Tuesday, July 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Atasi Trauma dan Stigma, Aplikasi “Miracle” Bantu Remaja Penyintas Pelecehan Seksual Pulih Mandiri

Redaksi by Redaksi
September 18, 2025 7:32 pm
in Advertorial
Ilustrasi aplikasi "Miracle". Foto/dok

Ilustrasi aplikasi "Miracle". Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Di tengah meningkatnya fenomena pelecehan seksual di kalangan remaja dan dampak traumatis yang mengikutinya, sebuah penelitian terbaru memberikan secercah harapan.

Intervensi yang mengombinasikan konseling kelompok Cognitive Behavioral dengan dukungan aplikasi self-help “Miracle” terbukti efektif secara signifikan dalam menguatkan kondisi psikologis dan resiliensi remaja penyintas.

READ ALSO

Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul Tekankan Empati dan Integritas

ParagonCorp dan ITB Revitalisasi 360° Dome Theater Museum ITB

Penelitian ini hadir sebagai jawaban atas tantangan berat yang dihadapi para penyintas. Selain berjuang dengan trauma yang mengubah perilaku dan memengaruhi seluruh aspek kehidupan, mereka juga kerap menghadapi diskriminasi dan stigma negatif dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Dokter AY Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual, Laporkan QAR atas Pencemaran Nama Baik

Situasi ini sering kali membuat mereka enggan mencari bantuan profesional. “Kami melihat ada kebutuhan mendesak untuk menciptakan layanan yang tidak hanya aman, tetapi juga mudah diakses dan berkelanjutan bagi para penyintas,” ujar Prof. Dr. Arbin Janu Setiyowati, M.Pd., Ketua tim peneliti dari Universitas Negeri Malang.

Ilustrasi aplikasi "Miracle". Foto/dok
Ilustrasi aplikasi “Miracle”. Foto/dok

“Tujuannya adalah memberdayakan mereka untuk bisa menolong diri sendiri, bahkan setelah sesi konseling formal berakhir,” lanjutnya.

Intervensi dalam penelitian ini dilakukan melalui lima sesi konseling kelompok dengan pendekatan cognitive behavior,  pendekatan konseling yang berfokus pada perubahan pola pikir dan perilaku negatif.

Baca Juga: Vokasi UMM Kembangkan Aplikasi Deteksi Dini Anemia Melalui Citra Konjungtiva Mata

Unsur inovatifnya terletak pada penggunaan aplikasi “Miracle” sebagai tugas antar sesi dan pasca-konseling. Aplikasi “Miracle” dirancang sebagai alat bantu mandiri (self-help) yang ramah pengguna, dengan empat fitur utama untuk mendukung proses pemulihan, yaitu:

  1. Latihan Regulasi Emosi: latihan yang dikembangkan dengan berbasis cognitive behavior untuk membantu mengelola stres dan pemicu trauma.
  2. Journaling Pribadi: ruang aman bagi penyintas untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran tanpa dihakimi.
  3. Meditasi Terpandu: relaksasi untuk menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan.
  4. Tombol Bantuan Profesional: menghubungkan penyintas secara langsung dengan konselor terpercaya jika membutuhkan bantuan darurat.

“Kombinasi antara interaksi kelompok yang suportif dan alat digital yang personal ini menciptakan ekosistem pemulihan yang kuat. Di dalam kelompok, mereka merasa tidak sendiri. Melalui aplikasi, mereka belajar mengelola emosi secara mandiri kapan pun dan di mana pun,” tambah Prof. Dr. Arbin Janu Setiyowati, M.Pd.

Hasil penelitian menunjukkan perubahan yang positif. Setelah menjalani lima kali sesi dan dengan memanfaatkan aplikasi “Miracle”, para partisipan menunjukkan peningkatan skor resiliensi yang signifikan.

Di mana resiliensi merupakan kemampuan untuk bangkit kembali dari kesulitan, sehingga kunci utama bagi pemulihan jangka panjang.

Peningkatan ini mengindikasikan bahwa para remaja penyintas tidak hanya merasa lebih baik secara emosional, tetapi juga lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup, kembali beraktivitas normal, dan melanjutkan masa depan mereka dengan optimisme.

Salah seorang partisipan (identitas dirahasiakan) mengungkapkan, “Awalnya sulit untuk percaya lagi pada siapa pun. Tapi melalui sesi kelompok dan latihan di aplikasi, saya belajar bahwa perasaan saya valid dan saya punya kekuatan untuk mengendalikannya.

Aplikasi ini seperti teman yang selalu ada.” Keberhasilan model intervensi ini menawarkan sebuah solusi inovatif yang dapat diadopsi lebih luas.

Pemanfaatan teknologi digital tidak hanya mengatasi hambatan geografis dan stigma, tetapi juga memberikan alat praktis yang memperkuat efek terapi dan mendorong kemandirian penyintas dalam perjalanan pemulihan mereka.

Tentang Penelitian:

Penelitian ini dilakukan oleh Tim peneliti  dari Universitas Negeri Malang, yang diketuai oleh Prof. Dr. Arbin Janu Setiyowati, M.Pd, untuk mendukung kesehatan mental remaja di Indonesia.

Hasil ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan layanan kesehatan mental yang lebih inklusif dan efektif di era digital.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis UM

Editor: Herlianto. A

Related Posts

Rapat Konsolidasi dan Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat
Advertorial

Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul Tekankan Empati dan Integritas

Monday, 6 Jul 2026
Kolaborasi ParagonCorp Revitalisasi 360° Dome Theater Museum ITB
Advertorial

ParagonCorp dan ITB Revitalisasi 360° Dome Theater Museum ITB

Monday, 6 Jul 2026
ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan
Advertorial

ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan

Monday, 6 Jul 2026
Paspor Minggu Ceria, Komitmen Imigrasi Malang Berikan Layanan Publik Adaptif dan Dekat dengan Masyarkat
Advertorial

Paspor Minggu Ceria, Komitmen Imigrasi Malang Berikan Layanan Publik Adaptif dan Dekat dengan Masyarkat

Monday, 6 Jul 2026
Investasi Emas Pegadaian Malang Makin Diminati, Cicilan hingga Tabungan Emas Jadi Pilihan
Advertorial

Investasi Emas Pegadaian Malang Makin Diminati, Cicilan hingga Tabungan Emas Jadi Pilihan

Saturday, 4 Jul 2026
Dukung Pemulihan Fasilitas Pendidikan, Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo
Advertorial

Dukung Pemulihan Fasilitas Pendidikan, Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo

Saturday, 4 Jul 2026
Next Post
Talk show anti pelecehan seksual di Stasiun Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

KAI Kampanyekan Gerakan Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.