Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

10 Cara Menjaga Kesehatan Mental Menurut Psikologi, Lengkap dengan Pandangan Para Ahli

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2025 6:01 am
in Tugu Sehat
Kesehatan mental

Ilustrasi.foto:freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Menurut pandangan para tokoh psikologi dunia, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memastikan keseimbangan emosional dan pikiran tetap terjaga. Berikut ini 10 cara menjaga kesehatan mental yang telah dirangkum dari berbagai teori psikologi:

1. Menerima dan Memahami Emosi

Menurut Carl Rogers, bapak psikologi humanistik, menerima emosi secara jujur adalah langkah awal menuju pertumbuhan psikologis. Dalam Person-Centred Therapy: The Focusing-Oriented Approach (2017), Campbell Purton menulis bahwa memahami emosi membuat seseorang mampu merespons situasi dengan lebih sehat, bukan sekadar menekan atau mengabaikannya.

READ ALSO

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

2. Tidur yang Cukup dan Teratur

Tidur cukup
ilustrasi:foto/freepik

Hans Selye, pencetus teori stres, menjelaskan pentingnya fase pemulihan tubuh setelah tekanan. Dalam Stress, Shock, and Adaptation in the Twentieth Century (2014), disebutkan bahwa tidur cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon dan kestabilan mental.

Baca juga: Cek Kesehatan Mental Gratis, Begini Caranya!

3. Rutin Berolahraga

William James, tokoh psikologi fisiologis, menekankan hubungan erat antara kondisi fisik dan emosi. Mengutip Evolutionary Psychology: An Introduction (2004), olahraga memicu pelepasan hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati, mengurangi ketegangan, serta memberikan rasa kontrol atas diri.

4. Mengelola Pikiran Negatif

Aaron Temkin Beck, bapak terapi kognitif, dalam Beck’s Cognitive Therapy (2021), menjelaskan bahwa pola pikir keliru menjadi pemicu utama gangguan emosional. Dengan mengenali dan mengubah pikiran negatif otomatis, rasa cemas maupun depresi bisa dikurangi.

5. Membangun Rutinitas Sehat

Menurut B.F. Skinner, tokoh behaviorisme, perilaku sehat terbentuk lewat penguatan kebiasaan positif. Dalam Handbook of Psychology: Personality and Social Psychology (2003), dijelaskan bahwa rutinitas harian yang terstruktur membantu individu merasa lebih aman, mengurangi kecemasan, dan menciptakan stabilitas psikologis.

6. Menjalin Hubungan Sosial yang Positif

Erik Erikson melalui teori perkembangan psikososialnya menegaskan pentingnya membangun hubungan intim yang sehat di masa dewasa. Seperti ditulis dalam Para Psikolog Terkemuka Dunia oleh Ladidlaus Naisaban, dukungan sosial mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menjadi perlindungan emosional saat menghadapi tantangan.

Baca juga: Waktunya Digital Detox! Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental di Era Sosial Media

7. Membatasi Paparan Media Sosial

Batasi Media sosial
Ilustrasi: foto/freepik

Albert Bandura, pencetus teori belajar sosial, dalam The Psychology of Personality (2009) menyebut bahwa manusia cenderung meniru apa yang mereka amati. Media sosial kerap memicu perbandingan sosial negatif. Dengan membatasi penggunaannya, risiko munculnya rasa rendah diri atau cemas bisa ditekan.

8. Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Abraham Maslow melalui teori aktualisasi diri menjelaskan pentingnya waktu untuk refleksi diri. Dalam jurnal Aktualisasi-Diri (2015) oleh Mohamat Hadori, disebutkan bahwa meluangkan waktu untuk diri sendiri membantu individu mencapai potensi tertinggi setelah kebutuhan dasar terpenuhi.

9. Menemukan Makna Hidup

Viktor Frankl, penggagas logoterapi, dalam Viktor Frankl: A Life Worth Living (2006), menyatakan bahwa kehilangan makna hidup menjadi sumber penderitaan psikologis. Dengan menemukan tujuan hidup, seseorang bisa bertahan menghadapi tantangan serta memaknai hidup lebih utuh.

10. Berani Mencari Bantuan Profesional

Sigmund Freud, pelopor psikoanalisis, dalam Psikologi Freud (2019) oleh Calvin Springer Hall, menekankan bahwa mengungkap konflik batin kepada terapis adalah awal pemulihan. Mencari bantuan profesional bukanlah kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk merawat diri secara mental.

Kesimpulan:

Kesehatan mental adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan perhatian serius. Dengan menerapkan 10 cara di atas menurut perspektif psikologi, Anda bisa menjaga keseimbangan hidup, meningkatkan kualitas hubungan sosial, serta mencapai kebahagiaan yang lebih stabil.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maysa Ayu Raddina (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: cara mengatasi strescara menjaga Kesehatan mentalkesehatan mental menurut para ahlikesehatan mental menurut psikologimenjaga keseimbangan emosimental health awarenesspandangan psikolog terkenalpentingnya kesehatan mentalpsikologi kesehatanteori psikologi kesehatan mentaltips kesehatan mental

Related Posts

Hospital Penawar hadirkan paket skrining prostat berbiaya terjangkau bagi pasien asal Indonesia./Foto: Pinterest/Kimberly Getchell
Tugu Sehat

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Senin, 1 Jun 2026
Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Next Post
Paralayang Kota Batu

Target 10 Besar Tercapai, Tapi Paralayang Kota Batu Nihil Emas di Porprov Jatim 2025

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.