Malang, Tugumalang.id – Rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen di kawasan Stadion Kanjuruhan masih dalam tahap kajian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Meski Bupati Malang Sanusi telah meninjau lokasi tersebut, belum ada penetapan resmi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto mengatakan, peninjauan Stadion Kanjuruhan dilakukan untuk melihat gambaran dan kelayakan lokasi. Pemkab Malang masih akan meminta pertimbangan dari perguruan tinggi dan kalangan profesi sebelum menetapkan lokasi pembangunan.
“Nanti akan (kami kaji) bersama-sama dengan berbagai pihak,” ujar Tomie, belum lama ini.
Apabila hasil kajian menunjukkan kawasan Stadion Kanjuruhan memiliki tingkat kelayakan paling tinggi, lokasi tersebut kemungkinan besar menjadi tempat pembangunan Alun-Alun Kepanjen. Salah satu pertimbangan utama dalam menentukan lokasi adalah aspek keamanan atau safety.
Baca juga: Pemkab Malang Matangkan Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Skema Sewa Jadi Opsi
Tomie mengatakan, Stadion Kanjuruhan saat ini telah memenuhi standar yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan sepak bola. Keberadaan alun-alun yang bersifat terbuka untuk publik perlu diselaraskan dengan kebutuhan pengamanan stadion ketika pertandingan berlangsung.
“Stadion itu kan standar FIFA sekarang. Sehingga sisi keamanan harus dijaga betul,” katanya.
Menurut Tomie, ketika stadion digunakan untuk pertandingan dengan level kompetisi tinggi, aspek keamanan kawasan menjadi hal yang sangat penting. Di sisi lain, konsep alun-alun mengharuskan ruang tersebut dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat.
Ia menambahkan, hasil penilaian keamanan dari kepolisian terhadap Stadion Kanjuruhan saat ini berada di angka 87, yang artinya sudah baik. Karena itu, Pemkab Malang tidak ingin pembangunan alun-alun justru berdampak terhadap aspek keamanan stadion.
“Kalau penilaian keamanan turun, berarti Liga 1 tidak boleh lagi main di situ,” ujar Tomie.
Baca juga: Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen
Selain kawasan Stadion Kanjuruhan, Pemkab Malang sebelumnya juga telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi pembangunan Alun-Alun Kepanjen. Di antaranya kawasan belakang Pendopo Kabupaten Malang, depan pendopo, serta kawasan Islamic Center.
Pembangunan fisik Alun-Alun Kepanjen direncanakan mulai pada 2027. Tahapan awal akan difokuskan pada penyiapan dan pembebasan lahan. Jika lokasi yang dipilih memiliki kontur berupa lahan persawahan, diperlukan proses penyiapan dan pengerasan tanah sebelum pembangunan fisik dilakukan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






























