Kota Batu, Tugumalang.id – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Batu, Jawa Timur mencapai puncak tertingginya pada 2023. Terhitung dalam kurun waktu 3 bulan saja, angka kejadian karhutla mencapai 32 kejadian hingga periode Oktober 2023.
Angka ini menjadi rekor kejadian karhutla paling tinggi di Kota Batu selama ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, angka kejadian karhutla hanya berkisar di angka belasan saja, bahkan kurang.
Dari sekian kejadian pada 2023, karhutla yang tejadi di lereng Gunung Arjuna wilayah Kota Batu tercatat membawa dampak yang cukup besar. Total 907 hektar hutan hangus terbakar. Selain itu, kebakaran juga tak hanya membakar lahan, tapi juga TPS hingga TPA Tlekung.
Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu menuturkan banyaknya kejadian kebakaran hutan dan lahan ini dipicu oleh cuaca panas ekstrem panas dan ulah manusia. Kebanyakan, api terjadi akibat aktivitas pembakaran lahan, sampah hingga serasah secara sembarangan.
“Meningkatnya angka karhutla ini juga dipicu fenomena el nino karena curah hujan juga sedang dalam titik terendahnya. Dipicu juga aktivitas bakar sampah sembarangan hingga metode bakar lahan yang tidak bertanggung jawab,” jelas Agung.
Baca Juga: Antisipasi El-Nino, 3 Desa di Kota Batu Rawan Karhutla
Bahkan, kejadian paling besar di lereng Gunung Arjuna tempo lalu sampai melibatkan bantuan dari BNPB untuk melakukan water bombing. Akhirnya, api dapat dijinakkan meski tidak dalam waktu yang singkat.
Sementara itu, kebakaran yang melanda kawasan TPA Tlekung juga ditengarai akibat aktivitas bakar sampah di lahan sekitar TPA. Akibatnya, api yang berkobar ditiup angin kencang akhirnya merembet membakar gunungan sampah di TPA Tlekung.
Aktivitas pembakaran atau pembukaan lahan oleh warga setempat juga menjadi penyebab utama yang menyumbang angka karhutla di periode 2023 ini. Aktivitas ini pernah menghanguskan 2 hektar lebih hutan pinus di kawasan Perhutani.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan cara membakar saat membersihkan lahan atau membuka lahan baru di kawasan hutan. Begitu juga, saat membakar sampah harap dijaga, jangan ditinggalkan,” imbaunya.
BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News
reporter: ulul azmy
editor: jatmiko





























