Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa Brongkal Kabupaten Malang Tunjukkan Jalan Mandiri dan Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
September 17, 2025 11:23 am
in News
Kegiatan pengabdian masyarakat terkait ketahanan pangan di Desa Brongkal yang diinisiasi Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Kegiatan pengabdian masyarakat terkait ketahanan pangan di Desa Brongkal yang diinisiasi Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menunjukkan kemandirian dalam mewujudkan ketahanan pangan dari desa. Desa ini telah menerapkan sistem ketahanan pangan berbasis ayam petelur sebagai solusi ekonomi dan pangan lokal.

Apabila pengelolaan lahan dilakukan secara lebih efisien, masyarakat Desa Brongkal bisa saja tak lagi membeli beras impor dan belanja pangan di pasar. Mereka bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan pangan dasar bagi keluarga mereka.

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Baca Juga: Capaian Pajak Perhotelan Kabupaten Malang Tembus 71 Persen, Bapenda Optimistis Target Tercapai

Pengabdian masyarakat yang digelar oleh Gawa Lelaku Community dan Kopri PC PMII Kabupaten Malang tengah menjalankan inisiatif besar untuk memperkuat ketahanan pangan lokal, khususnya di Desa Brongkal. Kegiatan digelar di Kantor Desa Brongkal pada Selasa (16/9/2025).

Pengabdian masyarakat ini melibatkan Dosen Ilmu Politik Universitas Islam Malang (UNISMA) sekaligus Direktur Gawa Lelaku, Dr Khoirun dan Dosen FISIP Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA), Dafis Ubaidillah Assiddiq.

Foto bersama usai kegiatan pengabdian masyarakat. Foto: dok. Gawa Lelaku Community
Foto bersama usai kegiatan pengabdian masyarakat. Foto: dok. Gawa Lelaku Community

Keduanya merupakan ujung tombak dari inisiatif ini dengan latar belakang akademik di bidang politik dan pengabdian masyarakat

Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah menunjukkan bahwa harmoni sosial dan kedaulatan pangan bisa jadi jalan menuju kesejahteraan desa yang berkelanjutan.

Butuh kolaborasi dari masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa yang manfaatnya akan kembali lagi ke masyarakat.

Baca Juga: Budaya Madura, Dayak Hingga Papua Meriahkan Karnaval Desa Pandanlandung Kabupaten Malang

Pada kegiatan ini, Dr Khoiron menyampaikan, rusaknya negara dimulai dari rusaknya rakyat yang bermula dari kepemimpinan yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting untuk memilih pemimpin yang tahu nilai-nilai keberlanjutan.

Ia pun mengajak generasi muda untuk kembali menjadi petani sejati. “Apakah generasi penerus kita mau menanam? Kalau tidak, siapa yang akan memastikan desa tidak jadi kota?” ujarnya di hadapan mahasiswa dan masyarakat.

Sementara itu, Dafis menekankan pentingnya kembali ke pola hidup yang lebih bijak dan berkelanjutan. Ia mencontohkan, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memnuhi kebutuhan pangan adalah dengan menanam padi, beternak ayam petelur, dan menjaga sawah.

“Ini adalah bentuk ‘numbuk’ memenuhi kebutuhan sendiri sebelum berpikir untuk jual,” ujar Dafis.

Selain permasalahan ketersediaan pangan, keberlanjutan dan kesadaran masyarakat juga menjadi tantangan bagi ketahanan pangan lokal. Misalnya, masyarakat lebih memilih menjual sawahnya yang kemudian dibangun pabrik.

“Sawah dijual untuk pabrik, padahal itu jantungnya ketahanan pangan,” kata Dafis.

Kedua narasumber meminta agar pemerintah daerah bisa membuat peta potensi desa-desa berbasis ketahanan pangan, agar sumber daya alam dapat dikelola secara bijak. Pengelolaannya bisa dilakukan dengan kolaborasi antara desa dan universitas.

Pada praktiknya, mahasiswa yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) bisa dipandu untuk membantu masyarakat dalam hal digitalisasi. Mahasiswa bisa mengajarkan masyarakat untuk menjual hasil pangan secara online.

Dalam era krisis pangan global dan kecenderungan urbanisasi, Desa Brongkal menunjukkan bahwa solusi bukan hanya datang dari pemerintah pusat, melainkan dari inisiatif lokal yang didukung oleh kolaborasi akademik dan masyarakat.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: desa brongkalkabupaten malangketahanan panganPagelaran

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Informasi her registrasi mahasiswa baru Unisma tahun akademik 2025/2026 yang akan segera ditutup tanggal 20 September 2025. /Foto: Tangkapan layar Instagram @unisma_malang

Jangan Lewatkan! Her Registrasi Mahasiswa Baru Unisma Tahun Akademik 2025/2026 Segera Ditutup

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.