Tugumalang.id – Presiden Prabowo Subianto turut tersanjung saat mengetahui Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Jawa Timur juga terselenggara berkat keterlibatan para tokoh lintas iman. Momen ini menjadi teladan praktik baik dalam hal toleransi antar umat beragama di Indonesia.
Presiden sendiri menyaksikan dan merasakan langsung atmosfer tersebut. Di hadapan ratusan ribu jamaah yang memadati stadion, Prabowo merasa terkesan dengan keterlibatan lintas agama dalam acara akbar tersebut.
Ia menyebut dukungan gereja-gereja di Malang menjadi contoh nyata kerukunan umat beragama yang harus terus-menerus dirawat.
Baca Juga: Prabowo Subianto Bertemu Bill Gates di New York, Bahas Kemanusiaan, Kesehatan, dan Pendidikan
“Saya terharu mendengar tadi ketua panitia menyampaikan betapa rukunnya warga di Malang, Jawa Timur ini, sampai-sampai dari gereja-gereja juga membantu mensukseskan acara ini. Luar biasa,” kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa kultur toleransi antar umat beragama yang diwariskan para tokoh Nahdlatul Ulama seperti Gus Dur sejak dulu menjadi pondasi penting dalam menjaga harmoni kebangsaan. Tidak heran, kata dia, jika NU selalu konsisten berdiri di garda terdepan dalam kedaulatan bangsa selama ini.
“Ajaran tokoh-tokoh NU dari dulu, termasuk Gus Dur, selalu mengajarkan kepada kita untuk saling jaga dengan sesama umat, semua agama, tanpa pandang bulu. Sekali lagi, terima kasih Nahdlatul Ulama yang selalu setia menjaga martabat dan kebesaran bangsa Indonesia,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus merawat persatuan itu. Menurut dia, kerukunan adalah kunci agar Indonesia terhindar dari berbagai potensi ancaman kedaulatan bangsa.
Baca Juga: Ini Poin Penting Hasil Rapat Kabinet Presiden Prabowo Subianto, Tekankan Jaga Stabilitas dan Penegakan Hukum
Salah satu hal kecil yang bisa dilakukan kata dia adalah dengan memegang prinsip filosofis, ”Mikul Dhuwur, Mendem Jero”. Artinya, mengangkat tinggi-tinggi kebaikan dan mengubur dalam-dalam segala kekurangan.
“Mari kita selalu bersatu dalam doa dan ikhtiar agar bangsa Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan, dari bencana, dari semua usaha untuk menimbulkan kerisauan di kalangan masyarakat,” ajaknya.
Tak lupa, ia juga menyampaikan selamat ulang tahun untuk NU yang telah genap berusia satu abad tersebut. Ia berharap NU terus mengambil peran strategis dalam menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antar umat beragama di Indonesia.
“Semoga Nahdlatul Ulama semakin besar kiprahnya dalam mencerdaskan, mensejahterakan dan menjaga kedamaian dalam kehidupan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























