Kamis, Oktober 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
Oktober 1, 2026 5:58 pm
in Berita
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Aremania nyalakan lilin dan doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan. Foto: Bayu Eka

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Hari ini, 1 Oktober, 4 tahun lalu (1/10/2022) menjadi momen kelabu bagi dunia sepakbola tanah air. Semua berawal ketika Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya.

Setelah pertandingan berakhir, sebagian suporter Arema turun ke lapangan. Situasi kemudian berkembang menjadi kericuhan dan aparat keamanan melakukan penembakan gas air mata.

READ ALSO

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Baca Juga: Alun-Alun Kepanjen di Stadion Kanjuruhan Masih Dikaji, Ini Pertimbangannya

Menurut rangkuman tugumalang.id yang mengutip laporan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), gas air mata kemudian menyebar dan memicu kepanikan penonton. Sebagian penonton berusaha meninggalkan tribun melalui pintu keluar yang kondisinya sudah sangat padat. Terjadi desak-desakan dan jatuhnya korban.

Persoalan penting yang kemudian menjadi pusat penyelidikan adalah penggunaan gas air mata di dalam stadion, termasuk penembakan ke arah tribun. Total ada 135 nyawa yang melayang. Lima korban masih berusia di bawah 13 tahun. Artinya, terdapat pula anak-anak yang menjadi korban tragedi tersebut.

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Seorang peziarah mengunjungi Gate 13 beberapa hari setelah Tragedi Kanjuruhan. Foto: Rubianto

Dalam liputannya, penyebab kematian menurut beberapa sumber tugumalang.id, penyebabnya kekurangan oksigen, terinjak-injak, hingga dampak gas air mata. Pada April 2023, Tugumalang.id menulis bahwa keluarga korban tetap menuntut proses hukum meskipun telah ada putusan pengadilan.

Bagi sebagian keluarga, persoalannya bukan hanya mengenai uang atau kompensasi. Mereka mempertanyakan pertanggungjawaban atas meninggalnya anggota keluarga mereka.

Pada peristiwa ini, gate 13 menjadi salah satu titik penting dalam kegiatan mengenang korban. Pada Juni 2024, Forkopimda Kabupaten Malang bersama keluarga korban menggelar doa bersama di depan Gate 13.

Baca Juga: Arema FC Siap Kelola Stadion Kanjuruhan dengan Konsep Legacy Safety

Gate ini disebut gate maut karena tidak terbukanya pintu di gate ini, ditengarai menjadi penyebab berdesak-desakannya supporter hingga membuat puluhan orang terinjak-injak dan meninggal dunia.

Pada Juli 2024, Tugumalang.id melaporkan bahwa keluarga korban membentuk Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK). Pembentukan yayasan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya keluarga untuk memberikan dukungan sosial dan menjaga perjuangan keluarga korban.

Karena tragedi ini juga, Stadion Kanjuruhan dibangun kembali oleh pemerintah pusat. Setelah sekitar dua tahun, Arema FC kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan. Tugumalang.id mencatat kepastian tersebut setelah adanya nota kesepahaman terkait penggunaan stadion.

Tragedi Kanjuruhan bukan sekadar kerusuhan seusai pertandingan Arema FC–Persebaya pada 1 Oktober 2022, tetapi sebuah tragedi kemanusiaan yang menewaskan 135 orang, melukai lebih dari 600 orang, memunculkan perdebatan panjang mengenai penggunaan gas air mata, sistem keselamatan stadion dan pertanggungjawaban hukum, serta meninggalkan trauma dan perjuangan keadilan yang masih berlangsung hingga 2026.

Tragedi Kanjuruhan juga pukulan bagi para keluarga, teman, kerabat, dan semua pihak yang ditinggalkan oleh orang-orang tersayang. “Saya malah nggak tahu (Agil suka bersedekah). Saya tahunya dari orang-orang yang melayat,” ujar Winartiningsih (55), ibu dari Agil saat ditemui di rumah duka, Rabu (5/10/2022).

Semoga tidak ada lagi, nyawa yang melayang sia-sia, apalagi karena Sepakbola.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Tim Peliput Tragedi Kanjuruhan: Aisyah Nawangsari Putri, Ulul Azmy, M. Sholeh, Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Arema FCKanjuruhanKorban Tragedi KanjuruhanPersebayaStadion Kanjuruhantragedi 1 Oktober 2022tragedi kanjuruhan

Related Posts

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Next Post
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.