Malang, Tugumalang.id – Pembangunan jalan kembar Pasar Gadang Kota Malang dipastikan mulai awal Mei 2026. Jadwal tersebut mundur dari rencana sebelumnya pada April 2026, menyusul proses relokasi pedagang yang hingga kini belum sepenuhnya rampung.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Malang terus memantau perkembangan pemindahan lapak pedagang di kawasan Pasar Gadang. Menurutnya, relokasi ribuan pedagang tersebut membutuhkan waktu karena kompleksitas di lapangan.
Ia pun memberikan kelonggaran waktu hingga akhir April 2026 agar proses relokasi dapat diselesaikan sebelum pembangunan jalan kembar dimulai.
“Saya lihat terus itu, tapi kan memang terus dinamis. Saya harapkan April ini selesai, supaya nanti (pembangunan) jalan ini bisa langsung masuk,” ucapnya, Senin (13/4/2026).
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Masih Berlangsung
Sebelumnya, relokasi pedagang Pasar Gadang sempat dijadwalkan pada Desember 2025. Namun, para pedagang meminta pemindahan dilakukan setelah Idul Fitri 2026, tepatnya mulai H+7 Lebaran hingga akhir Maret 2026.
Baca juga: Kondisi Pasar Gadang Kota Malang Saat Hujan Turun
Karena relokasi belum juga rampung, pada 1 April 2026, Wahyu Hidayat kembali memberikan tambahan waktu selama satu pekan. Meski demikian, hingga pertengahan April 2026, proses relokasi masih berlangsung dan belum selesai sepenuhnya.
Kondisi tersebut membuat jadwal pembangunan jalan kembar Pasar Gadang kembali disesuaikan agar tidak mengganggu aktivitas pedagang secara keseluruhan.
Pembangunan Jalan Kembar Dikerjakan Bertahap
Kepala DPUPR PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan pembangunan jalan kembar Pasar Gadang ditargetkan mulai awal Mei 2026.
“Mudah mudahan, kami targetkan nanti awal bulan Mei sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat usulan dari pedagang terkait pemasangan pagar saat Wali Kota Malang melakukan peninjauan ke lokasi. Usulan tersebut kemudian menjadi pertimbangan DPUPR PKP untuk melakukan perubahan Detail Engineering Design (DED).
“Kemarin pada saat Pak Wali meninjau ke sana, kan ada usulan dari pedagang untuk dibuat pagar. Maka kami kan harus lakukan perubahan DEDnya. Kami sesuaikan dan review, karena prinsipnya Pak Wali memang mengakomodir aspirasi pedagang selama tidak berdampak terhadap pengerjaannya,” jelasnya.
Baca juga: Relokasi Pasar Gadang Malang Tak Kunjung Rampung, Pedagang Masih Jualan di Tepi Jalan
Menurut Dandung, pembangunan jalan kembar akan dilakukan secara bertahap di setiap sisi jalan. Dengan skema tersebut, aktivitas pedagang tetap dapat berjalan di sisi jalan yang belum dikerjakan.
“Itu nanti kan mau dibangun jalan kembar. Kami kerjakan satu sisi dulu sehingga aktivitas pedagang masih bisa berjalan. Jangan sampai terus pedagang nggak bisa aktivitas sama sekali,” urainya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan kembar Pasar Gadang akan dimulai dari simpang empat Pasar Gadang hingga Jembatan Pasar Gadang. Konstruksi ruas jalan tersebut direncanakan menggunakan cor beton.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























