MALANG, Tugumalang.id – Rambu pemberhentian bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya telah dipasang secara bertahap. Sekitar 20 dari total rencana 56 rambu telah terpasang untuk mendukung peluncuran layanan bus ini pada Jumat (30/10/2026) mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Eko Margianto mengatakan, pemasangan rambu dilakukan secara bertahap dengan titik awal dari Terminal Talangagung, Kepanjen lalu ke Gondanglegi dan Bululawang, kemudian menuju Kota Malang. Hingga Kamis (15/20/2026), sejumlah rambu terlihat sudah terpasang di wilayah Kepanjen.
Baca Juga: Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
“Sementara dipasang rambu-rambu stop untuk mendukung launching. Setelah peluncuran, baru akan ada pembenahan halte secara bertahap sampai akhir tahun,” tutur Eko.
Ia menambahkan, persiapan operasional lainnya juga masih berjalan. Dishub Kabupaten Malang sebelumnya telah melakukan survei di Terminal Talangagung yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai garasi bus Trans Jatim.
Namun, tindak lanjut penggunaan terminal tersebut masih berproses dan akan dikoordinasikan oleh pihak operator. Sementara itu, revitalisasi terminal akan dilakukan oleh Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Minta Trans Jatim Beri Manfaat bagi Angkot
Terkait penerimaan masyarakat, Eko mengatakan hingga saat ini belum ada laporan penolakan dari sopir angkutan kota (angkot). Ia juga belum menerima penolakan dari warga secara umum terhadap rencana operasional Trans Jatim Koridor II Malang Raya.
“Sementara belum ada. Dan semoga tidak ada,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, bus Trans Jatim Koridor II akan menghubungkan wilayah Kota dan Kabupaten Malang. Bus ini akan melewati rute Terminal Madyopuro – Terminal Hamid Rusdi – Bululawang – Gondanglegi – Terminal Talangagung, Kepanjen dan sebaliknya.
Dishub Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan 14 armada dan satu armada cadangan. Layanan ini akan diluncurkan pada Sabtu (30/10/2026).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


















