MALANG, Tugumalang.id – Polres Malang membongkar dan memusnahkan dua lokasi yang diduga digunakan sebagai arena perjudian sabung ayam di Kabupaten Malang, pada Selasa (7/7/2026). Dua lokasi tersebut berada di Dusun Sumberawan, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, serta Dusun Sumbernanas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan.
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian di kedua lokasi. Saat petugas dari Polsek Singosari dan Polsek Gedangan melakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya aktivitas sabung ayam maupun pelaku di lokasi.
Baca Juga: Awal Tahun, Polisi Musnahkan Arena Judi Sabung Ayam di Kalipare dan Sumberpucung
“Namun, petugas mendapati sejumlah sarana yang diduga digunakan sebagai arena perjudian,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono.

Di lokasi, petugas memusnahkan sejumlah fasilitas seperti terpal, kurungan ayam dari anyaman bambu, kursi kayu, serta sarana lain yang diduga digunakan untuk kegiatan sabung ayam. Seluruh fasilitas yang ditemukan langsung dibongkar dan dimusnahkan dengan cara dibakar.
“Langkah ini diambil agar sarana yang ada tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas perjudian,” ujar Budi.
Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian. Apabila mengetahui adanya aktivitas serupa, masyarakat diimbau segera melapor melalui call center 110.
Baca Juga: Arena Judi Sabung Ayam di Singosari Dibakar Polisi Setelah Dilaporkan Warga
Budi menegaskan Polres Malang berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana, termasuk praktik perjudian. Meski tidak menemukan pelaku di lokasi, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga mengelola arena tersebut.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk perjudian. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat. Apabila ditemukan adanya unsur pidana maupun pelaku, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Budi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A























