Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Waspada! Penyakit Demam Berdarah di Kota Batu pada 2024 Capai 36 Kasus, 1 Balita Meninggal Dunia

Redaksi by Redaksi
Februari 25, 2024 7:50 am
in News
Kasus demam berdarah

Ilustrasi nyamuk aedes aegepty penyebab wabah demam berdarah. Foto:

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Warga Kota Batu, Jawa Timur diimbau waspada dan meningkatkan kesehatannya. Pasalnya, angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 36 kasus hingga di bulan Januari 2024. 1 kasus diantaranya menyebabkan balita meninggal dunia.

Data yang disebutkan Dinas Kesehatan Kota Batu, dari 36 kasus tersebut terdiri dari Demam Dengue (DD) sebanyak 34 kasus dan kasus Dengue Shock Syndrome (DSS) sebanyak 2 kasus. 1 diantaranya seorang balita bahkan meninggal dunia.

READ ALSO

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Plt Kepala Dinkes Kota Batu Aditya Prasaja membenarkan angka kasus DBD tahun ini mencapai 36 kasus. Tahun ini, angka DBD paling banyak terjadi di Kecamatan Batu sebanyak 28 kasus.

Lalu, di Kelurahan Temas ada 14 kasus dengan DSS 2 kasus. 1 kasus diantaranya bahkan menyerang balita usia 4 tahun hingga meninggal dunia dengan diagnosa DSS.

Begitu juga di Kelurahan Sisir ada 2 kasus, Desa Sidomulyo 1 kasus, Desa Oro-Oro Ombo 3 kasus, Kelurahan Ngaglik, 3 kasus, Desa Sumberejo 2 kasus dan Desa Pesanggrahan 1 kasus.

Baca Juga: Tingginya Kasus Demam Berdarah di Musim Hujan, Ini Imbauan Dinkes Kabupaten Malang

Kemudian di Kecamatan Junrejo ada 7 kasus dengan rincian 2 kasus di Desa Tlekung, 4 kasus di Desa Junrejo ada 4 kasus dan 1 kasus di Desa Pendem.

”Pegang rekor itu Kecamatan Batu karena rata-rata daerah pemukiman padat ya. Lalu, di Kecamatan Bumiaji ini pecah telur, ada 1 kasus di Desa Gunungsari, biasanya gak pernah ada,” terang Adit, Minggu (25/2/2024).

Adit menjelaskan meledaknya kasus DBD di tahun 2024 ini terjadi akibat kurangnya kewaspadaan masyarakat menjaga lingkungan sekitar mereka. Nyamuk jenis aedes aegepty ini berkembang biak di kubangan air jernih.

”Selama ada air berkubang, entah di ember atau di pot-pot kecil, jentik air akan selalu berkembang biak. Fogging (pengasapan) bukan solusi. Jadi, upaya memutus siklus tumbuh kembang biaknya jentik nyamuk ini yang harus dimasifkan,” jelasnya.

Sebab itulah dalam gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak nanti tidak dilakukan dalam bentuk fogging, melainkan kerja bakti untuk mendeteksi tempat-tempat berkembangnya jentil nyamuk.

”Misal memang untuk menanam, sebaiknya airnya diganti terus secara berkala agar tidak menjadi sarang nyamuk. Jadi nanti pada PSN nanti bukan fogging, karena itu tidak menyelesaikan masalah,” katanya.

Baca Juga: Waspada Demam Berdarah di Musim Pancaroba

Di sisi lain, Dinkes akan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) berkoordinasi dengan contact person rumah sakit agar data kasus DBD maupun DD bisa segera diperoleh untuk mendukung PE.

“Dilakukan PE ini untuk memutus rantai penyebaran kasus DBD dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pemberantasan sarang nyamuk,” tegasnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: DBDdemam berdarahDemam berdarah di Kota BatuDinkes Kota BatuPasien demam berdarah di Kota Batu

Related Posts

Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Gus IQdam
News

Gus Iqdam Bakal Isi Pengajian di Stadion Gajayana Kota Malang Peringati Hari Bhayangkara

Senin, 1 Jun 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Senin, 1 Juni 2026 diperkirakan dominan berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Senin, 1 Jun 2026
PEsantren Cabul
News

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Minggu, 31 Mei 2026
Satlantas Polres Malang
News

Satlantas Polres Malang Bekali 80 Warga Lewat Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

Minggu, 31 Mei 2026
Next Post
korem

Kolonel Inf Setyo Wibowo Resmi Jabat Komandan Korem 083/Bdj Gantikan Brigjen TNI Jamaludin

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.