Tuesday, July 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Produksi Apel Kota Batu Terus Menurun akibat Degradasi Tanah

Redaksi by Redaksi
February 11, 2024 5:32 pm
in News
Apel Kota batu

Ilustrasi apel Kota Batu. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Produksi apel khas Kota Batu, Jawa Timur masih mengalami penuruan dari tahun ke tahun. Ini terjadi akibat perubahan faktor cuaca hingga degradasi tanah.

Rata-rata, petani apel di Kota Batu mensiasati dengan dua cara, yakni beralih tanam atau tetap bertahan dengan segala cara, meski dihadapkan kerugian.

READ ALSO

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Hal ini diakui salah satu petani di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Munir yang mengaku lebih memilih beralih menanam jeruk karena lebih menjanjikan. Bahkan meski di musim hujan sekalipun, produksi jeruk tidak terlalu berpengaruh.

”Kalau pohon jeruk itu pemupukan dan pengobatan teratur. Meski musim hujan pun tapi tidak terlalu ngefek,” katanya.

Munir mengisahkan jika 100 bibit jeruk yang dia tanam mampu menghasilkan 10 ton sekali panen. Dirinya panen setiap tahun empat kali. Tak hanya dia, warga desanya juga kini akhirnya banyak beralih menanam jeruk.

“Sekarang banyak ke tanaman jeruk. Karena yang lainnya seperti sayur mayur harganya hancur mulai sejak Corona,” pungkasnya.

Baca Juga: Balada Apel Kota Batu di Film ‘Serdadu Apel Emas’ Besutan Sineas Malang Raya

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto mengungkapkan hampir separuh petani apel di Kota Batu memilih beralih menanam komoditas lain sejak 2012.

”Mereka memilih menanam komoditas lain yang lebih menjanjikan seperti jeruk hingga jambu kristal,” ungkap Heru, Minggu (11/2/2024).

Hal ini disebabkan oleh penurunan kondisi tanah akibat faktor iklim maupun karena penggunaan pupuk pestisia berlebih. Penggunaan pestisida terlalu banyak ini mengingat kondisi pohon apel yang rentan terkena penyakit.

Hal ini terus berlarut-larut hingga akhirnya petani terpaksa menggunakan pestisida berlebih tapi dengan resiko kualitas tanahnya menurun. Situasi produksi apel yang sulit hari ini adalah buktinya.

Baca Juga: Balada Apel Ikon Kota Batu, Hidup Segan Mati Tak Mau

Sejauh ini, pihaknya melakukan program revitalisasi apel ini dengan pemakaian pupuk organik. Ini untuk mencegah pohon terserang hama dilakukan dengan cara membungkus apel dengan pestisida nabati yang sudah dikembangkan oleh kelompok tani.

Selain itu, pihaknya juga mempunyai laboratorium klinik penanaman terpadu untuk mengendalikan hama. “Jadi nanti pada praktiknya fokus untuk tidak hanya menggunakan pestisida kimia, namun juga pestisida hayati dan nabati,” terang Heru.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Tags: Apelapel kota batuapel kota batu menurun

Related Posts

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan
News

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Tuesday, 7 Jul 2026
Coach Fahmi
News

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Monday, 6 Jul 2026
KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027
News

KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027

Monday, 6 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Kota Malang Senin 6 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Senin 6 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur

Monday, 6 Jul 2026
Cerita Tour Leader Chatour Travel, Yayuk Gendis rasakan 12 hari mendampingi jemaah menjalankan ibadah umrah yang penuh makna. /Foto: Dok. Chatour Travel.
News

Cerita Tour Leader (TL) Chatour Travel asal Kaltara: Chemistry dengan Jemaah yang Kuat hingga Pertolongan Allah SWT yang Nyata

Monday, 6 Jul 2026
Volume Kendaraan di Kota Batu Naik 40 Persen di Pekan Awal Liburan Sekolah
News

Volume Kendaraan di Kota Batu Naik 40 Persen di Pekan Awal Liburan Sekolah

Sunday, 5 Jul 2026
Next Post
Masa Tenang

Parpol Boleh Adakan Bimtek untuk Saksi di Masa Tenang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.