Tugumalang.id – Kekosongan pejabat definitif di sejumlah perangkat daerah lingkungan Pemerintah Kota Malang menjadi perhatian serius DPRD Kota Malang.
Untuk mengisi kekosongan pejabat strategis itu, Wali Kota Malang menyatakan tahapan seleksi masih berjalan termasuk menanti persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Diketahui, sejumlah jabatan definitif yang masih kosong dan masih diisi Plt yakni Kepala Kepala BKPSDM, Kepala DLH, Kepala Bapesbangpol, Kepala Inspektorat, Staf Ahli Hukum, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, hingga Asisten Bidang Administrasi.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Sahkan Tiga Ranperda Perparkiran hingga Pemajuan Kebudayaan
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memastikan bahwa seleksi pejabat strategis itu saat ini tengah berproses. Tahapannya mulai dari job fit, shelter hingga persetujuan BKN.
“Proses sudah berjalan. Kita tunggu saja prosesnya. Eksekusinya tentu setelah persetujuan BKN,” kata Wahyu.
Ia menekankan bahwa kinerja calon pejabat definitif menjadi pertimbangan utama. Dia mengakui bahwa untuk melihat sendiri kinerja para calon pejabat definitif secara mendalam memang perlu waktu.
“Jadi saya rasa, dengan satu tahun ini, kami sudah bisa mengetahui bagaimana kinerja masing masing selama ini, baik dari laporan, kedisiplinan, tanggung jawab. Itu menjadi pertimbangan kami,” ungkapnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Malang Hari Minggu 12 April 2026: Udara Kabur serta Potensi Hujan Ringan
Wahyu memastikan bahwa selama para calon pejabat definitif memiliki kriteria kualitas kinerja yang baik, semua layak mendapat posisi strategis itu. Termasuk bagi ASN muda.
“Pertimbangan kami yang utama adalah kinerja. Saya tidak melihat tua atau muda,” tegasnya.
Sebelumnya, DPRD Kota Malang memberikan sorotan atas banyaknya jabatan strategis yang kosong. Sebab jika dibiarkan terlalu lama, dampaknya yakni efektivitas pelayanan publik hingga program strategis tak maksimal.
Mengingat, pejabat Plt juga memiliki keterbatasan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan strategis.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























