Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pertanian

Pupuk Kimia Sebabkan Kualitas Lahan Apel di Kota Batu Memburuk

Redaksi by Redaksi
April 21, 2022 5:28 pm
in Pertanian
pupuk

Petani apel di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Produktivitas pertanian apel di Kota Batu terus merosot dari tahun ke tahun. Terbukti dari data luasan lahan apel yang terus menyusut dari tahun ke tahun. Pada 2015 lalu terdapat 1.768 hektar lahan apel, namun di tahun 2020 hanya tersisa 1.200 hektar saja.

Selain karena biaya produksinya yang tinggi, tingkat produktivitas apel menurun dikarenakan kualitas tanah yang juga memburuk akibat pemakaian pupuk kimia secara berkepanjangan. Rata-rata, usia pohon apel di Kota Batu sudah berusia 25 tahun lebih.

READ ALSO

Tabrakan Beruntun di Pakis Malang, 8 Korban Alami Luka-luka

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Masalah ini diungkapkan Wakil Ketua Poktan Maju Bersama Desa Tulungrejo, Utomo. Dia berharap pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu turun tangan membuat solusi revitalisasi lahan.

Pasalnya, mereka sendiri punya komitmen untuk tetap bertani apel sehingga nama Kota Batu dengan ikon buah apelnya tetap dapat bertahan hingga anak cucu.

Bicara solusi konkritnya, sambung Utomo, paling tidak pemerintah daerah memberikan bantuan pupuk kandang organik. Tujuannya agar kandungan unsur hara pada tanah bisa kembali lagi. ”Karena misal bantuan pupuk kimia itu percuma. Produksi kita selanjutnya ya gini-gini terus,” ucapnya, pada Kamis (21/4/2022).

Utomo memperkirakan jika setiap petani diberikan bantuan 1 ton pupuk, maka revitalisasi lahan apel di Kota Batu bisa berjalan signifikan dalam beberapa waktu setelahnya.

”Juga diberi tambahan bibit. Saya kira itu lebih efektif dan bermanfaat,” kata dia.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Harijadi Agung memahami kondisi pertanian apel di Kota Batu saat ini. Banyak petani yang memilih beralih menanam jeruk.

Sebab itu, pada 2022 pihaknya akan memberikan kucuran bantuan hingga Rp 530 juta. Terdiri dari bantuan bibit apel, revitalisasi, hingga bantuan petani terdampak banjir di Desa Sumbergondo dan Bulukerto.

Di lain sisi, dirinya berharap petani di Kota Batu juga rajin menggunakan pupuk organik agar unsur hara pada tanah kembali meningkat dan pengaruh kepada produktivitas buah. ”Pupuk organik juga sebagai alternatif menekan biaya produksi,” jelasnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: batukota batupupuk

Related Posts

Petugas melakukan olah TKP kecelakaan yang terjadi di Pakis. Foto: Satlantas Polres Malang
Pertanian

Tabrakan Beruntun di Pakis Malang, 8 Korban Alami Luka-luka

Minggu, 1 Feb 2026
Polresta Malang Kota membongkar sindikat curanmor di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Selasa, 24 Des 2024
Tersangka KUR Fiktif
Hukum & Kriminal

Ajukan KUR Fiktif di Bank Plat Merah hingga Miliaran Rupiah, 4 Tersangka Ditahan

Selasa, 10 Des 2024
Gelapkan
Bisnis

Gelapkan Dagangan dan Bikin Nota Fiktif di Blitar Kota, Dua Sales PT Bintang Sayap Utama Dipolisikan

Kamis, 5 Des 2024
Pecahkan Kaca Mobil, Pencuri di Pakisaji Gasak Surat Berharga dan Uang Tunai Rp2 Juta
Pertanian

Desa Tawangargo di Malang Jadi Pilot Project Program Closed Loop Agribisnis Hortikultura

Rabu, 4 Sep 2024
Bunga yang terlihat cantik berikut memiliki kadar racun dan zat yang sangat mematikan bagi makhluk hidup lainnya. Foto/Pixabay
Pertanian

Terlihat Cantik dan Indah, 5 Bunga Ini Bisa Berisiko Mematikan

Jumat, 16 Agu 2024
Next Post
tembok smpn 11 kota malang ambrol

Tergerus Aliran Sungai, Tembok SMPN 11 Kota Malang Ambrol

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.