Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Mengapa Hidup Terasa Hampa Meski Semua Terlihat Lancar? Ini Penjelasan Psikologi Eksistensial

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2025 2:43 pm
in Tugu Sehat
HIndari hidup terasa hampa

Ilustrasi:foto/freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Pernahkah Anda merasa hidup berjalan lancar, tetapi batin terasa kosong, hampa, dan kehilangan arah? Kondisi ini bukan sekadar stres biasa. Dalam dunia psikologi eksistensial, fenomena tersebut dikenal sebagai existential vacuum, istilah yang diperkenalkan Viktor Frankl, pelopor logoterapi.

Apa Itu Existential Vacuum dalam Psikologi Eksistensial?

Existential vacuum adalah kondisi di mana seseorang merasa hidupnya kehilangan makna dan tujuan, meski secara lahiriah tidak ada masalah besar. Viktor Frankl, seorang neurolog dan psikiater asal Austria, menjelaskan konsep ini dalam bukunya yang terkenal, Man’s Search for Meaning. Menurut Frankl, setiap manusia memiliki kebutuhan mendasar untuk menemukan makna hidup. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, muncul rasa bosan, kebingungan, bahkan kecemasan tanpa sebab yang jelas.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Penyebab Existential Vacuum: Kenapa Bisa Terjadi?

Berbagai faktor dapat memicu perasaan hampa tersebut. Michael F. Steger, profesor psikologi asal Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa kehilangan arah dan tujuan hidup membuat aktivitas sehari-hari terasa mekanis dan tidak bermakna.

Irvin Yalom, psikiater dan penulis Existential Psychotherapy, menambahkan bahwa hidup yang monoton tanpa tantangan bisa memperparah kondisi ini. Selain itu, teori Self-Determination yang dikembangkan Edward Deci dan Richard Ryan menegaskan pentingnya keterhubungan dengan nilai dan tujuan pribadi agar individu dapat berkembang secara psikologis.

Jika seseorang hanya hidup mengikuti ekspektasi orang lain atau terjebak dalam budaya konsumtif, seperti yang dikritik Tim Kasser dalam The High Price of Materialism, maka makna hidup semakin sulit ditemukan.

Baca juga: Yuk, Kenali 3 Jenis Stress yang Sering Kamu Alami!

Pentingnya Makna Hidup untuk Kesehatan Mental

Kesehatan mental
Ilustrasi:foto/dok.freepik

Menurut Viktor Frankl, makna hidup bukanlah sesuatu yang datang dari luar, melainkan harus ditemukan atau diciptakan oleh diri sendiri. Orang yang menemukan makna dalam hidupnya akan lebih mampu menghadapi penderitaan dan tantangan.

Penelitian Michael F. Steger yang berjudul Making Meaning in Life (2012) menunjukkan bahwa individu dengan hidup yang bermakna cenderung memiliki kesehatan mental lebih baik, lebih tahan terhadap stres, dan lebih puas dengan kehidupannya.

Hal ini diperkuat oleh Carol Ryff dan Burton Singer, pakar psikologi yang fokus pada kesejahteraan psikologis. Mereka menyebutkan bahwa hubungan sosial yang bermakna dan kontribusi terhadap sesuatu yang lebih besar adalah kunci utama kebahagiaan dan ketahanan mental.

Baca juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Mental Menurut Psikologi, Lengkap dengan Pandangan Para Ahli

Hindari Hidup Terasa Hampa

Hidup lebih bermakna
Ilustrasi:foto/dok.freepik

Menemukan makna hidup adalah proses yang membutuhkan waktu dan refleksi. Berikut beberapa pendekatan yang bisa Anda terapkan, seperti dijelaskan dalam buku Manusia dalam Pandangan Psikologi karya Pasiska dan Takdir Alisyahbana (2020):

  • Refleksi diri secara rutin: Luangkan waktu untuk merenungkan apa yang benar-benar penting dalam hidup Anda.

  • Menetapkan tujuan sesuai nilai pribadi: Fokus pada hal-hal yang mencerminkan siapa diri Anda, bukan sekadar memenuhi harapan orang lain.

  • Menerima tantangan dan penderitaan: Menurut Frankl, makna juga bisa ditemukan dalam cara kita menghadapi kesulitan, bukan hanya dalam kesenangan.

  • Terhubung dengan orang lain: Hubungan sosial yang bermakna sering kali menjadi sumber makna dan kebahagiaan.

  • Berkontribusi untuk sesuatu yang lebih besar: Lewat pekerjaan, hobi, atau kegiatan sosial yang memberi rasa berguna dan berdampak bagi orang lain.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maysa Ayu Raddina (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: arti hidupcara menemukan makna hidupexistential vacuumirvin yalomKesehatan Mentallogoterapimakna hidupmichael f stegerpsikologi eksistensialviktor frankl

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Toko miras Sari Jaya 25 di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang yang menulai perbincangan publik usai dolipromosikan King Abdi di sosmed. (Foto/M Sholeh)

Polisi Turun Tangan Selidiki Legalitas dan Konten King Abdi yang Promosikan Toko Miras di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.