Tugumalang.id– Pasar menjadi salah satu tempat yang krusial sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Namun bagaimana jika akses jalannya banjir saat hujan turun. Kondisi banjir itu terpantau terjadi di Pasar Gadang Kota Malang pada Selasa (7/4/2026) siang.
Genangan air merendam sudut sudut jalanan dan membasahi lapak lapak pedagang Pasar Gadang. Keberadaan lubang lubang jalan yang tak terlihat saat banjir membuat pengendara kesulitan melintas.
Salah satu pedagang Pasar Gadang, Yuni menyebut kondisi jalan di pasar ini memang cukup memprihatinkan. Banyak lubang, genangan air, banjir saat hujan dan kerap macet. Hal ini kata dia juga berdampak pada jumlah pembeli.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Soroti Lambatnya Relokasi Pedagang Pasar Gadang
“Kondisi jalan ya berpengaruh sekali ini, pembeli yang datang berkurang karena biasanya memang becek dan macet, kalau hujan ya banjir,” ungkapnya.

Di sudut sudut pasar, para pedagang juga tampak sibuk menjaga lapaknya agar tetesan deras air hujan dari atap tak membasahi dagangan. Beberapa pedagang membiarkan dagangannya basah, termasuk pedagang yang lapaknya ada di tepi jalan.
Terlihat pula pemandangan pembeli tahu rela hujan hujanan dengan kondisi kaki terendam banjir. “Ini buat suplai MBG,” ucap pembeli itu.
Arus lalu lintas juga tampak macet. Kendaraan seperti mobil hingga truk BBM melintasi akses jalan Pasar Gadang. Mobil mobil box dan truk yang melakukan bongkar muat kian membuat jalan macet.
Baca Juga: Relokasi Pedagang Pasar Gadang Ditarget Tuntas H+7 Lebaran 2026
Kondisi banjir, jalan berlubang, kemacetan hingga kesemrawutan lapak yang ada di Pasar Gadang menunjukkan pentingnya penataan pasar secara berkelanjutan.
Diketahui, Pemkot Malang berencana melakukan penataan pasar termasuk pembangunan jalan kembar Pasar Gadang. Syaratnya, pedagang harus relokasi dulu.
Proses relokasi terpantau berjalan lamban. Awalnya dijadwalkan pada Desember 2025. Lalu jadwal diundur pasca Lebaran 2026 atas permintaan pedagang agar momen perputaran ekonomi hari raya tetap dapat dinikmati.
Pada 1 April 2026, Wali Kota Malang memberi kelonggaran lagi hingga sepekan. Seluruh pedagang diharuskan sudah pindah di tempat relokasi. Namun faktanya, setelah sepekan, sebagian besar pedagang di tepi jalan masih berjualan seperti biasa.
Kini, penataan Pasar Gadang tengah dinanti masyarakat luas. Mengingat, akses jalan di Pasar Gadang yang selama ini kerap macet itu merupakan salah satu akses krusial penghubung wilayah selatan Kota Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























