Selasa, September 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Redaksi by Redaksi
April 28, 2026 3:48 pm
in Berita
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia

Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Di balik tenangnya aliran sungai, tersimpan ancaman ekologis serius yang diam-diam melumpuhkan kelestarian perairan darat Indonesia. Faktornya adalah keberadaan ikan sapu-sapu yang kelihatannya sepele, namun tak bisa dipandang sebelah mata begitu saja.

Pakar sekaligus Dosen Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rindya Fery Indrawan mengungkapkan fakta mengerikan jika terjadi ledakan populasi spesies invasif tersebut. Bahkan ia memberikan peringatan keras.

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Menurut Fery, ledakan populasi spesies invasif ini berpotensi memicu kolapsnya struktur rantai makanan sekaligus menyapu bersih eksistensi ikan-ikan endemik lokal. Proses perusakan ekosistem ini terjadi melalui tiga mekanisme utama yang saling berkaitan.

Baca Juga: 4 Taman Rekreasi Favorit di Kabupaten Malang dengan Wahana Menarik

”Pertama, terjadi kompetisi pakan yang tidak seimbang. Ikan sapu-sapu merebut sumber nutrisi utama seperti alga dan mikroorganisme dasar yang seharusnya menjadi pakan ikan lokal kita,” ungkap Ferry.

Kedua adalah dominasi biomassa. Spesies invasif bernama latin Pterygoplichthys pardalis ini terbilang berkembang biak dengan masif hingga mengambil alih ruang hidup ekosistem, seperti krisis yang kini melanda sungai-sungai di ibu kota Jakarta.

”Terakhir, kebiasaan ikan ini menggali lubang di tepian sungai menyebabkan erosi parah dan menghancurkan secara fisik tempat pemijahan alami ikan lokal,” ungkapnya.

Baca Juga: Warga Cibir Revitalisasi Taman Jalan Sultan Agung di Kota Batu

Lebih memprihatinkan, ikan sapu-sapu memiliki sifat omnivora oportunistik. Saat pakan utama menipis, mereka tak segan memangsa telur dan larva ikan endemik. Aktivitas mereka yang terus menyapu dasar perairan juga membuat telur-telur ikan lokal tertimbun sedimen hingga gagal menetas.

”Spesies perairan bawah seperti nilem, tawes, wader, dan betok pun kini berada di ambang kepunahan lokal,” jelasnya.

Sulitnya menekan laju populasi spesies ini tidak lepas dari kemampuannya sebagai super survivor. Tubuh ikan sapu-sapu dilindungi oleh pelat keras dan sirip berduri tajam, menjadikannya mangsa yang dihindari oleh predator alami lokal seperti biawak. Tingkat adaptasinya pun ekstrem; mereka mampu bertahan hidup di perairan dengan kadar oksigen yang sangat minim.

Merespons kondisi kritis ini, Laboratorium Perikanan UMM mengambil langkah taktis. Fery memaparkan, pihaknya kini tengah gencar melakukan upaya riset, pemijahan, dan pengembangan ikan lokal, khususnya jenis wader.

”Tujuan utama kami adalah melakukan restocking. Hasil pemijahan ini nantinya akan kita lepas liarkan secara berkala di Kali Brantas untuk merehabilitasi populasi ikan endemik,” tegasnya.

Namun, upaya akademisi saja tidak cukup. Fery mendesak adanya mitigasi komprehensif, mulai dari penangkapan massal untuk menekan biomassa, hingga pemanfaatannya secara ekonomi.

Daripada dibuang, ikan ini dapat diolah menjadi bahan baku tepung ikan atau pakan ternak berprotein tinggi, dengan catatan tidak untuk konsumsi manusia jika berasal dari perairan tercemar logam berat.

Edukasi publik juga menjadi kunci mutlak. Fery melarang keras kebiasaan masyarakat yang sering melepaskan ikan predator peliharaan dari akuarium ke alam liar.

”Ini bukan sekadar menyelamatkan satu spesies, tapi menjaga keseimbangan alamiah. Jika tidak ada sinergi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, kita berisiko besar kehilangan ikan lokal yang menjadi identitas serta penopang ketahanan pangan bangsa,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: IkanIkan sapu-sapuperairan indonesiaummUniversitas Muhammadiyah Malang

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
Gudang rokok di Kota Malang yang dilanda kebakaran hebat. (Foto/M Sholeh)

Karyawan Diduga Bakar Gudang Rokok di Kota Malang, Berdasar Rekaman CCTV

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Mahasiswa Kedokteran UB Lompat dari Lantai 6

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.