Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Viral Pengakuan Talent Saat Syuting Konten Sumpah Pocong, Diduga Alami Pelecehan Seksual

Redaksi by Redaksi
Februari 6, 2026 3:33 pm
in Hukum & Kriminal
Ilustrasi pelecehan seksual dalam kasus sumpah pocong. Foto: pixabay.com/Alexas fotos

Ilustrasi pelecehan seksual dalam kasus sumpah pocong. Foto: pixabay.com/Alexas fotos

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setidaknya dua orang talent mengungkapkan pengalaman mereka mengikuti syuting konten sumpah pocong yang berlokasi di sebuah pondok pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Pengakuan pertama diunggah pada Senin (2/2/2026) oleh SN, warga Kabupaten Banyuwangi yang menetap di Kota Batu. Ia mengaku mendapatkan tawaran pekerjaan di sebuah pondok pesantren.

READ ALSO

Cekcok, Seorang Pria Bacok Pengunjung Warung Seafood di Singosari

Gadis di Kota Malang Diduga Diperkosa Teman Saat Tidur, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Awalnya ia mengira tawaran tersebut adalah sesi foto untuk konten makeup artist (MUA) yang sedikit berbeda dari biasanya karena ia diminta untuk akting. Tanpa ambil pusing, ia pun menerima tawaran tersebut.

Baca Juga: Atasi Trauma dan Stigma, Aplikasi “Miracle” Bantu Remaja Penyintas Pelecehan Seksual Pulih Mandiri

“Aku kira kayak photoshoot MUA tapi ada aktingnya. Aku kira take shoot (syuting) sekalian sama akting, jadi aku nggak nanya,” tulis SN dalam unggahannya di akun Instagram.

Sesampainya di lokasi, ia menemukan beberapa kejanggalan. Salah satunya adalah tak ada perempuan di lokasi syuting. Ia pun merasa lokasinya tidak wajar karena merupakan tempat penyembelihan hewan.

Kejanggalan berikutnya, ia mendapat banyak pertanyaan dari asisten seorang gus atau pengasuh pondok pesantren). SN kemudian disuguhi susu coklat dan merasa aneh setelah meminum suguhan tersebut.

“Yang awalnya aku nggak percaya sihir, seketika aku percaya,” ungkapnya.

Ia kembali mengungkapkan beberapa hal yang menurutnya tidak masuk akal, seperti kertas yang kembali utuh setelah dibakar, menebak tanggal lahir dengan tepat, dan meramal SN akan mendapat kesialan di masa depan.

Tak sampai di situ, asisten gus meminta SN untuk menghadap langsung pada gus dan menanyakan apa yang diinginkan oleh gus itu. Saat menghadap gus yang tidak disebutkan namanya tersebut, SN mendapat tawaran dzikir untuk menangkal ramalan yang buruk.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Persada Hospital Malang, 3 Korban Baru Muncul

Namun, untuk mendapatkan dzikir penangkal, SN harus melakukan apa yang diperintahkan oleh gus. Salah satunya adalah memijit kaki gus tersebut.

Meski menuruti permintaan gus, SN memutar otak agar bisa kabur dari sana. Ia pun berpura-pura ngantuk dan tertidur.

“Beliau sepertinya merasa di-PHP (diberi harapan palsu) karena aku nggak melayani beliau,” kata SN.

Saat berpura-pura tidur, ia mendengar si gus kesal. SN kemudian dibangunkan oleh seorang asisten dan ia berhasil kabur dari lokasi.

Hal serupa juga diungkapkan seorang talent berinisial R yang pernah mendapatkan tawaran pekerjaan di sebuah tempat yang ada di Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Penawaran pekerjaan yang ia terima kurang rinci, namun ia tidak menaruh curiga.

Hingga akhirnya ia merasa ada banyak hal yang janggal. Salah satunya adalah jalan cerita yang berubah-ubah dan ia pun merasa ceritanya tidak masuk akal.

Saat istirahat, ia mendapat beberapa pertanyaan dari asisten gus. Di antaranya sudah punya pacar atau belum, gajinya berapa, mau atau tidak jadi partner si gus.

R mengaku dirinya diiming-imingi uang agar mau bekerja untuk gus. Namun, R dengan tegas menjawab tidak bisa memutuskan di hari itu juga.

Karena merasa tidak nyaman, ia mencari cara agar bisa kabur dari lokasi tersebut. Menurutnya syuting memakan waktu terlalu lama dan ia menolak untuk melakukan sumpah pocong yang merupakan bagian dari konten.

“Aku (berperan) sebagai sekretaris diminta sumpah pocong karena tidak mau mengakui kesalahan. Aku spontan ganti cerita. Aku bilang kalau aku sekretaris yang jahat. Aku mengakui kesalahan, jadi aku nggak usah sumpah pocong,” tulis R dalam akun Instagram-nya, Selasa (3/2/2026).

R kemudian mengunggah video pada Rabu (4/2/2026) untuk menjelaskan bahwa ia tidak sampai mendapatkan pelecehan seksual dari gus yang dimaksud. Akan tetapi, gus tersebut sempat menawari bantuan pada R yang kesulitan berbaring karena dalam masa pemulihan usai mengalami patah tulang.

Dalam unggahannya R memberikan beberapa petunjuk terkait gus ini. Di antaranya memiliki dua juta subscriber di YouTube dan jutaan followers di Tiktok.

Ia juga mengaku mendapatkan banyak pesan dari perempuan-perempuan yang mengalami kejadian serupa. Mereka tidak berani berbicara atau melapor karena tidak memiliki bukti yang kuat.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: konten sumpah pocongpecelehan seksualponpes kabupaten malangponpes malangsumpah pocong

Related Posts

Ilustrasi pembacokan di Singosari. Foto: ilustrasi AI
Hukum & Kriminal

Cekcok, Seorang Pria Bacok Pengunjung Warung Seafood di Singosari

Sabtu, 30 Mei 2026
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, menjelaskan soal gadis yang diduga diperkosa temannya. (Foto/M Sholeh)
Hukum & Kriminal

Gadis di Kota Malang Diduga Diperkosa Teman Saat Tidur, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Sabtu, 30 Mei 2026
Ilustrasi pencurian kotak amal. Foto: ilustrasi AI
Hukum & Kriminal

Gasak Kotak Amal Masjid Tiga Kali, Pria di Lawang Ditangkap Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026
Pedagang ayam bacok pedagang pasar
Hukum & Kriminal

Pedagang Ayam di Pasar Madyopuro Malang Bacok 2 Karyawan Usai Cekcok Soal Ceker Rp 5 Ribu

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi seorang pria ancam pengguna jalan menggunakan senjata tajam. Foto: AI
Hukum & Kriminal

Polisi Amankan Pria Bersenjata Tajam yang Resahkan Pengguna Jalan di Sumberpucung Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Ilustrasi bawa kabur motor. Foto: Freepik
Hukum & Kriminal

Bawa Kabur Motor Modus Kenalan di Telegram, Polisi Bekuk Sejoli Asal Kendari di Kota Batu

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Gus Idris (tengah) didampingi kuasa hukumnya, Guntur Putra Abdi Wijaya (kanan). Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Gus Idris Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual Saat Syuting Konten Sumpah Pocong yang Viral di Medsos

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.