Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa Brongkal Kabupaten Malang Tunjukkan Jalan Mandiri dan Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
September 17, 2025 11:23 am
in News
Kegiatan pengabdian masyarakat terkait ketahanan pangan di Desa Brongkal yang diinisiasi Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Kegiatan pengabdian masyarakat terkait ketahanan pangan di Desa Brongkal yang diinisiasi Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menunjukkan kemandirian dalam mewujudkan ketahanan pangan dari desa. Desa ini telah menerapkan sistem ketahanan pangan berbasis ayam petelur sebagai solusi ekonomi dan pangan lokal.

Apabila pengelolaan lahan dilakukan secara lebih efisien, masyarakat Desa Brongkal bisa saja tak lagi membeli beras impor dan belanja pangan di pasar. Mereka bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan pangan dasar bagi keluarga mereka.

READ ALSO

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Baca Juga: Capaian Pajak Perhotelan Kabupaten Malang Tembus 71 Persen, Bapenda Optimistis Target Tercapai

Pengabdian masyarakat yang digelar oleh Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang tengah menjalankan inisiatif besar untuk memperkuat ketahanan pangan lokal, khususnya di Desa Brongkal. Kegiatan digelar di Kantor Desa Brongkal pada Selasa (16/9/2025).

Pengabdian masyarakat ini melibatkan Dosen Ilmu Politik Universitas Islam Malang (UNISMA) sekaligus Direktur Gawa Lelaku, Dr Khoirun dan Dosen FISIP Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA), Dafis Ubaidillah Assiddiq.

Foto bersama usai kegiatan pengabdian masyarakat. Foto: dok. Gawa Lelaku Community
Foto bersama usai kegiatan pengabdian masyarakat. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Keduanya merupakan ujung tombak dari inisiatif ini dengan latar belakang akademik di bidang politik dan pengabdian masyarakat

Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah menunjukkan bahwa harmoni sosial dan kedaulatan pangan bisa jadi jalan menuju kesejahteraan desa yang berkelanjutan.

Butuh kolaborasi dari masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa yang manfaatnya akan kembali lagi ke masyarakat.

Baca Juga: Budaya Madura, Dayak Hingga Papua Meriahkan Karnaval Desa Pandanlandung Kabupaten Malang

Pada kegiatan ini, Dr Khoiron menyampaikan, rusaknya negara dimulai dari rusaknya rakyat yang bermula dari kepemimpinan yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting untuk memilih pemimpin yang tahu nilai-nilai keberlanjutan.

Ia pun mengajak generasi muda untuk kembali menjadi petani sejati. “Apakah generasi penerus kita mau menanam? Kalau tidak, siapa yang akan memastikan desa tidak jadi kota?” ujarnya di hadapan mahasiswa dan masyarakat.

Sementara itu, Dafis menekankan pentingnya kembali ke pola hidup yang lebih bijak dan berkelanjutan. Ia mencontohkan, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memnuhi kebutuhan pangan adalah dengan menanam padi, beternak ayam petelur, dan menjaga sawah.

“Ini adalah bentuk ‘numbuk’ memenuhi kebutuhan sendiri sebelum berpikir untuk jual,” ujar Dafis.

Selain permasalahan ketersediaan pangan, keberlanjutan dan kesadaran masyarakat juga menjadi tantangan bagi ketahanan pangan lokal. Misalnya, masyarakat lebih memilih menjual sawahnya yang kemudian dibangun pabrik.

“Sawah dijual untuk pabrik, padahal itu jantungnya ketahanan pangan,” kata Dafis.

Kedua narasumber meminta agar pemerintah daerah bisa membuat peta potensi desa-desa berbasis ketahanan pangan, agar sumber daya alam dapat dikelola secara bijak. Pengelolaannya bisa dilakukan dengan kolaborasi antara desa dan universitas.

Pada praktiknya, mahasiswa yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) bisa dipandu untuk membantu masyarakat dalam hal digitalisasi. Mahasiswa bisa mengajarkan masyarakat untuk menjual hasil pangan secara online.

Dalam era krisis pangan global dan kecenderungan urbanisasi, Desa Brongkal menunjukkan bahwa solusi bukan hanya datang dari pemerintah pusat, melainkan dari inisiatif lokal yang didukung oleh kolaborasi akademik dan masyarakat.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: desa brongkalkabupaten malangketahanan panganPagelaran

Related Posts

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Informasi her registrasi mahasiswa baru Unisma tahun akademik 2025/2026 yang akan segera ditutup tanggal 20 September 2025. /Foto: Tangkapan layar Instagram @unisma_malang

Jangan Lewatkan! Her Registrasi Mahasiswa Baru Unisma Tahun Akademik 2025/2026 Segera Ditutup

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.