Kamis, November 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Membaca Sastra 50 Tahun Surya dan Sjenny

Catatan Apresiasi Narudin Pituin

Redaksi by Redaksi
September 20, 2026 1:47 pm
in Ruang Cendekia
Membaca Sastra 50 Tahun Surya dan Sjenny
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh:
Narudin Pituin**

BUKU terbaru saya dalam bidang kritik sastra akademis ialah Membaca Sastra 50 Tahun Surya dan Sjenny (2026), yang baru terbit. Sebelumnya, ada buku saya dalam bidang kritik sastra akademis pula yang berjudul Puisi Esai Denny JA Diakui Dunia, ditulis akhir tahun 2025 dan terbit awal tahun 2026. Jadi, di tahun ini saya telah menulis dua buku kritik sastra akademis yang membahas secara utuh karya sastra dua orang sastrawan Indonesia.

READ ALSO

Setelah Reuni, Lalu Apa?

Pendidikan untuk Menjadi Khalifah: Mengembangkan Tujuh Dimensi Manusia

Ada beberapa keberatan yang saya terima dari publik atau pembaca ketika buku Membaca Sastra 50 Tahun Surya dan Sjenny (2026) baru terbit. Sebagian mereka tidak setuju dengan penyebutan Surya Burhanuddin sebagai penyair atau sastrawan karena mereka menilai, siapa Surya? Apa karya sastranya?

Dua pertanyaan itu telah saya jawab secara ilmiah dengan sebuah esai pertanggungjawaban bahwa memang Surya seorang penyair atau sastrawan. Itu semua saya buktikan dengan kajian terhadap puisi dan prosa Surya beberapa minggu atau bulan yang lalu.

Untuk selengkapnya, para pembaca dipersilakan membaca buku di atas secara utuh hingga tuntas sebab buku dengan ketebalan kurang lebih 250 halaman itu tidak mungkin diringkas di FB ini karena banyak referensi atau daftar pustaka dan analisis-analisis sastra secara akademis. Dasar teori sastra yang saya gunakan untuk membahas buku ini ialah Semiotika yang saya kembangkan selama bertahun-tahun.

Baca juga: Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 2: Langkah Sederhana nan Konsisten dan Pupuk Sriwidjaja

Para pembaca dapat membaca praktik kritik sastra saya secara semiotik secara utuh dengan membaca buku Puisi Esai Denny JA Diakui Dunia (2026) dan buku Membaca Sastra 50 Tahun Surya dan Sjenny (2026) hingga selesai halaman terakhir.

Satu hal yang tidak mungkin saya lupakan ialah buku Membaca Sastra 50 Tahun Surya dan Sjenny (2026) itu dikirim oleh Surya Burhanuddin kepada saya. Begitu buku tiba, saya buka dan baca. Sungguh, saya terpesona sebab alangkah bagusnya bentuk buku itu—jilid hard cover dengan cetakan isi berwarna dalam kertas berkilau.

Surya tahu bahwa jangan menilai buku dari sampulnya, tetapi Surya pun tahu bahwa ulang tahun pernikahannya yang ke-50 terasa berhasil dikupas tuntas dalam buku yang saya tulis di atas terhadap buku autobiografinya yang berjudul 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya dan Sjenny (1976—2026).

Buku ini seakan-akan hadiah terakhir dalam hidupnya kepada saya sebab saya menilai bagus betul buku cetak ini.

Dalam Semiotika, bentuk buku hanyalah penanda yang dapat memiliki pelbagai pemaknaan apabila melibatkan kepentingan orang yang terlibat dalam penerbitan buku itu. Sementara itu, isi buku haruslah mencerminkan bentuk buku cetaknya agar penanda dan petandanya seimbang, tidak terpisahkan.

Baca juga: Bersejarah, Buku Eksklusif untuk Peringati 50 Tahun Pernikahan Surya dan Sjenny Telah Terbit

Sekali lagi, saya katakan. Surya Burhanuddin ialah sastrawan atau penyair. Dari mana saya tahu dan yakin? Bacalah buku di atas ini hingga usai.

Terima kasih, Bapak Surya Burhanuddin. Semoga sehat panjang umur bersama Ibu Sjenny. Selamat atas usia pernikahannya yang sudah mencapai angka emas, yakni 50 tahun. Usia saya saja belum mencapai angka itu.

**Catatan Narudin Pituin (Seorang sastrawan, penerjemah dan kritikus sastra. Tinggal di Jawa Barat. Sering diundang sebagai pengajar, pembedah buku, dan pemakalah seminar bahasa dan sastra tingkat nasional dan tingkat internasional).

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

*Tugumalang.id mengundang para akademisi maupun praktisi untuk menulis di Ruang Cendekia melalui email: ruangakademika2026@gmail.com

 

Tags: kritik sastraNarudin PituinsemiotikaSjennySurya Burhanuddin

Related Posts

Setelah Reuni, Lalu Apa?
Ruang Cendekia

Setelah Reuni, Lalu Apa?

Selasa, 3 Nov 2026
Pendidikan untuk Menjadi Khalifah: Mengembangkan Tujuh Dimensi Manusia
Ruang Cendekia

Pendidikan untuk Menjadi Khalifah: Mengembangkan Tujuh Dimensi Manusia

Senin, 2 Nov 2026
Mendidik Mahasiswa untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Lulusan
Ruang Cendekia

Mendidik Mahasiswa untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Lulusan

Sabtu, 31 Okt 2026
Hujan Kita Rindukan, Banjir Tak Kita Harapkan
Ruang Cendekia

Hujan Kita Rindukan, Banjir Tak Kita Harapkan

Rabu, 28 Okt 2026
Dari Kampus Sederhana ke Panggung Dunia: Ujian Sesungguhnya UIN Maliki Malang di Usia 65 Tahun
Ruang Cendekia

Dari Kampus Sederhana ke Panggung Dunia: Ujian Sesungguhnya UIN Maliki Malang di Usia 65 Tahun

Selasa, 27 Okt 2026
65 Tahun UIN Malang: Kampus Besar Harus Terasa Dekat
Ruang Cendekia

65 Tahun UIN Malang: Kampus Besar Harus Terasa Dekat

Senin, 26 Okt 2026
Next Post
Pemkab Malang Matangkan Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Skema Sewa Jadi Opsi

Pemkab Malang Matangkan Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Skema Sewa Jadi Opsi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.