Kota Batu, Tugumalang.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu berencana melakukan evaluasi besar-besaran terhadap sejumlah cabang olahraga (cabor) yang belum memenuhi ekspektasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Meski begitu, target Kota Batu masuk 10 besar berhasil tercapai.
Kontingen Kota Batu finis di peringkat ke-7 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, dengan raihan total 33 medali emas, 40 perak, dan 40 perunggu. Hanya terpaut tujuh emas dari target awal yang ditetapkan.
Ketua Umum KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, mengapresiasi perjuangan seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari atlet, pelatih, pengurus KONI, Pemkot Batu, hingga dukungan masyarakat.
“Dari 43 cabor yang diikuti, ada 28 cabor yang berhasil menyumbangkan medali. Namun memang ada beberapa yang harus dievaluasi,” kata Sentot, Rabu (16/7/2025).
Baca juga: Atlet Paralayang Kota Batu Kembali Boyong 2 Medali Emas di Porprov Jatim 2022
Paralayang Kota Batu Gagal Total, Jadi Sorotan KONI
Sentot menyoroti khusus cabang olahraga paralayang, yang selama ini menjadi andalan dan langganan juara umum. Di Porprov Jatim 2025, tim paralayang Kota Batu justru tampil di luar dugaan. Hasil akhir, hanya satu medali perak dan satu perunggu.
“Kami hampir tak percaya. Ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Porprov Jatim. Secara teknis seharusnya tidak ada yang kurang. Atlet dan pelatih punya jam terbang tinggi, bahkan sudah ikut try out di berbagai event,” ujar Sentot.
Ia menegaskan, selama ini KONI menyerahkan sepenuhnya urusan teknis kepada tim pelatih, termasuk pemilihan atlet dan strategi. Menurutnya, kegagalan ini kemungkinan dipengaruhi faktor non-teknis.
Evaluasi Juga untuk E-Sport, Gateball, Bridge
Selain paralayang, beberapa cabor lain seperti e-sport, gateball, dan bridge juga gagal menyumbangkan medali emas. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya.
Meski begitu, KONI dan Pemkot Batu tetap mengapresiasi seluruh atlet yang telah berjuang. Pemerintah Kota Batu telah menyiapkan bonus total Rp3,3 miliar bagi para atlet peraih medali.
Baca juga: Klasemen Akhir Porprov Jatim 2025: Kota Batu Finis 10 Besar dengan 33 Emas
Sentot menjelaskan untuk atlet perorangan peraih emas akan menerima Rp40 juta. Untuk ganda Rp50 juta, beregu bisa menerima Rp60 juta hingga Rp70 juta. Bahkan tim sepak bola putri yang tampil gemilang akan diganjar Rp100 juta.
Tak hanya atlet, setiap pelatih peraih emas juga akan mendapatkan bonus Rp5 juta. Sedangkan cabor peraih emas, perak dan perunggu juga disiapkan bonus tambahan masing-masing Rp3 juta, Rp2 juta dan Rp1 juta.
“Anggaran sudah ready, tinggal proses pencairan. Nanti akan kami serahkan langsung secara simbolis bersama kepala daerah. Pencairan langsung ke rekening masing-masing atlet,” tutup Sentot.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























