Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Bahaya Hand Sanitizer yang Mengenai Mata dan Cara Penanganannya

Redaksi by Redaksi
November 11, 2025 7:13 am
in Tugu Sehat
ilustrasi.foto/freepik

ilustrasi.foto/freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id-Sejak awal pandemi COVID-19, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tangan meningkat pesat. Kebiasaan mencuci tangan lebih sering dan penggunaan pembersih tangan berbasis alkohol menjadi bagian dari rutinitas harian untuk membunuh kuman berbahaya.

Namun, meskipun lebih praktis dibanding mencuci tangan, pembersih tangan mengandung bahan kimia yang dapat berisiko, terutama jika terkena mata. Dikutip dari helpguide, sebagian besar produk mengandung alkohol jenis etanol, isopropil, atau n-propanol, serta hidrogen peroksida dosis rendah.

READ ALSO

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Risiko Hand Sanitizer yang Mengenai Mata

Jumlah kecil pembersih tangan yang masuk ke mata biasanya bisa dibilas oleh air mata alami. Namun, jika jumlahnya cukup banyak, perlu dilakukan tindakan tambahan seperti membilas mata dengan air hangat dan segera mendapatkan perawatan darurat.

Baca juga: Pengabdian Masyarakat, FK Unisma Ajari Warga Membuat Hand Sanitizer Herbal Daun Sirih

Apa yang Harus Dilakukan Jika Hand Sanitizer Masuk ke Mata?

Jika pembersih tangan atau bahan kimia iritan lainnya mengenai mata, segera bilas dengan aman. Hindari menggosok mata karena dapat memperburuk iritasi dan menyebarkan bahan kimia ke area lain.

Langkah utama adalah mengencerkan bahan kimia dengan air sebanyak mungkin. Proses pembilasan harus dilakukan sesegera mungkin. Di lingkungan kerja seperti laboratorium, rumah sakit, atau industri, biasanya tersedia stasiun pembilas mata (eye wash station) yang dapat digunakan untuk keadaan darurat ini.

Langkah-Langkah Membilas Mata dengan Aman

  1. Jika masih ada pembersih tangan di tangan, segera cuci dengan sabun dan air.

  2. Lepas lensa kontak jika Anda memakainya.

  3. Bilas mata yang terkena dengan air hangat selama 10–15 menit, sambil berkedip cepat agar air mengalir ke seluruh permukaan mata.

  4. Jika hanya satu mata yang terkena, condongkan kepala ke arah mata tersebut agar air tidak mengenai mata yang lain.

  5. Tepuk perlahan hingga kering menggunakan handuk bersih.

  6. Jika iritasi ringan masih terasa, gunakan air mata buatan (artificial tears) untuk membantu meredakannya.

Apabila Anda mengalami rasa sakit, kemerahan, penglihatan kabur, atau keluarnya cairan dari mata, segera hubungi dokter mata.

Baca juga: Organisasi Kesehatan PAFI Memberikan Cara Sederhana Mengatasi dan Mengobati Mata Lelah Secara Tepat

Tanda-Tanda Hand Sanitizer Masuk ke Mata

Ketika pembersih tangan mengenai mata, biasanya langsung muncul sensasi terbakar. Beberapa gejala yang umum antara lain:

  • Terbakar atau menyengat

  • Kemerahan pada mata

  • Nyeri dan iritasi

  • Penglihatan kabur

  • Sensitivitas terhadap cahaya

Jika cairan mengenai kornea (lapisan transparan depan mata) atau konjungtiva (lapisan kelopak dan bagian putih mata), tingkat iritasi dapat lebih parah dan berpotensi menimbulkan dermatitis kontak kelopak mata.

Paparan bahan kimia dalam jumlah besar atau waktu lama dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi, cedera kimia pada mata, bahkan kebutaan.

Kapan Harus Segera ke Dokter Mata

Apabila iritasi tidak kunjung membaik setelah pembilasan, segera konsultasikan ke dokter mata dalam beberapa jam setelah paparan. Cedera akibat bahan kimia harus dianggap sebagai kondisi darurat, terutama jika disertai perubahan penglihatan atau nyeri hebat.

Bisakah Hand Sanitizer Menyebabkan Kerusakan Serius pada Mata?

Sebagian besar kasus tidak menimbulkan kerusakan permanen jika segera ditangani dengan benar. Namun, risiko tetap ada, terutama pada anak-anak. Posisi dispenser otomatis di tempat umum yang sejajar dengan tinggi mata anak dapat meningkatkan risiko paparan langsung.

Dalam kasus parah, luka bakar pada mata akibat paparan alkohol bisa memerlukan tindakan medis lanjutan, bahkan hingga transplantasi permukaan mata.

Tips Keselamatan untuk Mencegah Cedera Mata

Penerapan keselamatan mata penting untuk mencegah kecelakaan dan cedera, baik di masa pandemi maupun tidak. Beberapa langkah pencegahan antara lain:

  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air sesering mungkin.

  • Gunakan pembersih tangan hanya ketika sabun dan air tidak tersedia.

  • Ajarkan anak cara menggunakan pembersih tangan dengan benar dan selalu awasi penggunaannya.

  • Hindari menyentuh atau menggosok mata setelah menggunakan hand sanitizer.

  • Lakukan pemeriksaan mata rutin setiap tahun, terutama bagi anak-anak yang lebih rentan terhadap cedera mata.

Kesimpulan

Pembersih tangan memang efektif membunuh kuman, namun penggunaannya perlu hati-hati, terutama untuk mencegah cedera pada mata. Segera bilas dengan air jika terjadi kontak, dan jangan ragu untuk mencari pertolongan medis bila iritasi tidak segera membaik. Kesadaran dan kehati-hatian menjadi kunci menjaga kesehatan mata sekaligus kebersihan diri.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

redaktur: jatmiko

Tags: bahaya bahan kimiacedera matahand sanitizeriritasi matakebersihan tanganKesehatan Matapertolongan pertamatips keamanan

Related Posts

Hospital Penawar hadirkan paket skrining prostat berbiaya terjangkau bagi pasien asal Indonesia./Foto: Pinterest/Kimberly Getchell
Tugu Sehat

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Senin, 1 Jun 2026
Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Next Post
UIN Malang

UIN Malang dan IKN Jalin Kerja Sama Menuju Kampus Ramah Lingkungan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.