Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Antisipasi El-Nino, 3 Desa di Kota Batu Rawan Karhutla

Redaksi by Redaksi
Agustus 21, 2023 4:27 pm
in Peristiwa
dampak el-nino di kota batu

Ilustrasi penanganan karhutla. Foto: BPBD Kota Batu

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Dampak fenomena iklim El Nino di Kota Batu, Jawa Timur diprediksi menimbulkan ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bencana ini sendiri juga kerap terjadi di Gunung Arjuna dan Panderman yang ada di Kota Batu.

Bencana karhutla ini menjadi fokus antisipasi BPBD Kota Batu. Pasalnya, jika tidak dimitigasi dengan baik, maka potensi banjir bandang seperti pernah terjadi pada 2021 lalu di Desa Bulukerto bisa saja terulang.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Seperti diketahui, banjir bandang terjadi akibat dari kejadian karhutla di hulu sungai Brantas yang terjadi pada 2019. Saking besarnya, waktu itu aktivitas pemadaman sampai menggunakan helikopter.

Di kemudian hari, akibat kebakaran ini membuat banyak material pohon-pohon sisa kebakaran yang menumpuk dan menyumbat aliran air dari gunung. Hingga pada 2021 itu, sumbatan itu pecah dan terakumulasi menjadi banjir bandang.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu ada 3 desa yang memiliki potensi bencana karhutla dengan kategori tinggi. Dari 24 desa/kelurahan, 3 desa yang rawan terjadi karhutla yakni Desa Sumberbrantas, Sumbergondo dan Tulungrejo.

BACA JUGA: Mengenal Apa Itu Fenomena El Nino, Indonesia Jadi Salah Satu Negara Terdampak

Sejauh ini, pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi pencegahan yang sudah diterbitkan menjadi SK Wali Kota untuk mempersiapkan kesiapsiagaan jika terjadi kejadian darurat. Tindak lanjut dari SK ini nantinya memberikan kemudahan untuk BPBD melakukan intervensi darurat. Baik penambahan SDM, peralatan, logistik, perijinan dan sebagainya.

Nah, secara mitigasi, penyebab karhutla ini rata-rata memang terjadi akibat perilaku manusia. Entah dari puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga aktivitas pembakaran lahan. “Jarang terjadi karhutla itu karena faktor alam. Pasti pemicunya dari luar,” timpalnya.

Hanya saja, sesuai perkiraan BMKG menyebutkan jika ancaman musim kemarau tahun ini akan lebih kering daripada tahun-tahun sebelumnya. Diimbau bagi masyarakat untuk menghemat air karena El Nino diperkirakan akan membuat jumlah debit aor menurun.

“Untuk antisipasi karhutla, kami harap pendaki untuk tidak lupa mematikan api unggun, tidak membuang puntung rokok sembarangan. Juga kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan,” imbau Agung.

Sementara itu, untuk ancaman bencana kekeringan dan krisis air dipastikan relatif aman. Ini mengingat letak geografis Kota Batu yang ada di ketinggian dan memiliki sumber mata air yang melimpah.

Data resmi terakhir yang didapat, terdapat 111 mata air yang eksis hingga saat ini di Kota Batu. Sumber air utama tentu saja ada di Desa Tulungrejo yang menjadi hulu dari Sungai Brantas. Dimungkinkan masih ada lebih dari 300 sumber mata air yang belum diolah.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu menuturkan sebenarnya Kota Batu bukan berarti tidak terdampak sama sekali. Hanya saja, memang dampaknya tidak terlalu signifikan. Dampak yang mungkin terjadi di Kota Batu adalah menurunnya debit air mengacu dari tahun-tahun kemarau sebelumnya.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu. Foto: Azmy

“Situasi itu sudah umum dihadapi para petani dari tahun ke tahun. Artinya, meski memang ada potensi El Nino nanti, Kota Batu masih terselamatkan,” kata Agung.

Agung menjelaskan jika selama musim kemarau di Kota Batu juga tidak pernah mempengaruhi sektor pertanian. Pasalnya, lahan-lahan pertanian yang tersebar di Kota Batu, termasuk area persawahan di kawasan Pendem juga masih dialiri air saat musim kemarau.

Biasanya, petani akan menerapkan pengairan secara bergantian karena sumber daya air memang tengah menurun. “Jadi kalau biasanya petani bisa menyiram sewaktu-waktu, saat kemarau dibatasi. Alirannya gantian,” jelasnya.

Berbeda dengan wilayah yang berada di dataran rendah atau tandus seperti banyak terdapat di wilayah Kabupaten Malang. Bahkan, BPBD Kota Batu juga justru memenuhi permintaan perbantuan dropping air bersih ke sejumlah wilayah.

“Biasanya kita juga bantu dropping air bersih. Dulu itu pernah kita dropping ke Kabupaten, setiap hari bisa 5-6 tangki,” ujarnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

 

reporter: ulul azmy
editor: jatmiko

Tags: BPBD Kota BatuDampak El NinoEl Ninokarhutlakebakaran hutan dan lahan

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
TIm UIN Mengabdi

Tim UIN Mengabdi Optimalisasi Digital Branding UMKM Gempol

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.