok Mas Imam Aziz:  Pemikir yang Ngaktivis, Kyai yang Merakyat

Jujur, setelah dipikir kembali -belasan tahun kemudian- ini merupakan satu nikmat yang mantap. Karena penulis dulu sempet “joinan” rokok sama seorang ulama besar. Tapi sayang, rutinitas ini harus berhenti di periode abdi ndalem yang selanjutnya. Seingat penulis, rokok “glongsoran untuk joinan” itu tidak logis sesering dulu di masa Kang Ghozali. Periode “joinan” rokok dengan Kyai mungkin hanya bertahan sekitar kurang lebih 2 tahun.

Pernah dulu ketika saya tanya pada senior dan guru saya di pondok, Gus Ali Mas’ud (PPRU 4 Putri) Khadim Majelis Hubbun Nabi ihwal mengapa Kyai Fuad tidak pernah menghabiskan rokok. Senior saya itu cuman bilang begini “Setau saya, kyai kita merokok tidak sampai habis karena beliau sedikit banyak tidak ingin terlepas dari dunia”. Jujur saya bingung dan agak tidak sepakat dengan jawaban itu. Mungkin lebih rasional bila ini dilihat dari teori kedekatan misalnya.

Dalam teori kedekatan disebutkan bahwa “jika engkau ingin harum, maka cobalah mendekat pada penjual parfum”. Saya melihat, Mbah Kyai Fuad sangat konsisten ihwal kedekatan dengan murid ini. Bahkan sampai beliau wafat pun tidak pernah pindah kamar sebelahan dengan santri.

Pernah di satu waktu, santri – santri senior ditanya beliau ihwal jumlah santri mukim di asrama DYF (Nurul Falah). Para senior saya ini malah berbohong dengan menyedikitkan jumlah santri. Bisa dianggap wajar karena ada desas desus bahwa Kyai akan pindah kalau santri di asrama pondok sudah banyak.

Baca juga: Disertasi Doktor UIN Malang Ungkap Alasan Kyai Pilih Platform Digital untuk Zakat

Menarik ini ketika penelitian Psikologi kontemporer menemukan bila model pengajaran via perilaku guru langsung punya kecenderungan lebih berhasil daripada pakai pengajaran verbal.

Bukan Rasulullah Yang Hadir Tapi Kita Yang Harusnya Menghadirkan Beliau

Kuantitas kedekatan fisik tidak bisa menjadi faktor tunggal penentu hubungan antar guru dan murid. Karena bakal repot kalau prinsipnya cuman begini. Kita yang tidak pernah bertemu Rasul tidak bisa menjadi murid Rasul. Pun orang – orang yang tidak pernah menjadi abdi ndalem seperti saya ini, kemungkinan akan kalah dengan Gus Ali Mas’ud yang sudah lama jadi abdi ndalem.

Ini sebenarnya konsisten dengan lelakon para ulama melalui kegiatan acara semacam haul dan maulid. Di mana, kita orang ini tidak pernah bertemu dengan para beliau – beliau yang luar biasa. Tapi kita disarankan untuk nyambung dengan beliau – beliau.

Pada akhir tulisan ini saya hanya ingin menutup dengan tutupan quote begini: “Bukan beliau – beliau yang harus hadir dalam acara haul atau bahkan srakalan maulid kita. Tapi kita sendirilah yang seyogyanya menghadirkan beliau – beliau di dalam hati dan pikiran kita”.

Salam.

*Penulis adalah Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 dan Wakil Ketua Badan Siber Ansor PC GP Ansor Kabupaten Malang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Guru dan MuridHaul Kyai FuadKH Fuad Mun’imOpini KeislamanPondok Ploso

Related Posts

Ketika Biaya Hidup Membuka Pintu Eksploitasi Seksual
Catatan

Ketika Biaya Hidup Membuka Pintu Eksploitasi Seksual

Senin, 3 Agu 2026
Guru yang Menggenggam Tangan Muridnya: Mengenang 24 Tahun Kepergian Ustadz Abdullah Bin Awad Abdun
Catatan

Guru yang Menggenggam Tangan Muridnya: Mengenang 24 Tahun Kepergian Ustadz Abdullah Bin Awad Abdun

Sabtu, 1 Agu 2026
Muktamar dan Reposisi Peran Sarjana NU Abad Kedua
Catatan

Muktamar dan Reposisi Peran Sarjana NU Abad Kedua

Jumat, 31 Jul 2026
Ketika Seks Dijadikan Bukti Cinta
Catatan

Ketika Seks Dijadikan Bukti Cinta

Senin, 27 Jul 2026
kepemimpinan nu,PBNU,NU - Menjaga Keseimbangan Kepemimpinan NU
Catatan

Menjaga Keseimbangan Kepemimpinan NU

Selasa, 21 Jul 2026
Membaca Eksistensi Estetis dan Spiritual
Catatan

Membaca Eksistensi dan Spiritual

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
Bupati Malang Luncurkan Program Ketahanan Pangan, Bagikan 6 Ribu Bibit ke Warga Gondanglegi

Bupati Malang Luncurkan Program Ketahanan Pangan, Bagikan 6 Ribu Bibit ke Warga Gondanglegi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.