Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan

Redaksi by Redaksi
Agustus 30, 2026 7:02 pm
in Advertorial, News
Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jombang, Tugumalang.id – Pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI). Pesantren juga harus menjadi pusat ilmu pengetahuan dan kemajuan.

Hal itu ditegaskan Dewan Pembina Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) sekaligus Menko Pemberdayaan Masyarakat RI Dr HC Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin dalam Pelatihan Transformasi Pesantren Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Ekonomi Digital di Aula Nyai Hj Nur Khodijah MTsN 4 Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang, Jumat (28/8/2026).

READ ALSO

Momen Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Malang Tingkatkan Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Kota Malang

Penerbangan ke Jeddah dan Madinah Normal, CEO Chatour Travel Minta Jamaah Umrah Tetap Tenang

“Kita harus betul-betul memahami (teknologi AI) dan mempelajarinya. Hari ini tidak ada satu pun yang tidak belajar. Semua belajar. Bahkan para ahli juga belajar,” kata Gus Muhaimin.

Pelatihan tersebut diselenggarakan FPTP bekerja sama dengan Google, Kaizen, Sae Karya Sejahtera, dan didukung penuh oleh BRI.

Pelatihan sehari penuh itu bertujuan meningkatkan pemahaman dan literasi digital SDM pesantren mengenai konsep dan pemanfaatan AI. Selain itu, membangun kesiapan SDM pesantren dalam menghadapi perkembangan teknologi AI.

Baca juga: Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Tidak kalah penting, kegiatan tersebut bertujuan mendukung terwujudnya pesantren yang adaptif, komunikatif, dan kompetitif tanpa meninggalkan identitas, ciri khas, serta tradisi pesantren.Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan Dan Kemajuan 34

“Pelatihan AI dan ekonomi digital harus terus-menerus dilakukan. Bisa jadi para pencipta AI sudah memprediksi dan mendesain. Mengeluarkannya dicicil, sementara pesantren korban cicilannya. Kalau lihat film-film Amerika, sejak tahun 1970-an, semua sudah ada,” ujar Gus Muhaimin.

“Mestinya pesantren tahu lebih dulu. Akhirat itu kan pesantren lebih dulu tahu. Ada Bu Nyai ceramahnya sangat bagus, ternyata saat ditanya, mengaku pakai chatgpt. Fintech itu juga melebihi apa yang kita bayangkan. Saya ketika ditanya, apa yang bisa dibanggakan dari Indonesia, saya jawab salah satunya qris,” ujar Gus Muhaimin.

“Pesantren bukan sekadar ngaji, tapi harus diletakkan sebagai pusat ilmu pengetahuan, dan pusat kemajuan. Perencanaan pesantren sebagai pusat ilmu pengetahuan dan perekonomian itu sudah direncanakan sejak awal dulu zaman Mbah Hasyim dan Mbah Bisri,” lanjut Gus Muhaimin.

“Terimakasih pada FPTP. Lembaga ini lahir dari hasil keprihatinan situasi pesantren. Maka harus ada reformasi dengan melakukan kesungguhan percepatan. Bahkan kemajuan fisik sekalipun tidak menjamin tidak adanya ketertinggalan itu. Semoga FPTP terus mendorong percepatan transformasi pesantren ini,” ujar Gus Muhaimin.

FPTP Dorong Pesantren Beradaptasi

Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan Dan Kemajuan 65Direktur FPTP KH Saifullah Ma’shum mengatakan AI merupakan instrumen untuk memberdayakan santri maupun pengurus pesantren.

“Di tengah-tengah forum muktamar, kita ikut memikirkan nasib pesantren 10 hingga 20 tahun yang akan datang. Jika semua yang hadir di sini diberi asupan yang baik-baik, baik terkait metodologi, sistem, dan pemanfaatan teknologi digital, insyallah masa depan pesantren akan lebih baik,” ujarnya.

“FPTP adalah sebuah forum agar ke depan pesantren di tengah keroyokan beragam ideologi pendidikan modern, mampu bertahan dan beradaptasi. Dua tahun terakhir terjadi kemerosotan animo masyarakat memasukkan anaknya ke pesantren karena ada framing negatif kekerasan seksual, dan diviralkan kelompok yang sejak awal tidak rela pesantren menjaga moral bangsa. Berhasil mereka mem-framing itu,” ujar Kiai Saifullah Ma’shum.Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan Dan Kemajuan 50

“Hari ini kita belajar bagaimana mengimbangi framing itu. Allah sudah berfirman soal teknologi: jika kita ingin menembus batas langit dan bumi, maka harus punya ilmunya. Saya yakin kita sudah menggunakan AI. Tapi pertanyaannya: apakah kita sudah profesional dan bertanggung jawab?” lanjut Kiai Saifullah.

“Bapak-Ibu kami undang agar memahami bagaimana sikap kita terhadap AI. Kita sebetulnya menghadapi gelontoran informasi yang banyak sekali yang tidak jelas. Allah berfirman: ketika engkau memviralkan berita, padahal belum dicek, recheck, kroscek, tiga hal ini, kemudian menyebarkan, itu kata Allah besar risiko, dampak, dan dosanya, fahuwa ’indallahi ’adziim. Jangan dianggap sepele medsos dan AI,” ujar Kiai Saifullah.

Ada dua narasumber dalam kegiatan tersebut, yakni Rizqika Alya Anwar, Master Trainer AI Ready ASEAN dan Project Officer Kaizen Collaborative Impact, serta Andi Taru, CEO Educa Studio, Gamelab and Co-Founder PesantrenMandiri.id.

Rizqika mengatakan program AI Ready ASEAN tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh negara ASEAN.

“AI atau akal imitasi bisa digunakan untuk banyak hal. Ada chatgpt, gemini, meta, deepseek, grok, itu semua AI generatif. Ada juga AI Rekomendasi, yakni AI yang memberi rekomendasi, misalnya soal produk yang mau dibeli, hingga iklan yang muncul akibat kita memberi akses audio. Ada pula AI Prediksi, misalnya AI yang memprediksi kemacetan jalan,” ujar Rizqika.

“Diella, adalah Perdana Menteri Albania dari AI, yang menjanjikan lelang publik akan 100 persen bebas korupsi dan setiap dana publik 100 persen transparan. Dengan berbagai perkembangan teknologi, kita harus sadar bahwa AI hanya tools, dia tidak bisa mengganti peran. AI tidak akan pintar kalau kita tidak pintar. AI tidak akan mengerti kalau kita sendiri tidak ngerti. Kita harus bisa menyesuaikan. AI tergantung siapa yang menggunakannya. AI bisa cepat, tapi manusia yang bisa bijak,” ujar Rizqika.Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan Dan Kemajuan 1

Sementara itu, Andi Taru sebagai pemateri berikutnya mengenalkan Sandaya (Pesantren dan Santri Berdaya), yakni program kerja sama FPTP dengan Educa Group untuk penguatan ekonomi digital pesantren.

“Medsos itu sebenarnya tidak gratis, tapi kita bayar dengan waktu yang kita habiskan. Bagaimana cara dapat duitnya? Ketika aplikasi digunakan, akan muncul iklan. Nah iklan inilah yang membayar,” ujar Andi.

Menurut Andi, konten yang dibuat sebaiknya memberikan manfaat.

“Jika kita mengonsumsi konten yang tidak bagus, FYP, konten itu yang akan naik terus. Itu prinsip dasar ekonomi digital. Semangatnya adalah bagaimana pesantren bisa menjadi kekuatan ekonomi yang benar-benar kuat,” ujar Andi.

Peserta pelatihan merupakan para pengasuh pesantren, mulai dari kiai, gus, bu nyai, ning, serta para aktivis organisasi maupun santri dari berbagai ponpes di Jombang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Panitia Muktamar NU

editor: jatmiko

Tags: AIArtificial Intelligenceekonomi digitalFPTPGus MuhaiminJombangPesantrenTeknologi AItransformasi pesantren

Related Posts

PLN UP3 Malang berkunjung ke Kejaksaan Negeri Kota Malang. Foto/dok
Advertorial

Momen Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Malang Tingkatkan Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Kota Malang

Rabu, 14 Okt 2026
CEO Chatour Travel, H Muhibbin Billah. Foto: dok.
Advertorial

Penerbangan ke Jeddah dan Madinah Normal, CEO Chatour Travel Minta Jamaah Umrah Tetap Tenang

Rabu, 14 Okt 2026
Kepala Pegadaian Cabang Malang, Mulyono Edy Susanto bersama jajaran dan tim Pegadaian Malang (M Sholeh)
Advertorial

Masyarakat Kian Melek Investasi, Ada yang Cicil Emas Seberat 2 Kilogram di Pegadaian Malang

Rabu, 14 Okt 2026
Program literasi emas kepada masyarakat yang dilangsungkan Pegadaian Malang (dok.)
Advertorial

Pegadaian Malang Buka Literasi Emas Setiap Sabtu, Masyarakat Bisa Belajar Investasi

Rabu, 14 Okt 2026
Para finalis Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat 2026. Foto/dok
Advertorial

6.450 Siswa Ikuti Seleksi, 12 Finalis Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan

Rabu, 14 Okt 2026
Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang
Advertorial

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
Muktamar NU ke-35 Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU

Muktamar ke-35 NU Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.