Jakarta, Tugumalang.id-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 secara resmi menetapkan 10 pahlawan nasional baru dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Penetapan gelar pahlawan nasional ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas jasa luar biasa para tokoh yang telah berkontribusi besar bagi bangsa dan negara Indonesia.
Salah satu momen bersejarah dalam upacara tersebut adalah penetapan Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto sebagai salah satu dari 10 pahlawan nasional. Keputusan ini menuai beragam tanggapan publik karena sebelumnya proses pengajuan gelar tersebut sempat mengalami penolakan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.
Baca juga: Ini Poin Penting Hasil Rapat Kabinet Presiden Prabowo Subianto, Tekankan Jaga Stabilitas dan Penegakan Hukum
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh haru, Presiden Prabowo mengajak seluruh hadirin untuk mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan dan kesejahteraan bangsa.
“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Mereka telah memberikan segalanya agar kita dapat hidup merdeka dan sejahtera,” ujar Presiden Prabowo dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.
Dengan penambahan 10 pahlawan nasional ini, Indonesia semakin memperkaya khazanah tokoh-tokoh teladan yang menjadi inspirasi perjuangan dan pengabdian bagi generasi masa kini maupun mendatang.
Presiden Prabowo memimpin langsung jalannya upacara kenegaraan tersebut, menandai momentum penting dalam mengenang jasa para pahlawan demi menjaga semangat persatuan dan kemajuan bangsa.
Baca juga: Prabowo Subianto Bertemu Bill Gates di New York, Bahas Kemanusiaan, Kesehatan, dan Pendidikan
Fakta Menarik 10 Pahlawan Nasional Terbaru yang Ditetapkan Presiden Prabowo
-
Penetapan 10 pahlawan nasional dilakukan dalam upacara kenegaraan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta.
-
Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar pahlawan kepada sepuluh tokoh bangsa dari berbagai daerah dan latar belakang.
-
Tokoh paling menonjol adalah Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto, yang diresmikan sebagai pahlawan nasional dari Provinsi Jawa Tengah.
-
Selain Soeharto, tokoh lain yang dianugerahi gelar pahlawan nasional antara lain:
-
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – dikenal atas perjuangan di bidang politik dan pendidikan Islam.
-
Marsinah – aktivis buruh yang memperjuangkan keadilan sosial.
-
Mochtar Kusumaatmadja – mantan Menteri Hukum dan tokoh hukum nasional.
-
Hajjah Rahma El Yunusiyyah – ulama dan tokoh pendidikan Islam.
-
Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – mantan komandan RPKAD.
-
Sultan Muhammad Salahuddin – tokoh kerajaan dan pejuang daerah.
-
Syaikhona Muhammad Kholil – ulama besar dan tokoh spiritual Nusantara.
-
Tuan Rondahaim Saragih – tokoh adat dan masyarakat.
-
Zainal Abidin Syah – tokoh kesultanan dan pejuang daerah.
-
-
Gelar pahlawan nasional ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
-
Proses pengusulan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari komunitas dan pemerintah daerah, kemudian dikaji oleh tim gabungan akademisi, tokoh agama, dan lembaga pemerintah.
-
Penganugerahan ini menjadi pengakuan atas peran penting para tokoh dalam memperjuangkan persatuan, kemajuan bangsa, dan keteladanan bagi generasi Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























