Tugumalang.id – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan janjinya untuk membawa Indonesia menuju swasembada pangan di 2029 nanti. Janji itu kembali ia tegaskan di muka ratusan ribu jemaah yang menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Prabowo menegaskan jika pondasi dalam menuju kemandirian pangan saat ini sudah mulai tercapai begitu ia mulai memimpin. Salah satunya di sektor pertanian di mana ia menjamin distribusi pupuk secara merata, adil dan harga terjangkau kepada seluruh petani.
Baca Juga: Pastikan Respons Cepat, Prabowo Subianto Datangi Lokasi Banjir di Aceh untuk Kedua Kalinya
Menurut Prabowo, keberhasilan distribusi pupuk itu menjadi pintu masuk untuk memperkuat produksi pangan nasional. Sejauh ini, pihaknya telah mencatat ada lonjakan signifikan pada cadangan beras.
“Alhamdulillah, ini menjadi yang pertama kali dalam sejarah Republik kita cadangan beras kita di gudang-gudang kita tertinggi selama sejarah Republik Indonesia,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengklaim bahwa indikator swasembada pangan tersebut sudah mulai tercapai di akhir 2025. Prabowo optimistis capaian berikutnya tinggal menunggu waktu satu per satu.
“Sejak 31 Desember 2025, Indonesia sudah swasembada beras. Sebentar lagi swasembada jagung dan Insya Allah tiga tahun lagi kita bisa capai swasembada pangan semuanya,” tegasnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Tetapkan 10 Pahlawan Nasional Baru pada Peringatan Hari Pahlawan 2025
Tak hanya bicara produksi, Prabowo menekankan pemerintah ke depan juga ingin harga pangan makin terjangkau bagi masyarakat. Upaya itu disebutnya menjadi bagian dari tekad besar menyejahterakan rakyat. ”Nanti kita bertekad menurunkan harga pangan bagi seluruh rakyat Indonesia,” bebernya.
Lebih lanjut, Prabowo juga memaparkan kesuksesan program makan bergizi gratis (MBG). Ia menyebut hingga saat ini, jumlah penerima manfaat MBG sudah mencapai 60 juta lebih di seluruh Indonesia.
“Dalam waktu kurang dari 1,5 tahun kita sudah bisa memberi makan kepada 60 juta anak-anak, ibu-ibu dan orang-orang tua. Insya Allah sebelum 2026 ini kita bisa sampai memberi ke 82,3 juta orang yang berhak,” tegasnya.
Selain kesejahteraan perut, Prabowo juga menyinggung agenda besar pemerintah di bidang ekonomi dan industri. Ia menargetkan kebangkitan industri nasional dan perluasan lapangan pekerjaan berjalan cepat dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
“Kita sungguh-sungguh ingin menjadi negara maju. Di mana seluruh rakyat Indonesia menikmati kemajuan dan kehidupan yang layak. Kita akan bangun jutaan lapangan pekerjaan, jutaan rumah murah untuk seluruh rakyat kita yang membutuhkan,” pungkas Prabowo.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























