Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

7 Fakta Ibu Bunuh Anak dan Gantung Diri di Karangploso

Redaksi by Redaksi
Juli 22, 2023 3:43 pm
in Hukum & Kriminal
Lokasi kejadian seorang ibu bunuh anak dan gantung diri di Karangploso.

Lokasi kejadian seorang ibu bunuh anak dan gantung diri di Karangploso. Foto/dok for TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Warga Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang digegerkan oleh tewasnya ibu dan anak di rumah kontrakan mereka, Jumat (21/7/2023) pagi.

Korban bernama Mujiati (33) ditemukan dalam kondisi gantung diri di dapur rumah, sementara anaknya, Akila Putri (3) tewas dengan luka sayatan di tangannya di dalam kamar.

READ ALSO

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk suami Mujiati, para tetangga, dan pihak-pihak terkait lainnya. Berikut adalah fakta-fakta terkait kasus tersebut berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan pihak kepolisian.

Baca Juga: Perempuan di Kota Malang Gagal Bunuh Diri usai Hubungi Ibunya

1. Bunuh anak lalu bunuh diri

Sebelum membunuh dirinya sendiri, Mujiati membunuh anaknya terlebih dahulu dengan menyayat pergelangan tangan kanan Akila. Pembunuhan ini ia lakukan di dalam kamar tidur dengan menggunakan pisau dapur.

“Dari hasil olah TKP, anak kecil itu disayat (oleh ibunya) di bagian nadi di tangan kanan,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Rizki Saputro.

2. Mujiati lakukan upaya bunuh diri beberapa kali

Mujiati ditemukan gantung diri di dapur rumahnya. Namun, berdasarkan olah TKP, ia diketahui mencoba melakukan upaya bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangan kirinya. Meski darah telah keluar banyak, namun Mujiati tidak meninggal.

Ia kemudian mencoba gantung diri di kamar tidur dengan menggunakan tali dan sobekan gorden. Namun, karena jaraknya dengan lantai terlalu pendek, ia pindah di dapur. Di sana, ia mengikat kain jarit ke kayu atap dengan menaiki kulkas yang diberi bangku kecil.

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Ibu oleh Anak Kandungnya di Gondanglegi, Cekcok Sehari Sebelum Kejadian

3. Rumah dalam kondisi terkunci dari dalam

Menurut Wahyu, rumah dan jendela korban dalam kondisi terkunci saat kejadian. Warga pun harus membobol rumah tersebut agar bisa masuk ke dalam.

“Kondisi rumah dalam keadaan rapi. Jendela dan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Barang-barang berharga tidak ada yang hilang. Handphone dan BPKB masih ada,” tutur Wahyu.

4. Ditemukan catatan utang dengan total Rp 8 juta

Saat memeriksa rumah korban, polisi menemukan buku catatan utang dengan total sebesar Rp 8 juta. Wahyu belum bisa mengambil kesimpulan apakah korban berutang ke satu pihak atau lebih. Akan tetapi, di buku tersebut, ia menemukan beberapa fotokopi KTP, baik fotokopi KTP korban maupun orang lain.

“Ini sesuai dengan (kesaksian) tetangga, beberapa hari (korban) memang didatangi penagih utang,” ujar Wahyu.

5. Sehari-hari berjualan makanan ringan

Semasa hidupnya, Mujiati berkegiatan sebagai pedagang dengan menjual makanan ringan di rumahnya. Makanan ringan tersebut dibanderol dengan harga murah, yaitu Rp 1.000 dengan menyasar pembeli anak-anak kecil yang ada di kampung tersebut.

6. Suami berada di Probolinggo

Dua minggu sebelum kejadian, suami Mujiati pergi ke Probolinggo dengan membawa putrinya, Akila. Seminggu kemudian, Mujiati menyusul mereka ke Probolinggo dan membawa Akila kembali ke rumahnya yang berada di Karangploso.

Terkait dugaan ada masalah keluarga, Wahyu mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan. “Kami belum identifikasi adanya dugaan masalah keluarga, kami masih penyelidikan,” kata Wahyu.

7. Tidak ditemukan surat wasiat

Dari hasil olah TKP, polisi tidak menemukan surat wasiat ataupun catatan lainnya. Oleh karena itu, Wahyu mengatakan pihaknya tidak bisa langsung menyimpulkan apa yang menyebabkan Mujiati melakukan perbuatan tersebut.

Dugaan sementara, Mujiati merasa tertekan karena utang yang ia miliki. “Analisa kami untuk sementara (peristiwa ini) dilatarbelakangi faktor ekonomi,” tutup Wahyu.

Disclaimer: Tulisan ini tidak untuk menginspirasi siapapun untuk melakukan bunuh diri. Jika Anda merasakan stress dan ada keinginan bunuh diri, segerah berkonsultasi dengan psikolog terdekat.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangBerita Malang Terkinibunuh diriIbu Bunuh AnakIbu gantung diri

Related Posts

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang
Hukum & Kriminal

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Senin, 12 Okt 2026
Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta
Hukum & Kriminal

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

Rabu, 7 Okt 2026
Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia
Hukum & Kriminal

Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia

Senin, 5 Okt 2026
Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong
Hukum & Kriminal

Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong

Senin, 5 Okt 2026
Maling Motor di Buring Kota Malang Ditangkap Saat Hendak Gadaikan Hasil Curian
Hukum & Kriminal

Maling Motor di Buring Kota Malang Ditangkap Saat Hendak Gadaikan Hasil Curian

Sabtu, 3 Okt 2026
Polisi Ungkap 10 Kasus Penipuan Motor, Pelaku Ditangkap Usai Sasar Kakek Penjual Es Krim
Hukum & Kriminal

Polisi Ungkap 10 Kasus Penipuan Motor, Pelaku Ditangkap Usai Sasar Kakek Penjual Es Krim

Jumat, 2 Okt 2026
Next Post
Asisten Pelatih Arema FC, I Putu Gede pamit hengkang.

I Putu Gede Pamit Hengkang dari Arema FC

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.