Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Mengapa Hidup Terasa Hampa Meski Semua Terlihat Lancar? Ini Penjelasan Psikologi Eksistensial

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2025 2:43 pm
in Tugu Sehat
HIndari hidup terasa hampa

Ilustrasi:foto/freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Pernahkah Anda merasa hidup berjalan lancar, tetapi batin terasa kosong, hampa, dan kehilangan arah? Kondisi ini bukan sekadar stres biasa. Dalam dunia psikologi eksistensial, fenomena tersebut dikenal sebagai existential vacuum, istilah yang diperkenalkan Viktor Frankl, pelopor logoterapi.

Apa Itu Existential Vacuum dalam Psikologi Eksistensial?

Existential vacuum adalah kondisi di mana seseorang merasa hidupnya kehilangan makna dan tujuan, meski secara lahiriah tidak ada masalah besar. Viktor Frankl, seorang neurolog dan psikiater asal Austria, menjelaskan konsep ini dalam bukunya yang terkenal, Man’s Search for Meaning. Menurut Frankl, setiap manusia memiliki kebutuhan mendasar untuk menemukan makna hidup. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, muncul rasa bosan, kebingungan, bahkan kecemasan tanpa sebab yang jelas.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Penyebab Existential Vacuum: Kenapa Bisa Terjadi?

Berbagai faktor dapat memicu perasaan hampa tersebut. Michael F. Steger, profesor psikologi asal Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa kehilangan arah dan tujuan hidup membuat aktivitas sehari-hari terasa mekanis dan tidak bermakna.

Irvin Yalom, psikiater dan penulis Existential Psychotherapy, menambahkan bahwa hidup yang monoton tanpa tantangan bisa memperparah kondisi ini. Selain itu, teori Self-Determination yang dikembangkan Edward Deci dan Richard Ryan menegaskan pentingnya keterhubungan dengan nilai dan tujuan pribadi agar individu dapat berkembang secara psikologis.

Jika seseorang hanya hidup mengikuti ekspektasi orang lain atau terjebak dalam budaya konsumtif, seperti yang dikritik Tim Kasser dalam The High Price of Materialism, maka makna hidup semakin sulit ditemukan.

Baca juga: Yuk, Kenali 3 Jenis Stress yang Sering Kamu Alami!

Pentingnya Makna Hidup untuk Kesehatan Mental

Kesehatan mental
Ilustrasi:foto/dok.freepik

Menurut Viktor Frankl, makna hidup bukanlah sesuatu yang datang dari luar, melainkan harus ditemukan atau diciptakan oleh diri sendiri. Orang yang menemukan makna dalam hidupnya akan lebih mampu menghadapi penderitaan dan tantangan.

Penelitian Michael F. Steger yang berjudul Making Meaning in Life (2012) menunjukkan bahwa individu dengan hidup yang bermakna cenderung memiliki kesehatan mental lebih baik, lebih tahan terhadap stres, dan lebih puas dengan kehidupannya.

Hal ini diperkuat oleh Carol Ryff dan Burton Singer, pakar psikologi yang fokus pada kesejahteraan psikologis. Mereka menyebutkan bahwa hubungan sosial yang bermakna dan kontribusi terhadap sesuatu yang lebih besar adalah kunci utama kebahagiaan dan ketahanan mental.

Baca juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Mental Menurut Psikologi, Lengkap dengan Pandangan Para Ahli

Hindari Hidup Terasa Hampa

Hidup lebih bermakna
Ilustrasi:foto/dok.freepik

Menemukan makna hidup adalah proses yang membutuhkan waktu dan refleksi. Berikut beberapa pendekatan yang bisa Anda terapkan, seperti dijelaskan dalam buku Manusia dalam Pandangan Psikologi karya Pasiska dan Takdir Alisyahbana (2020):

  • Refleksi diri secara rutin: Luangkan waktu untuk merenungkan apa yang benar-benar penting dalam hidup Anda.

  • Menetapkan tujuan sesuai nilai pribadi: Fokus pada hal-hal yang mencerminkan siapa diri Anda, bukan sekadar memenuhi harapan orang lain.

  • Menerima tantangan dan penderitaan: Menurut Frankl, makna juga bisa ditemukan dalam cara kita menghadapi kesulitan, bukan hanya dalam kesenangan.

  • Terhubung dengan orang lain: Hubungan sosial yang bermakna sering kali menjadi sumber makna dan kebahagiaan.

  • Berkontribusi untuk sesuatu yang lebih besar: Lewat pekerjaan, hobi, atau kegiatan sosial yang memberi rasa berguna dan berdampak bagi orang lain.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maysa Ayu Raddina (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: arti hidupcara menemukan makna hidupexistential vacuumirvin yalomKesehatan Mentallogoterapimakna hidupmichael f stegerpsikologi eksistensialviktor frankl

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Toko miras Sari Jaya 25 di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang yang menulai perbincangan publik usai dolipromosikan King Abdi di sosmed. (Foto/M Sholeh)

Polisi Turun Tangan Selidiki Legalitas dan Konten King Abdi yang Promosikan Toko Miras di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.