Malang, Tugumalang.id – Sebanyak 150 siswa baru SMA Nasional (Smanas) Malang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 dengan cara berbeda. Mereka tidak hanya mengikuti kegiatan di sekolah, tetapi juga dibawa ke Kampus 2 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk mengenal berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan di lingkungan kampus.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa melihat langsung beragam fasilitas dan hasil riset, mulai sistem pemantau ketinggian air sungai, robot penyortir barang, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Kegiatan itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi karena SMA Nasional Malang dan ITN Malang berada di bawah naungan yayasan yang sama, yakni Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN) Malang.
Baca juga: Sengit! 16 Tim Robotik Adu Cepat di ITN Malang Demi Borong Beasiswa DPP 100 Persen
Wakil Rektor 3 ITN Malang Dr. Hardianto, ST., MT. menyambut kedatangan para siswa. Dia berharap masa sekolah dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar dan mengembangkan diri.
“Mumpung kalian masih kelas 1, nikmati masa-masa sekolah ini. Belajar yang rajin biar sukses. Nanti kalian akan sering terlibat di kegiatan ITN Malang, begitu juga sebaliknya. Karena kita satu yayasan, kalau nanti lulus dan lanjut kuliah di ITN Malang, kalian otomatis dapat diskon khusus,” ujarnya.
Kepala SMA Nasional Malang Soni Syarifuddin, S.Pd. mengatakan, pelaksanaan MPLS di lingkungan kampus teknik sengaja dipilih agar siswa memperoleh gambaran lebih awal mengenai dunia pendidikan tinggi sekaligus memotivasi mereka melanjutkan kuliah.
“Kalau saya dulu tidak kuliah, saya tidak akan jadi guru. Syarat jadi dokter pun harus kuliah. Pendidikan itu adalah senjata utama untuk mengubah nasib, seperti yang dikatakan Nelson Mandela. Kesuksesan itu diukur dari seberapa banyak perjuangan kalian. Tidak hanya butuh ilmu, tapi juga kesabaran dan pengorbanan,” katanya.
MPLS tahun ini juga disusun dengan konsep berbeda. Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, sekolah menilai materi yang diterima siswa saat kegiatan sering cepat terlupakan setelah mereka pulang.
Karena itu, setiap kelompok yang didampingi pengurus OSIS dan guru pendamping mendapat tugas menyusun diagram alur konversi energi matahari menjadi energi listrik. Keaktifan siswa selama mengikuti tur laboratorium juga menjadi bagian dari penilaian.
Sebelum berkeliling laboratorium, para peserta memperoleh pembekalan dari Ketua LP2MB ITN Malang Adhy Ariyanto, ST., MT. Selanjutnya mereka mengunjungi Laboratorium Teknik Elektro S-1, meliputi Laboratorium Otomasi, Energi Baru Terbarukan (EBT), Konversi Energi Elektrik, Jaringan Distribusi, serta melihat sistem PLTS off grid dan on grid.
Berbagai teknologi yang diperlihatkan menarik perhatian para siswa. Bagas Bayu Prasetio mengaku paling tertarik dengan Simonas (Sistem Monitoring Ketinggian Air Sungai).
“Alat ini keren banget, bisa memantau ketinggian aliran sungai,” ujarnya.
Simonas mampu memantau tinggi muka air di lima titik secara real time. Saat ketinggian air melampaui batas, data dikirim melalui ThingSpeak dan notifikasi mitigasi diteruskan ke Telegram menggunakan jaringan LoRa (Long Range).
Baca juga: ITN Malang dan SMK PGRI Singosari Teken MoU, Siswa Dapat Akses Laboratorium dan Sertifikasi
Sementara itu, Avrlionesta Caesar yang memilih SMA Nasional karena program kelas atlet sepak bola justru tertarik pada mesin konveyor penyortir barang. Peralatan tersebut dapat memisahkan logam dan nonlogam secara otomatis menggunakan sensor proximity dan solenoid.
Berbeda dengan keduanya, Kevin Rahardian Ramadhan memilih trafo sebagai objek yang paling menarik. Menurutnya, proses pemeliharaan trafo membutuhkan ketelitian tinggi karena kesalahan kecil dapat berakibat fatal. Selain itu, dia juga mengaku penasaran dengan dunia teknik mesin.
Kunjungan ke Kampus 2 ITN Malang menjadi bagian dari pengalaman awal siswa mengenal lingkungan sekolah sekaligus dunia teknologi. Melalui kegiatan tersebut, mereka memperoleh gambaran mengenai berbagai bidang yang dapat menjadi pilihan setelah lulus dari SMA.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
editor: jatmiko































