Sabtu, September 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg

Aisyah Nawangsari Putri by Aisyah Nawangsari Putri
Juli 21, 2026 7:10 pm
in News
Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg

Tampilan EWS Sound Horeg yang dikembangkan Andi Surya. Foto: tangkapan layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setiap Juli hingga Desember, wilayah Malang Raya kerap diramaikan dengan suara dentuman sound horeg. Pengeras suara raksasa yang diangkut menggunakan truk tersebut biasanya dihadirkan sebagai pelengkap di kegiatan karnaval.

Seorang pemuda asal Kecamatan Sukun, Kota Malang, Andi Surya (24) mengaku merasa tak nyaman dengan suara dentuman dan getaran yang berasal dari sound horeg.

READ ALSO

BBM Non Subsidi Naik! Daftar Harga BBM Awal September 2026

Truk Tangki Pertamina Lindas Motor di Muharto Kota Malang

Oleh karenanya, ia berinisiatif mengembangkan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) untuk memantau keberadaan event sound horeg.

EWS tersebut dapat diakses di ews.soundhoreg.id. Andi yang merupakan lulusan Teknik Informatika tahun 2025 dari Institut Asia Malang dan kini bekerja sebagai programmer tersebut mengaku ide pembuatan platform digital ini bermula dari pengalaman pribadinya.

Baca Juga: Pro Kontra Sound Horeg dan Tanggapan Warga Menurut Polling Tugumalang.id

“Setiap bulan Juli sampai akhir tahun, polanya selalu berulang di Malang Raya. Suaranya sangat keras bahkan dari jarak berkilometer-kilometer,” ujar Andi saat dihubungi wartawan Tugu Malang ID melalui sambungan telepon, belum lama ini.

Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg
Tampilan wilayah yang terdampak suara sound horeg. Foto: tangkapan layar

Karnaval dan sound horeg yang digelar di Malang Raya biasanya berlangsung semalam suntuk. Andi menilai kegiatan ini membuat masyarakat sulit beristirahat, padahal rumahnya jauh dari pusat acara.

“Dari situ saya berpikir untuk mengumpulkan semua data event ini jadi satu platform sebagai bentuk peringatan dini,” kata Andi.

Platform berbasis website ini bekerja dengan cara mengumpulkan (crawling) data jadwal dan lokasi acara dari berbagai media sosial, seperti TikTok, Facebook, Instagram, hingga Threads.

Data yang didapat kemudian dikurasi secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memastikan keabsahan informasi acara tersebut.

Baca Juga: Tok! Polres Batu Resmi Batasi Karnaval Sound Horeg, Maksimal Pakai 4 Subwoofer

Setelah dikurasi, EWS Sound Horeg akan memetakan (mapping) lokasi acara beserta prediksi tingkat kebisingannya yang dibagi menjadi tiga radius kategori, yaitu:

• Sangat Bising (75 dB): Tingkat kebisingan sangat tinggi hingga sulit mendengar percakapan orang lain secara normal.
• Terasa Getaran (>65 dB): Suara keras yang berpotensi menggetarkan pintu, kaca, dan jendela bangunan.
• Samar-samar (55 dB): Suara dentuman horeg masih terdengar samar-samar dalam radius jarak beberapa kilometer.

Selain peta pemantauan, platform ini juga dilengkapi dengan fitur Cek Posisi Saya yang memungkinkan pengguna mengetahui apakah lokasi keberadaan mereka saat ini terjangkau dampak kebisingan dari acara sound horeg terdekat.

Sejak resmi diluncurkan pada Sabtu (11/7/2026) siang, website EWS Sound Horeg langsung menyita perhatian publik. Hanya dalam satu hari, setidaknya ada sekitar 15.000 kunjungan (visits) di platform tersebut.

Melihat respons masyarakat yang tinggi, Andi merencanakan beberapa pengembangan fitur ke depan. Salah satunya adalah mengembangkan platform ini menjadi aplikasi di ponsel pintar agar lebih praktis.

“Rencananya saya juga akan menambahkan sistem laporan balik mirip aplikasi Waze. Melalui sistem itu, pengguna dapat mengonfirmasi keberlangsungan acara dan tingkat kebisingan secara real-time,” kata Andi.

Ia menyebut, hadirnya EWS Sound Horeg ini adalah sarana kritik konstruktif kepada pemerintah daerah terkait ketegasan regulasi sound horeg. Ia berharap pemerintah dapat memfasilitasi kedua belah pihak secara bijak.

“Harapannya ada win-win solution. Bagi masyarakat yang menyukai sound horeg, silakan difasilitasi di tempat yang sesuai dan tidak mengganggu masyarakat lain,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: early warning systemEWSews sound horegsound horegSound horeg Malangsukun malang

Related Posts

BBM Non Subsidi Naik! Daftar Harga BBM Awal September 2026
News

BBM Non Subsidi Naik! Daftar Harga BBM Awal September 2026

Jumat, 4 Sep 2026
Truk Tangki Pertamina Lindas Motor di Muharto Kota Malang
News

Truk Tangki Pertamina Lindas Motor di Muharto Kota Malang

Jumat, 4 Sep 2026
Maba1
News

Maba Kota Malang Dilarang Bawa Motor, Parkir Liar Muncul di Trotoar

Jumat, 4 Sep 2026
Mayat Pria Ditemukan di Taman Jalan Veteran, Identitas Masih Dicari
News

Mayat Pria Ditemukan di Taman Jalan Veteran, Identitas Masih Dicari

Jumat, 4 Sep 2026
Data Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Malang Sentuh 121 Kasus, Kedungkandan Teratas
News

Data Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Malang Sentuh 121 Kasus, Kedungkandan Teratas

Kamis, 3 Sep 2026
Warga Ternyang Pasang Besi Penyangga di Jembatan Garuda Termangun
News

Warga Ternyang Pasang Besi Penyangga di Jembatan Garuda Termangun

Rabu, 2 Sep 2026
Next Post
Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapa yang Berhak Disebut NU?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.