Selasa, Juni 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Sejarah Hamid Rusdi, Pahlawan Asal Malang Pelintas Zaman

Redaksi by Redaksi
Mei 26, 2023 2:23 pm
in Asli Malang
Monumen Hamid Rusdi di Taman Simpang Balapan Malang.

Monumen Hamid Rusdi di Taman Simpang Balapan Malang. Foto/google stret view Ahmad

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id –  Artikel ini akan membahas sejarah Hamid Rusdi, salah satu pejuang asal Malang yang kemudian menjadi pahlawan nasional. Sebagai salah satu Kota Perjuangan di Indonesia, Kota Malang memiliki banyak pahlawan nasional. Salah satunya adalah Hamid Rusdi yang merupakan pahlawan asli Malang.

Pahlawan yang namanya diabadikan menjadi nama terminal dan jalan di Malang ini disebut sebagai pahlawan pentas zaman. Hal ini tak lain karena ia telah melewati tiga masa perjuangan mulai dari masa penjajahan Belanda penjajahan Jepang hingga pasca kemerdekaan.

READ ALSO

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Baca Juga: Chairil Anwar Sepi Sendiri di Kayutangan

Iya lahir di Desa Sumbermanjing Kulon. Tepatnya wilayah Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Pria yang mampu menjadi penggerak bagi rakyat Indonesia khususnya Kota Malang ini lahir pada 1911. Berikut ini secuplik kisah pahlawan Hamid Rusdi pada tiga masa perjuangan rakyat Indonesia.

Perjuangan Hamid Rusdi pada masa penjajahan kolonial Belanda

Hamid Rusdi telah aktif bergabung dalam salah satu organisasi keagamaan di Indonesia sejak muda. Ia bergabung dengan pandu Ansor yang kemudian membawanya menjadi salah satu staf partai NU pada masa itu.

Hamid Rusdi juga merupakan seorang guru agama dan sempat bekerja di penjara besar Malang yang saat ini dikenal sebagai lapas Lowokwaru selama beberapa tahun.

Makam Pahlawan Hamid Rusdi di TMP Suropati Malang.
Makam Pahlawan Hamid Rusdi di TMP Suropati Malang. (Foto/Dok. Kemenkumham.go.id)

Baca Juga: Sejarah Jalan Ijen Boulevard, Kawasan Elit dan Heritage

Dalam laman resmi Kemenkumham, kepala lapas 1 Kota Malang pernah menyebut bahwa Hamid Rusdi dulunya pernah bekerja sebagai sipir di penjara Lowokwaru. Saat itulah pahlawan ini digembleng hingga akhirnya menjadi seorang prajurit tangguh dan bergabung dalam pasukan rakyat.

Perjuangan Hamid Rusdi pada masa penjajahan Jepang

Sebelum perang Asia Pasifik berkecamuk antara blok barat dan blok timur, Jepang telah memasuki wilayah Malang pada 8 Maret 1942

Setelah akhirnya berkuasa Jepang akhirnya membentuk beberapa badan semi militer seperti Heiho Keibodan Seinendan dan Djibakutai yang gunanya untuk menekan rakyat.

Karena gejolak perjuangan masyarakat terus meningkat, Hamit Rusdi pun turut bergabung dengan pembela tanah air atau Peta. Ia keluar dari pekerjaan sebelumnya demi memperjuangkan hak-hak rakyat.

Baca Juga: Gerbong Maut Museum Brawijaya Malang

Akhirnya ia dipercaya menjadi sudanco atau berpangkat letnan satu. Ia lalu mempersiapkan pasukan dan laskar rakyat untuk melawan para penjajah Jepang. Aksi heroik laskar rakyat dan Hamid terus tercatat karena mampu melucuti senjata para tentara Nippon yang ada di Malang.

Atas prestasinya, ia pun dipercaya menjadi komandan batalyon 1 resimen infanteri yang bermarkas di Jawa barat.

Tugas itu juga ia laksanakan dengan sukses. Hamid Rusdi mampu memimpin dan menyelesaikan pertempuran dengan baik. Iya bergabung dengan badan keamanan rakyat atau yang sekarang dikenal dengan TNI.

Usai melaksanakan tugasnya di Jawa Barat, ia kembali pulang ke Malang dan akhirnya kembali ditunjuk menjadi letnan kolonel. Hamid Rusdi juga dipercaya sebagai komandan pertahanan daerah yang meliputi Pandaan Malang dan Pasuruan.

Kisah Hamid Rusdi pada era kemerdekaan

Bangsa Indonesia akhirnya berhasil merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda, Jepang dan sekutu lainnya. Namun kemerdekaan itu harus tetap dipertahankan oleh para pejuang saat tahun 1947 Belanda kembali mencoba menguasai Indonesia melalui agresi militer

Malang sebagai salah satu kota strategis di Jawa Timur juga turut menjadi sasaran. Belanda yang ingin kembali berkuasa. Masuknya Belanda membuat Hamid Rusdi kembali menggerakkan pasukan rakyat untuk melawan dan mempertahankan kemerdekaan.

Sebagai salah satu strategi Hamid Rusdi dan para pejuang lainnya akhirnya membumihanguskan beberapa bangunan penting di kota Malang. Gerakan ini bertujuan agar tidak digunakan lagi oleh Belanda.

Namun karena kekuatan Belanda yang masih terlalu kuat untuk rakyat Malang, para pejuang pun akhirnya harus mundur dari garis depan. Hamid Rusdi berusaha untuk membuat garis pertahanan di Bululawang. Bersiap untuk melaksanakan strategi dan taktik merebut kembali wilayah Malang dari Belanda.

Gugurnya Hamid Rusdi

Kisah gugurnya Hamid Rusdi hingga kini masih terus diceritakan dalam beberapa versi. Sebagian menyebut bahwa ia telah gugur dalam agresi militer Belanda 2. Namun juga ada yang menyebut bahwa ia tertangkap oleh Belanda dalam sebuah operasi militer yang ada di Malang timur dan gugur di tangan Belanda.

Kini makam Hamid Rusdi berada di taman makam pahlawan TMP Suropati Malang. Pada momen tertentu masyarakat dan berbagai lapisan pemerintahan selalu berziarah dan mengenang bagaimana sejarah Hamid Rusdi dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Penulis: Imam A. Hanifah

Editor: Herlianto. A

Tags: BelandaHamid RusdiMasa PenjajahanPahlawan Asal MalangSejarah Hamid Rusdi

Related Posts

Produk asal Malang
Asli Malang

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Selasa, 9 Jun 2026
Candi kidal
Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Next Post
Ilustrasi politisi yang sering pindah partai alias kutu loncat.

Fenomena Politisi Loncat di Kota Batu, Wajarkah?

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.