Kota Batu, Tugumalang.id – Jalur alternatif Klemuk di Kota Batu, Jawa Timur diberlakukan hanya satu arah selama momen Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan di jalur penghubung Kota Batu – Pujon – Kediri.
Penerapan jalur satu arah di jalur Klemuk ini diberlakukan bagi kendaraan dari arah barat atau Pujon ke arah Kota Batu. Sementara dari arah sebaliknya hanya diperbolehkan untuk sepeda motor. Untuk mobil diarahkan melalui jalur Payung.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menuturkan biang kemacetan di jalur potensial rawan kecelakaan ini memang menjadi sorotan. Ini mengingat kontur jalan di sana yang juga menurun ekstrem.
Seperti diketahui, meski kontur jalan di sana terbilang menurun, jalur Klemuk kerap terjadi kemacetan. Kemacetan ini pula yang kerap menimbulkan kecelakaan saat ada kendaraan mengalami rem blong.
”Sebab itu, kami akan berlakukan pembatasan. Kami rekomendasikan jadi satu arah. Kami yakin tidak akan ada kemacetan dengan catatan tidak ada arus yang naik ke atas (barat),” ungkap Andi, Kamis (26/12/2024).
Penerapan rekayasa lalin di jalur Klemuk ini kata Andi untuk sementara berlaku selama masa Nataru. Namun tidak memungkinkan juga bisa diterapkan secara permanen mengingat efektivitasnya. ”Nanti akan kita evaluasi lagi berdasarkan hasilnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Pulang Mudik, Pengantin Baru Alami Rem Blong di Jalur Klemuk Kota Batu, Sang Istri Kritis
Andi menjamin wisatawan maupun warga tidak akan menemui kemacetan saat berkunjung ke Kota Batu selama momen Nataru 2025 nanti. Pihaknya memastikan penanganan arus lalu lintas di Kota Batu nantinya akan dimonitor secara terpadu di Batu Police Station yang ada di Jalan Diponegoro.
”Saya kira, tidak akan ada kemacetan di Kota Batu kalau petugasnya disiplin dan responsif. Buktinya, ketika saya instruksikan dengan rekayasa sederhana saja, arus lalu lintas bisa kembali lancar dalam hitungan tak sampai 5 menit,” kata dia.
Ia menegaskan penumpukan kendaraan yang terjadi sebenarnya hanya karena traffic light dan ada kendaraan parkir di bahu jalan. Sebab itu, ia akan berkoordinasi dengan Dishub Kota Batu terkait penataan parkir ini.
Selain itu, dari hasil evaluasinya, Kapolres Andi mengatakan juga akan berfokus menanggani arus di sejumlah titik, seperti di Jalur Klemuk. Rencananya, pihaknya akan menerapkan jalur satu arah khusus ke arah barat atau ke Pujon.
”Kendaraan semua akan lewat jalur Payung. Di jalur Klemuk hanya dilewati satu arah dari arah Pujon,” jelasnya.
Baca Juga: Diskominfo Kota Batu akan Hapus Jalur Klemuk dari Google Maps
Sejauh ini, pergerakan arus kendaraan sudah mulai meningkat. Hasil koordinasi dengan Polres Malang di 4 exit gate Malang dari Lawang, Singosari, Madyopuro dan Pakis, jumlah arus kendaraan yang keluar masuk sudah menembus 46 ribu unit.
“Meski terbilang menurun, kemungkinan macet masih tetap ada. Tapi kami tetap antisipasi, jika arus kendaraan semuanya mengarah ke Kota Batu. Ini karena di Kota Batu ada 67 destinasi wisata buatan maupun alam,” jelasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Redaktur: jatmiko





























