Kamis, November 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bersejarah, Buku Eksklusif untuk Peringati 50 Tahun Pernikahan Surya dan Sjenny Telah Terbit

Redaksi by Redaksi
Mei 3, 2026 7:09 pm
in News
Peluncuran buku karya Surya Burhanuddin

Peluncuran buku karya Surya Burhanuddin. Foto: irham thoriq

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jakarta, Tugumalang.id – Ada hal berbeda yang menjadi rangkaian acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 pernikahan Surya Burhanuddin dan Sjenny Djamain, minggu (3/5/2026) di Grand Kemang, Hotel, Jakarta.

Hal berbeda itu adalah peluncuran buku eksklusif setebal sekitar 350 halaman. Buku ini dicetak eksklusif berwarna dengan kertas art paper. Selain itu, ada pembungkus buku yang membuat penerimanya merasa bahwa buku ini adalah buku eksklusif.

READ ALSO

Bukan Cuma untuk Orang Kaya, Investasi Emas di Pegadaian Bisa Dimulai dari Rp10 Ribu

Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Polres Batu Instruksikan Aktifkan Lagi Destana

“Saya pernah dapat buku dari raja di Malaysia, eksklusif banget bukunya dan saya ingin buat seperti itu,” kata Surya.

Launching Buku
Salah satu bagian dari sampul buku.

Baca juga: Penuh Kesan dan Menginspirasi, Tasyakuran Pernikahan 50 Tahun Surya Burhanuddin dan Sjenny Jamain

Buku berjudul ‘50 tahun perjalanan kasih’ ini setidaknya memuat tiga tema utama. Pertama perjalanan kehidupan Surya dan Sjenny yang menikah pada 1 April 1976.

Kedua, 32 tahun Surya belajar dan berkarya di PT Pupuk Sriwidjaja, dan 30 tahun Surya menuntun sekitar 700 pelajar untuk bisa kuliah di Malaysia dan menjadi insan global.

Buku ini ditulis sendiri oleh Surya Burhanuddin.”Sekitar empat bulan saya menulis buku ini hingga akhirnya baik cetak,” katanya.

Dalam proses menulis buku, hingga mengurus penerbitan serta percetakannya, Surya belajar satu hal: jika kita bersungguh-sungguh dan berani melangkah, maka akan bertemu pada kesuksesan.”Saya kan orang teknik, ternyata saat semuanya di mulai, ternyata saya bisa menulis dan mengurus penerbitannya,” katanya.

“Kalau kita melangkah, kita akan sukses tapi bisa juga gagal, tapi kalau gak melangkah, pasti gagal,” imbuhnya.

Prosesi launching buku ditandai dengan pemberian buku kepada tokoh yang mempengaruhi kehidupan Surya yakni Dr Ir Nanang Soesetyo Soetadji MM, atasan Surya saat berkarya di PT Pupuk Sriwidjaja, pengusaha Firdaus AB, dan perwakilan dari kampus Surya kuliah dulu.

Surya merangkum intisari dalam buku tersebut dengan menulis seperti ini:

Senja di Beranda Kehidupan

Ketika waktu beranjak menuju senja, Surya dan Sjenny duduk berdua di beranda rumah mereka yang tenang di satu sudut di Kota Malang. Angin sore berhembus lembut, membawa aroma kenangan dari masa muda, masa perjuangan, dan masa penuh cinta.

Kini, di usia senja, keduanya tak lagi berkejaran dengan waktu. Mereka hanya ingin menikmati setiap detik yang tersisa, sambil merenungkan perjalanan panjang yang telah membawa mereka sampi di titik ini. Senja selalu datang dengan langkah perlahan, menghadirkan warna lembut di langit dan bayangan panjang di bumi. Begitu pula kehidupan Surya dan Sjenny yang kini berada di tepian perjalanan, di beranda senja kehidupan mereka.

Baca juga: Sharing Session Tugu Media Group, Surya Burhanuddin Tekankan Kekuatan Mimpi

Surya teringat masa-masa ketika dirinya berlari menembus rimba kehidupan, demi masa depan anak-anaknya dan anak-anak orang lain. Kini, setelah semua perjuangan itu terlalui, ia duduk tenang menandang hasil dari benih yang pernah ia tanam. Bukan hanya keberhasilan mereka semua menembus langit menggapai dunia, tetapi juga mereka yang dulu hanya punya mimpi kecil, bahkan ada yang tak punya mimpi, kini tumbuh menjadi cahaya di negeri-negeri jauh.

Sjenny menatap surya dengan mata yang lembut. Ia tahu, di balik setiap keberanian Surya, ada pergulatan batin yang panjang. Ada luka yang tak terlihat, ada letih yang tak pernah diucapkan. Namun cinta dan keyakinan selalu menjadi pelita yang membuat langkah mereka tak pernah padam.

Langit semakin jingga. Senja kian memudar. Namun hati mereka justru semakin terang, karena di balik redupnya cahaya hari, ada rasa syukur yang tak pernah pudar. Mereka menatap ke depan, bukan untuk mengejar apa yang belum tercapai, melainkan untuk menikmati ketenangan apa yang telah mereka perjuangkan.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Irham Thoriq
redaktur: jatmiko

Tags: buku 50 tahun perjalanan kasihGrand Kemang HotelKisah inspiratifpeluncuran bukupernikahan 50 tahunSjenny DjamainSurya Burhanuddintasyakuran pernikahan

Related Posts

Bukan Cuma untuk Orang Kaya, Investasi Emas di Pegadaian Bisa Dimulai dari Rp10 Ribu
News

Bukan Cuma untuk Orang Kaya, Investasi Emas di Pegadaian Bisa Dimulai dari Rp10 Ribu

Rabu, 4 Nov 2026
Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa saat berkoordinasi terkait kesiapsiagaan bencana. Foto: Azmy
News

Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Polres Batu Instruksikan Aktifkan Lagi Destana

Rabu, 4 Nov 2026
Dito Arief Desak Pemkot Malang Percepat Penyerahan PSU Perumahan
News

Dito Arief Desak Pemkot Malang Percepat Penyerahan PSU Perumahan

Rabu, 4 Nov 2026
Sadap
News

Kasus Penyadapan Prabowo, Ini 6 Alat Sadap Canggih di Dunia

Rabu, 4 Nov 2026
Pemkot Batu Tunggu Rekomendasi 3 Desa untuk Beli Lahan Umbul Gemulo
News

Pemkot Batu Tunggu Rekomendasi 3 Desa untuk Beli Lahan Umbul Gemulo

Selasa, 3 Nov 2026
Polres Batu Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah untuk Cegah Bullying dan Judi Online
News

Polres Batu Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah untuk Cegah Bullying dan Judi Online

Selasa, 3 Nov 2026
Next Post
Gateball Championship 2026

Malang dan Gresik Ukir Prestasi di East Java Youth Gateball Championship 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.