Tugumalang.id – Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak memberikan catatan penting atas pekerjaan proyek pembangunan drainase kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang. Ia meminta seluruh kekurangan dalam pembangunan drainase itu segera diselesaikan sebelum Januari 2026 berakhir.
Hal itu disampaikan Emil saat melakukan sidak langsung di lokasi pembangunan drainase Suhat bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan jajaran pada Selasa (13/1/2026).
Proyek drainase yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Jatim dan ditangani langsung oleh Pemprov Jatim itu digadang gadang bakal menjadi solusi persoalan banjir di kawasan Suhat dan sekitarnya.
Baca Juga: Jembatan ke Sekolah TK di Kota Batu Terancam Ambrol Usai Diterjang Arus Tinggi Drainase
Namun belakangan, pelaksanaannya tak rampung sepenuhnya sesuai jadwal yang ditetapkan yakni 31 Desember 2025.
Emil menekankan bahwa keterlambatan pekerjaan ini tak perlu dibesar besarkan. Ia mengingatkan bahwa visi jangka panjang pembangunan drainase ini cukup strategis untuk menyelesaikan masalah banjir di Kota Malang.
“Saya rasa itu (keterlambatan) teknis ya, kami sekarang fokus secara strategis. Semua pihak punya itikad baik agar maksimal. Saya yakin semua dilakukan secara tepat, tata kelola, termasuk kewajiban yang belum diselesaikan,” tuturnya.
Menurutnya, seluruh pembenahan atas kekurangan yang ada, masih bisa dilaksanakan. Sebab, hal itu termasuk dalam masa pemeliharaan dan tanggungjawab penyedia.
“Saya fokus menekankan tim, Bu Gubernur meminta tata kelola harus baik, tapi kita juga memperhatikan itikad baik dari pihak pihak yang mengerjakan ini,” ucapnya.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Desak Percepatan Proyek Drainase Suhat yang Berdampak ke Usaha Warga
Ia lantas meminta kepada penyedia proyek pembanguan drainase ini untuk benar benar bisa segera menyelesaikan seluruh kekurangan sebelum Januari 2026 berakhir.
“Sebelum akhir bulan ini mayoritas harus sudah bisa dibenahi. Semua catatan, masukan publik juga sangat berharga. Kalau publik sudah menyoroti, itu harus kami cek,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menyampaikan apresiasi kepada Wagub Jatim yang telah memberikan perhatian langsung atas pembangunan di Kota Malang.
“Terimakasih kepada Pak Wagub dan Provinsi Jatim yang sudah peduli. Untuk masyarakat, mohon kesabarannya dan terimakasih dukungannya untuk menjaga fasilitas yang ada,” kata Ali.
Ali juga menekankan bahwa pembanguan drainase ini perlu dijaga bersama. Untuk itu, ia berharap masyarakat turut merawat pembangunan ini termasuk soal estetika saat seluruh pembangunan Suhat nantinya rampung.
“Tadi sudah disampaikan oleh Pak Wagub juga, terutama pedagang yang berada di sekitar sini, untuk menjaga bersama. Karena ini untuk kepentingan bersama, terutama yang di atas ini, menjadi jalan umum,” ujarnya.
Ia juga telah menginstruksikan Camat setempat dan Satpol PP turut mengawasi ketertiban kawasan Suhat. Ia memproyeksikan nantinya Suhat harus menjadi kawasan yang indah dan nyaman.
“Semua harus tertib, termasuk banner, parkir semuanya harus seteril sehingga menjadi fasilitas umum. Agar kota kita semakin cantik dan bagus,” jelasnya.
“Jadi sebelum dibangun oleh provinsi, kami sudah sosialisasikan. Menertibkan semuanya, ini akan steril, termasuk parkir dan umbul umbul. Semuanya harus steril,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























