Tugumalang.id – Batu Secret Zoo, destinasi wisata kebun binatang modern di Jatim Park 2 Kota Batu kembali menyambut kedatangan keluarga baru. Tepat pada 30 Januari 2026 yang juga diperingati sebagai Hari Primata Indonesia, telah lahir seekor bayi bekantan baru dengan sehat.
Diketahui, kelahiran bayi bekantan ini menjadi bayi ke-8 yang berhasil dikembangbiakkan di lembaga konservasi ini. Ini semakin mempertegas komitmen Batu Secret Zoo dalam menjaga kelestarian primata endemik Kalimantan tersebut.
Kelahiran bekantan mungil ini semakin menambah koleksi satwa endemik Indonesia yang ada di Kota Batu. Menariknya, bayi bekantan ini lahir melalui proses persalinan alami tanpa campur tangan medis yang intens.
Baca Juga: Pemkot Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Kota Batu, Pendaftaran Dibuka Hingga 21 April
”Ini bayi bekantan ke-8 dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Lahirnya alami tanpa ada intervensi dari dokter,” jelas dokter hewan Batu Secret Zoo Hanna Mitsuki, Selasa (14/4/2026).

Hanna menjelaskan keberhasilan program pengembangbiakan ini tidak lepas dari fasilitas Exhibit Bekantan yang dirancang detail menyerupai ekosistem asli di Kalimantan. Mulai vegetasi alami pepohonan rimbun hingga ekosistem air yang bahkan juga dihuni berbagai jenis ikan.
Bahkan pihaknya juga menambahkan arsitektur area yang mengadopsi gaya rumah adat Kalimantan sebagai sentuhan daya tarik wisata.
Pihaknya juga menawarkan pengalaman unik melalui konsep Three Top View di mama pengunjung dapat mengamati perilaku primata berhidung panjang ini dari tiga sudut pandang berbeda.
Tidak hanya itu, Exhibit Bekantan yang diresmikan pada tahun 2021 lalu ini memiliki konsep arsitektur yang mengadopsi nuansa rumah adat Kalimantan yang dipadukan dengan informasi edukatif mengenai budaya lokal serta karakteristik bekantan.
Baca Juga: 5 SMA Islam Kota Batu Terbaik: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan !
”Kunjungan ke Batu Secret Zoo bukan hanya sekadar rekreasi, tapi juga sarana edukasi mendalam bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai kekayaan alam Indonesia,” ujarnya.
Satwa bernama latin Nasalis larvatus ini merupakan primata endemik Indonesia yang berasal dari Kalimantan dan dikenal luas dengan ciri khas hidung besarnya.
Kehadiran bayi bekantan ini tidak hanya menjadi daya tarik baru bagi pengunjung, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan program konservasi yang dijalankan secara berkelanjutan.
Jadi, bagi anda yang merencanakan liburan sekolah atau akhir pekan, pastikan untuk menyambangi anggota keluarga baru ini di Jawa Timur Park 2. Nikmati keseruan wahana edukatif dan ciptakan momen belajar yang tak terlupakan!
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























