Tugumalang.id – Universitas Al Qolam Malang menggelar wisuda bagi hampir 200 mahasiswa pada Sabtu (30/5/2026) pagi. Prosesi wisuda yang berlangsung di halaman kampus tersebut menjadi salah satu wisuda dengan jumlah lulusan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Rektor Dr. KH. Muhammad Adib mengungkapkan bahwa tingginya jumlah lulusan menunjukkan semangat mahasiswa untuk menyelesaikan studi semakin meningkat. Bahkan, jumlah peserta wisuda kali ini membuat pelaksanaan di auditorium tidak lagi memungkinkan.
Baca Juga: Pelantikan Raya Universitas Al Qolam Malang, Era Baru Wujudkan Generasi Adaptif
“Alhamdulillah Al Qolam tiap tahun wisuda dua kali. Dan sepertinya sudah mulai tidak cukup dua kali. Semangat para mahasiswa untuk lulus di tahun ini luar biasa,” ujarnya sangat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, Adib juga berpesan kepada para wisudawan agar menjadikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan sebagai anugerah sekaligus amanah. Ia menekankan bahwa ilmu harus diterapkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Ilmu itu juga ujian, maksudnya adalah sejauh mana ilmu itu membuat kita tidak sombong, merasa itu hasil jerih payah sendiri. Padahal ilmu itu adalah anugerah dari Allah melalui guru-guru,” tuturnya.
Baca Juga: Universitas Al-Qolam Malang, Kampus Pesantren yang Buka Peluang Santri Kuliah Tanpa Boyong
Sementara itu, Sekretaris Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IV Surabaya, Dr. KH. M. Hasan Ubaidillah, mendorong para lulusan untuk mengembangkan pola pikir kritis dalam memahami berbagai persoalan, termasuk dalam kajian sejarah Islam.
Ia menegaskan, mahasiswa harus mampu menelaah dan membuktikan keberadaan tokoh-tokoh historis melalui berbagai sumber dan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

“Sebagai mahasiswa dan wisudawan, (kalian) harus bisa melacak tokoh-tokoh historis dan membuktikan mereka nyata dan ada,” ujar Hasan.
Ia mencontohkan sosok Nabi Ibrahim yang dapat ditelusuri melalui berbagai sumber sejarah. Menurutnya, kajian terhadap referensi sejarah menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim hidup sekitar 2.500 tahun sebelum Masehi di kawasan Mesopotamia yang kini menjadi bagian dari Irak.
Kegiatan wisuda ini menjadi momen bagi para lulusan untuk merayakan kerja keras mereka dalam menuntut ilmu di Universitas Al Qolam Malang. Para wisudawan diharapkan bisa mampu mengamalkan ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab, berpikir kritis, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























