MALANG, Tugumalang.id – Seorang pria bernama Joko Prapti Harso (55) dilaporkan sempat terseret arus di sungai depan Perumahan Emerald Garden, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (28/2/2026) petang. Beruntung, ia akhirnya berhasil pulang ke rumah dalam kondisi selamat.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.10. Warga setempat melihat Joko mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Bamban, tepatnya di depan Perumahan Emerald Garden, dari arah utara menuju selatan.
“Kondisi jalanan pada saat itu sedang digenangi banjir,” kata Kapolsek Pakis AKP Suyanto.
Hujan Deras Sebabkan Sungai Meluap
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.30 menyebabkan sungai meluap ke badan jalan dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,25 meter. Saat melintas di lokasi genangan, mesin sepeda motor Joko mendadak mati.
Baca juga: Jenazah Lansia Kepanjen yang Terseret Arus Sungai Ditemukan di Sumberpucung
Pria asal Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang itu kemudian turun dan berusaha menepi. Namun, tingginya genangan membuatnya tidak menyadari keberadaan sungai di dekat lokasi. Ia pun terperosok dan hanyut terbawa arus.
“Melihat hal tersebut, saksi melaporkan kejadian ini ke perangkat desa,” ujar Suyanto.
Petugas bersama warga langsung melakukan pencarian. Sepeda motor milik Joko ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal ia terperosok.
Sekitar pukul 22.10, pencarian dihentikan sementara karena kondisi cuaca tidak memungkinkan. Satu jam kemudian, keluarga Joko mendatangi Kantor Desa Saptorenggo untuk memperoleh informasi terkait kejadian tersebut.
Ditemukan Selamat dan Pulang ke Ngajum
Sekitar pukul 23.25, salah satu anggota keluarga yang berada di Kantor Desa Saptorenggo menerima telepon dari Joko. Ia mengabarkan telah tiba di rumahnya di Kecamatan Ngajum dalam keadaan selamat.
“Menurut keterangan, ia terjatuh dan hanyut ke sungai. Namun, ia berhasil naik ke jalan raya dan pulang ke rumahnya di Ngajum dengan menggunakan layanan Gojek,” kata Suyanto.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan bahwa banjir genangan tidak hanya terjadi di Desa Saptorenggo. Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, juga terdampak luapan sungai.
“Hujan deras mengakibatkan debit air sungai di perbatasan Desa Saptorenggo dan Desa Mangliawan meluap lalu menggenangi pemukiman,” ujar Sadono.
Baca juga: 2 Wisatawan Dilaporkan Hanyut di Pantai Ungapan Kabupaten Malang
Banjir tersebut merendam tujuh rumah di Desa Saptorenggo dan 54 rumah di Desa Mangliawan. Meski air berangsur surut, material lumpur masih tertinggal di sejumlah rumah warga.
“Kami masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan kerugian,” kata Sadono.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























