Malang, Tugumalang.id – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Islam Malang, Izza Rahmatika Mukti berhasil dipublikasikan di jurnal internasional.
Dalam riset yang dikembangkan dari hasil skripsi tersebut, Izza mengungkap strategi-strategi yang digunakan mahasiswa pembaca sukses saat membaca teks akademik berbahasa Inggris.
Kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Izza dibimbing oleh tiga dosen yakni Retno Widowati, Febti Ismiatun, dan M.Faruq Ubaidillah yang disubmit pada tahun 2022 lalu. Kemudian artikel ilmiah hasil penelitian dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi, MEXTESOL Journal yang terindeks Scopus Q2 dengan seri terbit Vol.50, No.3, 2026.
Penelitian ini menyoroti fenomena yang selama ini jarang digali secara mendalam, tentang bagaimana sebenarnya mahasiswa yang berprestasi dalam mata kuliah membaca (reading) mengelola proses berpikir mereka saat membaca teks akademik berbahasa Inggris.
Baca juga: Dari Kampus di Malang ke Forum Energi Dunia: Mahasiswa UNISMA Raih ASEAN Fellowship
“Dalam dunia pendidikan, kemampuan ini dikenal dengan istilah strategi metakognitif, yaitu kesadaran dan kemampuan seseorang untuk mengatur, memantau, dan mengevaluasi proses berpikirnya sendiri saat belajar,” ungkap Izza.
Guna menjawab permasalahan tersebut, tim peneliti mewawancarai secara mendalam sepuluh mahasiswa semester akhir Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang telah terbukti unggul di mata kuliah membaca selama dua tahun berturut-turut.
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mahasiswa sukses ini secara konsisten menerapkan tiga jenis strategi membaca dalam tiga tahapan berbeda, sebelum membaca, saat membaca, dan setelah membaca,” jelasnya.
Pada tahap sebelum membaca seluruh partisipan terbukti selalu menentukan tujuan membaca terlebih dahulu, menelusuri sekilas isi teks melalui judul, abstrak, atau daftar isi. Kemudian memastikan teks yang dipilih sesuai dengan kebutuhan mereka, baik untuk tugas kuliah, penulisan esai, maupun penyusunan skripsi.
Memasuki saat proses membaca berlangsung, ditemukan bahwa strategi yang paling sering digunakan adalah strategi pendukung, seperti menggarisbawahi informasi penting, mencatat, menerjemahkan kata sulit, hingga membayangkan atau memvisualisasikan informasi dalam teks untuk pemahaman.
Baca juga: Bangga! Mahasiswa Unisma Sukses Menyabet Silver Medal di AISEEF 2026
Strategi ini bahkan lebih sering dipakai dibanding strategi memecahkan masalah, seperti membaca ulang kalimat yang sulit maupun strategi mengatur ritme membaca secara umum.
Setelah selesai membaca, mahasiswa yang berprestasi ini juga terbiasa mengevaluasi kembali pemahaman mereka, misalnya dengan menceritakan ulang isi bacaan dengan kata-kata sendiri atau mengecek apakah isi teks benar-benar sesuai dengan yang mereka butuhkan.
“Penelitian ini juga menemukan bahwa ketiga jenis strategi tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri, melainkan saling berkaitan, ketika satu strategi tidak berhasil membantu pemahaman, mahasiswa akan beralih ke strategi lain secara fleksibel,” terang Izza.
Hasil penelitian ini memberikan gambaran penting bagi dunia pengajaran Bahasa Inggris, khususnya dalam pengajaran keterampilan membaca. Para peneliti menekankan bahwa mahasiswa yang belum terlalu terampil membaca sebaiknya mulai dilatih menerapkan strategi-strategi serupa, dengan bimbingan aktif dari pengajar.
Riset ini menjadi salah satu kontribusi akademik yang membanggakan bagi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unisma. Sekaligus menunjukkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, terutama skripsi dapat menembus publikasi di jurnal internasional bereputasi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko






























