Kamis, September 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Data Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Malang Sentuh 121 Kasus, Kedungkandan Teratas

Redaksi by Redaksi
September 3, 2026 4:10 pm
in News
Data Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Malang Sentuh 121 Kasus, Kedungkandan Teratas

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, M Sailendra (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Malang dinilai masih tinggi. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mencatat 121 kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi sepanjang Januari-Agustus 2026.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, M Sailendra menjelaskan bahwa tren kasus kekerasan perempuan dan anak di Kota Malang masih bergerak dan bermunculan. Di tahun 2024, pihaknya mencatat ada penanganan 120 kasus. Kemudian di 2025 ada 185 kasus yang ditangani.

READ ALSO

Warga Ternyang Pasang Besi Penyangga di Jembatan Garuda Termangun

Festival Nyusu Bareng 2026 Perluas Pasar Susu Dusun Brau Kota Batu

“Lalu di tahun 2026 ini, sampai Agustus ada 121 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkapnya, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga: GP Ansor Kota Malang Dorong Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Ditangani Profesional

Tercatat, Kecamatan Kedungkandang menjadi wilayah dengan kasus kekerasan perempuan dan anak tertinggi. Sepanjang 2024, Kedungkandang mencatat 26 kasus. Disusul Blimbing, Sukun, Lowokwaru, dan Klojen sebagai wilayah dengan kasus paling rendah.

Tren berubah pada 2025. Kecamatan Sukun menjadi wilayah dengan kasus tertinggi dengan 47 kasus. Kedungkandang berada di posisi kedua dengan 32 kasus, disusul Klojen dan Blimbing. Sementara Lowokwaru menjadi kecamatan dengan kasus paling rendah yakni 18 kasus.

Memasuki 2026 hingga Agustus, Kedungkandang kembali menduduki posisi pertama dengan 39 kasus. Diikuti Sukun, Blimbing, dan Lowokwaru. Sedangkan Klojen menjadi kecamatan dengan kasus paling rendah dengan tujuh kasus.

Baca Juga: Political Framing Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren

Jika dilihat berdasarkan kelompok korban, terdapat perubahan tren dalam tiga tahun terakhir. Pada 2024, kasus yang melibatkan anak menjadi yang paling banyak, meski selisihnya dengan kasus perempuan tidak sampai lima kasus.

Kondisi serupa masih terjadi pada 2025. Kasus anak menjadi kelompok yang mendominasi dengan bentuk kekerasan yang meliputi kekerasan fisik, kekerasan seksual hingga penelantaran.

Namun, tren tersebut berbalik pada 2026. Hingga Agustus, kasus kekerasan terhadap perempuan justru lebih dominan dibandingkan kasus anak. Kasus perempuan yang ditangani meliputi kekerasan fisik, psikis dan seksual. Sementara anak mencakup kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran.

Sailendra mengungkap persoalan kekerasan dan penelantaran terhadap perempuan dan anak di Kota Malang didasari sejumlah faktor mulai dari persrlisihan, judi online, perselingkuhan, ekonomi hingga masalah keluarga. Dikatakan, masalah ekonomi dan keluarga mendominasi.

“Mayoritas masalah keluarga dan ekonomi. Kondisi ekonomi biasanya lalu orang tuanya bercerai,” imbuhnya.

Tingginya angka kasus kekerasan anak dan perempuan tersrbut menurutnya tak berimbas pada predikat Kota Malang sebagai Kota Layak Anak. Sebab, predikat tersebut berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, regulasi, fasilitas pendidikan hingga ruang bermain dan mekanisme penanganan.

“Secara infrastruktur, regulasi, penanganan, kita layak memang jadi Kota Layak Anak,” ucapnya.

Untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang disebut telah gencar melakukan sosialisasi hingga tingkat kelurahan. Baik soal pembinaan dan penananganan kekerasan.

“Saya rasa ini efektif. Masyarakat semakin paham, semakin aware terhadap masalah kekerasan terhadap anak,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: Dinsos-P3AP2KBkekerasankekerasan perempuankota malang

Related Posts

Warga Ternyang Pasang Besi Penyangga di Jembatan Garuda Termangun
News

Warga Ternyang Pasang Besi Penyangga di Jembatan Garuda Termangun

Rabu, 2 Sep 2026
Festival Nyusu Bareng 2026 Perluas Pasar Susu Dusun Brau Kota Batu
News

Festival Nyusu Bareng 2026 Perluas Pasar Susu Dusun Brau Kota Batu

Rabu, 2 Sep 2026
Ayam Peternak
News

Harga Telur Anjlok, Peternak Kecil di Kabupaten Malang Terancam Gulung Tikar

Rabu, 2 Sep 2026
Harga Telur Anjlok di Malang, Peternak Ayam Kepanjen Kuras Tabungan
News

Harga Telur Anjlok di Malang, Peternak Ayam Kepanjen Kuras Tabungan

Rabu, 2 Sep 2026
Dinsos Kota Malang Dampingi Anak 3 Tahun Korban Penganiayaan
News

Dinsos Kota Malang Dampingi Anak 3 Tahun Korban Penganiayaan

Rabu, 2 Sep 2026
5 Destinasi Wisata Domestik Favorit 2026, Malang Nomor Satu
News

5 Destinasi Wisata Domestik Favorit 2026, Malang Nomor Satu

Rabu, 2 Sep 2026

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.