Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa Brongkal Kabupaten Malang Tunjukkan Jalan Mandiri dan Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
September 17, 2025 11:23 am
in News
Kegiatan pengabdian masyarakat terkait ketahanan pangan di Desa Brongkal yang diinisiasi Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Kegiatan pengabdian masyarakat terkait ketahanan pangan di Desa Brongkal yang diinisiasi Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menunjukkan kemandirian dalam mewujudkan ketahanan pangan dari desa. Desa ini telah menerapkan sistem ketahanan pangan berbasis ayam petelur sebagai solusi ekonomi dan pangan lokal.

Apabila pengelolaan lahan dilakukan secara lebih efisien, masyarakat Desa Brongkal bisa saja tak lagi membeli beras impor dan belanja pangan di pasar. Mereka bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan pangan dasar bagi keluarga mereka.

READ ALSO

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Baca Juga: Capaian Pajak Perhotelan Kabupaten Malang Tembus 71 Persen, Bapenda Optimistis Target Tercapai

Pengabdian masyarakat yang digelar oleh Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang tengah menjalankan inisiatif besar untuk memperkuat ketahanan pangan lokal, khususnya di Desa Brongkal. Kegiatan digelar di Kantor Desa Brongkal pada Selasa (16/9/2025).

Pengabdian masyarakat ini melibatkan Dosen Ilmu Politik Universitas Islam Malang (UNISMA) sekaligus Direktur Gawa Lelaku, Dr Khoirun dan Dosen FISIP Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA), Dafis Ubaidillah Assiddiq.

Foto bersama usai kegiatan pengabdian masyarakat. Foto: dok. Gawa Lelaku Community
Foto bersama usai kegiatan pengabdian masyarakat. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Keduanya merupakan ujung tombak dari inisiatif ini dengan latar belakang akademik di bidang politik dan pengabdian masyarakat

Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah menunjukkan bahwa harmoni sosial dan kedaulatan pangan bisa jadi jalan menuju kesejahteraan desa yang berkelanjutan.

Butuh kolaborasi dari masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa yang manfaatnya akan kembali lagi ke masyarakat.

Baca Juga: Budaya Madura, Dayak Hingga Papua Meriahkan Karnaval Desa Pandanlandung Kabupaten Malang

Pada kegiatan ini, Dr Khoiron menyampaikan, rusaknya negara dimulai dari rusaknya rakyat yang bermula dari kepemimpinan yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting untuk memilih pemimpin yang tahu nilai-nilai keberlanjutan.

Ia pun mengajak generasi muda untuk kembali menjadi petani sejati. “Apakah generasi penerus kita mau menanam? Kalau tidak, siapa yang akan memastikan desa tidak jadi kota?” ujarnya di hadapan mahasiswa dan masyarakat.

Sementara itu, Dafis menekankan pentingnya kembali ke pola hidup yang lebih bijak dan berkelanjutan. Ia mencontohkan, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memnuhi kebutuhan pangan adalah dengan menanam padi, beternak ayam petelur, dan menjaga sawah.

“Ini adalah bentuk ‘numbuk’ memenuhi kebutuhan sendiri sebelum berpikir untuk jual,” ujar Dafis.

Selain permasalahan ketersediaan pangan, keberlanjutan dan kesadaran masyarakat juga menjadi tantangan bagi ketahanan pangan lokal. Misalnya, masyarakat lebih memilih menjual sawahnya yang kemudian dibangun pabrik.

“Sawah dijual untuk pabrik, padahal itu jantungnya ketahanan pangan,” kata Dafis.

Kedua narasumber meminta agar pemerintah daerah bisa membuat peta potensi desa-desa berbasis ketahanan pangan, agar sumber daya alam dapat dikelola secara bijak. Pengelolaannya bisa dilakukan dengan kolaborasi antara desa dan universitas.

Pada praktiknya, mahasiswa yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) bisa dipandu untuk membantu masyarakat dalam hal digitalisasi. Mahasiswa bisa mengajarkan masyarakat untuk menjual hasil pangan secara online.

Dalam era krisis pangan global dan kecenderungan urbanisasi, Desa Brongkal menunjukkan bahwa solusi bukan hanya datang dari pemerintah pusat, melainkan dari inisiatif lokal yang didukung oleh kolaborasi akademik dan masyarakat.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: desa brongkalkabupaten malangketahanan panganPagelaran

Related Posts

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi
News

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Selasa, 1 Sep 2026
Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg
News

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Selasa, 1 Sep 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang
News

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang

Selasa, 1 Sep 2026
RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah
News

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Senin, 31 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang
News

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Senin, 31 Agu 2026
Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
News

Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Informasi her registrasi mahasiswa baru Unisma tahun akademik 2025/2026 yang akan segera ditutup tanggal 20 September 2025. /Foto: Tangkapan layar Instagram @unisma_malang

Jangan Lewatkan! Her Registrasi Mahasiswa Baru Unisma Tahun Akademik 2025/2026 Segera Ditutup

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.