Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Potensi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Lebaran Bersama, Begini Penjelasannya!

Redaksi by Redaksi
Maret 18, 2026 10:36 am
in News
Penjelasan potensi Lebaran bersama antara Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah pada tahun 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini. /Foto: Pinterest

Penjelasan potensi Lebaran bersama antara Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah pada tahun 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini. /Foto: Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

JAKARTA, Tugumalang.id – Memasuki akhir bulan Ramadan 1447 Hijriah, pertanyaan yang muncul di kalangan umat Muslim di Indonesia adalah kapan jatuhnya lebaran atau Idul Fitri 2026 ini.

Jika merujuk pada analisis astronomis terkini, muncul adanya indikasi kuat bahwa tahun ini umat Muslim di Indonesia berpotensi merayakan Lebaran bersama, antara Pemerintah dan dua ormas Islam terbesar, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Seperti diketahui Muhammadiyah telah menetapkan Idulfitri 2026 jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026, melalui metode hisab astronomi. Sedangkan Pemerintah dan NU masih menunggu hasil dari rukyatul hilal yang akan disampaikan di Sidang Isbat pada hari Kamis, 19 Maret 2026 besok.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Polres Malang Tingkatkan Patroli serta Pengamanan di Stasiun dan Terminal

Perbedaan berbagai prediksi penetapan Idulfitri merupakan hasil dari penerapan metode dan kriteria yang beragam. Hal inilah yang terkadang memicu perbedaan penetapan Hari Raya.

Berikut ini penjelasan lebih lanjut penetapan 1 Syawal atau awal Idulfitri versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah perihal kemungkinan potensi Lebaran bersama tahun ini.

Penetapan Idulfitri Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

1. Versi Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU)

Penentuan jatuhnya 1 Syawal sebagai awal Idufitri antara Pemerintah dan NU menggunakan metode yang sama yakni berdasarkan metode rukyat, atau pengamatan posisi bulan.

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah menerbitkan data teknis mengenai posisi hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah. Berdasarkan informasi hilal awal Syawal 1447 Hijriah dilaporkan pada Kamis, 19 Maret 2026 yang bertepatan dengan 29 Ramadan.

Dari informasi tersebut, posisi hilal secara perhitungan memang sudah berada di atas ufuk. Walau demikian, ketinggiannya dirasa belum mencapai standar minimal imkanur rukyah (kemungkinan hilal dapat terlihat), yang ditetapkan.

Baca Juga: 4 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Terminal Arjosari Malang di Momen Mudik Lebaran 2026

Dari data teknis yang telah dirilis, Kota Sabang di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, tercatat memiliki posisi hilal tertinggi dengan tinggi mar’ie sebesar 2o 53’, elongasi haqiqi 60 09’, dan durasi hilal selama 14 menit 44 detik.

Sementara di wilayah Merauke, Provinsi Papua Selatan mencatat titik terendah dengan ketinggian hilal 00 49’, elongasi 40 36’, serta lama hilal 6 menit 36 detik.

Untuk titik pantau yang berada di Gedung PBNU, Jakarta tinggi hilal berada pada posisi 10 43’ 54” dengan elongasi 50 44’ 49” dan durasi kemunculan selama 10 menit 51 detik.

Peristiwa konjungsi atau ijtimak diprediksi terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 diperkirakan pada pukul 08:25:58 WIB.

Nantinya seluruh data astronomis yang diperoleh akan dihitung dengan metode falak tahqiqi tadqiki ashri, sebagai metode hisab kontemporer standar NU.

2. Versi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah

PP Muhammadiyah telah mengumumkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang berdasarkan pada kalender Hijriah yang telah ditetapkan jauh hari.

Posisi hilal pada saat ijtima’ akhir Ramadan dianggap sudah memenuhi kriteria wujudul hilal. Ketetapan PP Muhammadiyah telah tertuang secara resmi dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 mengenai Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Maklumat tersebut memaparkan bahwa peristiwa ijtimak menjelang awal Syawal 1447 Hijriah diprediksi pada Kamis, 19 Maret 2026.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmat Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: IdulfitriIdulfitri 2026Lebaran BersamaMuhammadiyahNahdlatul UlamaNU

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Jadwal dan tahapan Sidang Isbat Idulfitri 2026 yang diselenggarakan Kemenag RI pada hari Kamis, 19 Maret 2026. /Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Kemenag RI.

Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilalui!

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.