Jumat, Oktober 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2026 2:38 pm
in Berita
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Konten video pendek di TikTok, Instagram, dan YouTube kini semakin memengaruhi kebiasaan masyarakat dalam menghabiskan waktu.

Penelitian dari jurnal NPJ Science of Learning tahun 2026 menyebut kebiasaan menonton video singkat dapat memengaruhi cara otak memproses serta mengingat informasi. Hal ini dipengaruhi oleh sistem platform yang terus memberikan stimulasi cepat dan hiburan instan kepada pengguna.

READ ALSO

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Fenomena ini semakin berkembang seiring berubahnya kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi media digital. Data Statista menunjukkan rata-rata rentang perhatian manusia kini hanya sekitar delapan detik, sehingga banyak orang lebih tertarik pada konten singkat yang cepat, padat, dan mudah dipahami.

Otak Lebih Menyukai Informasi Cepat

Penelitian dari Nature Communications menunjukkan bahwa sistem dopamin di otak berperan dalam mengatur harapan dan rasa senang.

Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Uang dari Snack Video 2023, Mudah Banget!

Otak jadi lebih aktif ketika menerima rangsangan yang cepat dan tidak terduga, seperti konten video pendek di media sosial. Kondisi ini membuat otak lebih mudah merespons informasi instan dibandingkan informasi yang panjang dan butuh fokus lebih lama.

Akibatnya, otak cenderung memperkuat kebiasaan yang memberikan rasa senang secara berulang, sehingga terbentuk pola konsumsi yang dilakukan terus-menerus tanpa disadari, karena otak terbiasa mencari stimulus serupa.

Kebiasaan Scroll yang Terbentuk dari Sistem Otak

Studi dari Harvard Medical School menjelaskan bahwa kebiasaan yang memberikan kesenangan cepat dan berulang akan lebih mudah menjadi rutinitas karena otak memperkuat jalur kebiasaan tersebut setiap kali rasa senang muncul.

Akhirnya, orang cenderung mengulang aktivitas yang sebenarnya itu-itu saja, termasuk membuka media sosial dan menonton video secara terus-menerus.

Baca Juga: Veo 3: Teknologi AI Video Terbaru dari Google DeepMind yang Bikin Dunia Terkesima

Sejalan dengan itu, penelitian yang dilakukan Yuhan Chen bersama tim dari Northeastern University menyebutkan orang lebih menyukai video pendek karena kontennya mampu memberikan hiburan instan dan memicu sistem dopamin di otak lebih cepat dibanding konten panjang. Kondisi tersebut mendorong pengguna untuk terus scrolling dan menonton video berikutnya secara berulang.

Peran Desain dan Algoritma Platform

Desain platform video pendek memang dibuat agar pengguna betah berlama-lama. Fitur seperti video autoplay, scroll tanpa batas, dan transisi antar video yang sangat cepat membuat pengguna tidak punya jeda alami untuk berhenti.

Akibatnya, aktivitas menonton bisa terus berlanjut tanpa disadari. Hal ini menunjukkan bahwa desain seperti ini memang dirancang untuk menjaga pengguna tetap aktif dan berada di dalam aplikasi selama mungkin.

Penelitian dalam jurnal Computers in Human Behavior juga menjelaskan bahwa algoritma platform bekerja dengan membaca perilaku pengguna seperti durasi tontonan, like, dan pola swipe.

Hasilnya, pengguna lebih sering disuguhi konten yang sesuai minat sehingga pengalaman terasa lebih personal dan relevan.

Kebiasaan menonton video pendek tidak hanya dipengaruhi oleh kontennya, tetapi juga cara kerja otak manusia dan desain platform digital. Kombinasi antara respons psikologis, sistem reward otak, dan algoritma membuat video pendek menjadi format yang sangat mudah dinikmati sekaligus sulit untuk dihentikan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Nathasya Amalia/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: dopaminkebiasaan digitalMedia SosialpsikologiTeknologi Digitalvideo pendek

Related Posts

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Salah satu scene di film Zendaya yang berjudul Dune. (Foto: Pinterest @ Scarlet)

5 Film Zendaya dengan Rating IMDb Tertinggi, dari Dune hingga Challengers

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.