Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan seluruh pedagang di Pasar Gadang wajib pindah ke tempat relokasi setelah Lebaran 2026. Penegasan itu disampaikan saat meninjau lokasi relokasi Pasar Gadang pada Senin (23/2/2026).
Rencana penataan ulang Pasar Gadang Kota Malang terus dimatangkan. Salah satu fokusnya adalah pembangunan jalan kembar sebagai akses utama di kawasan pasar tersebut. Wahyu menyebut, proyek yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sangat bergantung pada kelancaran proses relokasi pedagang.
“Pemindahan pedagang harus dipastikan tuntas agar anggaran dari APBN tidak terhambat. Jika lahan sudah bersih dan pedagang telah pindah, proses lelang bisa segera dimulai,” kata Wahyu.
Baca juga: Wali Kota Malang Mulai Tata Pasar Gadang, 686 Lapak Pedagang Bakal Dibongkar

Target Relokasi Rampung Sebelum Idul Fitri
Wahyu menargetkan pembangunan tempat relokasi dapat rampung sebelum Idul Fitri 2026. Saat ini, pembangunan di area timur telah selesai, sementara area barat masih dalam tahap penyelesaian.
“Sebelah timur sudah selesai, tinggal yang sebelah barat. Insyaallah sebelum Idul Fitri sudah selesai,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh pedagang wajib mulai menempati lokasi relokasi pada H+7 Lebaran 2026. Jadwal tersebut telah disepakati bersama para pedagang Pasar Gadang.
“Maret itu harus sudah pindah semua. Nanti tidak boleh ada aktivitas jual beli di badan jalan,” tegasnya.
Baca juga: Wali Kota Malang Tegur Pedagang Nekat Jualan Takjil di Trotoar Jalan Suhat
Progres Pembangunan Lapak Capai 60 Persen
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menambahkan progres pembangunan lapak di lokasi relokasi telah mencapai 50-60 persen.
“Sekitar 1.270 pedagang akan ditampung di sisi selatan. Penataan dilakukan dengan sistem zonasi sesuai standar SNI Pasar Rakyat agar lebih tertib dan rapi,” kata Eko.
Ia menyebut, lahan relokasi yang disiapkan seluas 6.500 meter persegi. Para pedagang nantinya akan memindahkan barang dagangannya secara mandiri setelah seluruh fasilitas dinyatakan siap digunakan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























