Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Tenarnya Brand Personal Care Kahf Dibaliknya Ada Anak-anak Muda Paragon

Redaksi by Redaksi
Agustus 31, 2022 12:36 pm
in Berita
Personal Care

Billy Dharmawan Goputra, Brand Manager Kahf, saat ditemui di kompleks PT Paragon. (Foto: Herlianto. A

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Inilah sosok penting yang menjadi motor di balik Kahf, brand personal care untuk pria yang kini lagi digandrungi anak-anak muda dan menjadi top gainer di pasar perawatan diri pria hanya dalam jangka waktu dua tahun ini.

Salah-satunya adalah Billy Dharmawan Goputra, atau biasa disapa Billy. Dia adalah Brand Manager Kahf yang selama ini menjadi motor “boomingnya” produk perawatan yang “laki banget” itu.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Ditemui di ruang passion kompleks paragon, Jakarta pada Senin (29/8/2022), pemuda asli Padang Panjang Sumatera Barat itu membuka “dapur” bagaimana Kahf ini lahir. Hingga mampu bersaing dengan multinasional Brand seperti sekarang dalam jangka waktu yang relatif singkat, dibanding produk-produk perawatan kulit pria lain yang sudah berusia puluhan tahun.

Menurut Billy, Kahf baru launching pada Oktober 2020. Tapi sebelum itu, ada waktu setahun lebih untuk menyiapkan semuanya, mulai dari nama dan konsep brand, product innovationnya, product developmentnya, strategi brand launchingnya hingga riset-risetnya.
“kepercayaan Paragon yang diberikan kepada kami untuk bisa menghandle project yang besar adalah sebuat kesempatan yang mahal,” kata dia.

Setelah produk dan brand jadi serta berbagai persiapan selesai, secara paralel bersama tim komersial untuk mengatur strategi bisnis plan dan launching ke pasarnya.

Dia mengakui, di awal memang penuh perjuangan untuk mendekatkan brand tersebut ke konsumen, karena Kahf termasuk brand baru yang mempunyai segment berbeda dengan brand Paragon yang bergerak di kategori beauty .Untuk itu, dia tidak menampik kadang kerja hingga lupa batas waktu.

“Kerja tak ada hitungan waktu ini sebetulnya lebih ke profesionalismenya aja sih. Artinya, apa yang saat ini ada di hadapan mata kita kerjakan tanpa menunggu yang lain, kita juga turun langsung ke konsumen. Tapi di sini kalau lemburnya tetap dihitung,” kata dia terkekeh.

Alumni teknik kimia ITB ini memang bertekat menjadikan Kahf seperti brand Wardah. Sehingga nantinya di setiap rumah yang ada Wardahnya juga ada Kahf.

Tekat ini setelah menganalisis kelemahan dari brand personal care pria yang ada lebih dulu. Menurutnya, ada beberapa hal yang dilewatkan oleh brand-bran tersebut, yaitu menjadikan konsumen hanya sebatas pembeli, mendapat harga promo lalu selesai.
“Nah, kami belajar dari Wardah akan melibatkan brandnya itu sendiri bersama grass root, seperti komunitas, atau hadir di event-event,” katanya.

Kekuatan 8 Tim Strategi

Selain itu, harapan besar itu bisa tercapai karena iklim kerja di Paragon yang sangat mendukung dan membebaskan dia dan timnya dalam berkreasi. Sehingga dia bisa bertanya pada siapapun tentang suatu persoalan.

Yang sangat berbeda lagi adalah model koordinasi antar berbagai sektor atau tim dalam brand tersebut. Saat ini tim tank Kahf memiliki 7-8 Tim Strategi (TM), di antaranya TM untuk brand, publik relation, media, digital, market development dan komersialisasi produk, dan produk innovation dan development.

Masing-masing TM ini, menurut Billy, bebas bisa saling memberi masukan satu sama lain jika ada yang kurang. TM public relation bisa memberi masukan pada TM media, dst. Kelompok TM inilah yang disebut sebagai skuat.

“Di kami tidak ada koordinator khusus, jadi tidak ada yang memerintah dan tak ada boundaries. Semua boleh beri masukan. Jadi istilahnya kolektif leadership,” kata dia.

Cara ini menurut Billy ampuh untuk membuat semua orang di timnya bekerja secara total. Total dalam memberikan waktu dan loyalitas. Tak kalah pentingnya, dalam model skuat itu meminimalisir konflik kepentingan di dalam.

Lantas apa triggernya sehingga anak-anak muda itu bisa totalitas dalam bekerja? Menurut Billy Paragon adalah salah satu perusahaan lokal yang ingin menjadi champion di negeri sendiri.

“Bu Nur itu kan sering bilang menjadi raja di negeri sendiri. Nah bisa berkontribusi untuk mimpi besar ini adalah sesuatu buat kita,” kata dia.

Catatan ini adalah bagian dari program Jelajah Jawa-Bali, tentang Inspirasi dari Kelompok Kecil yang Memberi Arti oleh Tugu Media Group x PT Paragon Technology and Innovation. Program ini didukung oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Pondok Inspirasi, Genara Art, Rumah Wijaya, dan pemimpin.id

 

Reporter: Herly
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: jelajah jawa balikahfparagon

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Sidang tipiring iklan tanpa izin

37 Pelanggar Reklame di Kota Malang Jalani Sidang Tipiring

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.