Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Sinergikan Masyarakat Tanpa Batas Strata Sosial, Sabers Pungli Gencarkan Gerakan Sadar Lingkungan

Redaksi by Redaksi
Juli 5, 2021 12:45 pm
in Berita
Masyarakat Kota Batu membersihkan sampah dari aliran sungai bersama Sabers Pungli Kota Batu (Sabers Pungli)

Masyarakat Kota Batu membersihkan sampah dari aliran sungai bersama Sabers Pungli Kota Batu (Sabers Pungli)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

KOTA BATU  – Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali (Sabers Pungli) Kota Batu telah berdiri sejak 2017. Gerakan sosial masyarakat Kota Batu itu menggencarkan gerakan sadar lingkungan. Antusias masyarakat tanpa batas strata sosial selalu hadir mewarnai kegiatan Sabers Pungli.

Mulai Wali Kota, Kapolres, Artis, Pejabat dan masyarakat kelas bawah turut serta tanpa diundang. Bahkan artis sekaligus anggota DPR RI, Krisdayanti dan musisi reggae, Tonny Q juga pernah turut serta dalam kegiatan Sabers Pungli Kota Batu.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

“Dulu kita adalah satu satunya gerakan sosial masyarakat yang dijaga pasukan bersenjata. Karena Kapolres Batu yang saat itu dijabat oleh AKBP Budi Hermanto (Buher) juga turun langsung,” ungkap Herman Aga, Koordinator Sabers Pungli Kota Batu.

Pada dasarnya, Sabers Pungli merupakan gerakan dengan misi mengembalikan kemuliaan sumber air terutama di sungai Kota Batu yang merupakan hulu Sungai Brantas. Dimana, Sungai Brantas telah menghubungkan sungai di 14 kota/kabupaten di Jatim.

Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah membersihkan sungai dari sampah yang ada. Namun prinsip pada upaya itu adalah sebagai edukasi dan menyadarkan kebiasaan perilaku buruk masyarakat yang membuang sampah di sungai.

Meski saat ini intensitas kegiatan mereka dibatasi lantaran pandemi, Sabers Pungli berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat untuk sadar lingkungan.

Disebutkan, indikator keberhasilan Sabers Pungli dicapai ketika gerakan Sabers Pungli itu sendiri telah bubar. Artinya, dengan bubarnya gerakan itu maka sungai di Kota Batu sudah tidak ada sampah.

“Untuk apa dibersihkan kalau sampahnya sudah tidak ada. Maka artinya masyarakat sudah sadar lingkungan dan telah merubah kebiasaan mereka untuk membuang sampah di sungai,” bebernya.

Dikatakan, saat ini gerakan Sabers Pungli belum bubar. Hal itu lantaran masih ada sampah yang tampak terbawa arus sungai di Kota Batu. Untuk itu, dia bertekat akan terus bergerak hingga tubuhnya tak mampu melangkahkan kaki.

Namun menurutnya, dampak tidak langsung dari gerakan yang didirikan sejak 2017 itu sudah dapat dirasakan saat ini. Salah satunya dengan kemunculan Sungai Tematik di beberapa wilayah Kota Batu. Seperti di Sidomulyo, Giripurno, Pendem dan masih banyak lagi.

Sabers Pungli yang antusiasnya juga dari 87 lebih komunitas di Malang Raya, memunculkan sinergi diantara komunitas komunitas itu. Tak hanya dari komunitas, antusias mereka juga muncul dari instansi instansi di Kota Batu.

Dengan demikian, sampah sampah yang mereka angkat dari sungai juga dikelola sehingga dapat menjadi barang bernilai ekonomis. Mulai sampah popok didaur ulang menjadi vas bunga, sampah organik menjadi komposter, sampah plastik disalurkan ke Bank Sampah program DLH Kota Batu dan masih banyak lagi.

Bagi Herman, sungai merupakan salah satu mata air yang harus dikembalikan kemulyaannya. Dengan demikian, masyarakat yang memanfaatkan sungai bisa terbebas dari berbagai penyakit maupun malapetaka yang ada.

Untuk itu, dia juga berkolaborasi dengan akademisi dengan memasang alat pendeteksi sampah dan sedimen di sungai sungai Kota Batu. Dengan alat itu, maka indikator pencemaran sungai dapat dideteksi dengan mudah.

Herman mengatakan bahwa gerakan Sabers Pungli tak hanya fokus pada konservasi ekologi, namun juga mengedepankan konservasi budaya.

Baginya, budaya gotong royong dan guyub rukun telah terkikis oleh perkembangan teknologi yang kian pesat ini. Untuk itu dengan gerakan Sabers Pungli, diharapkan juga bisa mengembalikan nilai nilai budaya peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia itu.

“Jadi permasalahan sampah terminimalisir, budaya gotong royong kita juga bisa dikuatkan kembali,” ujarnya.

Reporter: M Sholeh
Foto: Masyarakat Kota Batu membersihkan sampah dari aliran sungai bersama Sabers Pungli Kota Batu (Sabers Pungli)

Tags: BERSIHKAN SUNGAIkota batusabers pungli

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Begini Cara Pemkot Malang Sukseskan PPKM Darurat, Matikan Lampu Jalan

Begini Cara Pemkot Malang Sukseskan PPKM Darurat, Matikan Lampu Jalan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.